Minggu, 23 Oktober 2016

Soal UTS Pengantar Hukum Indonesia FH. Ubhara Surabaya

PERMASALAHAN  SISTEM HUKUM INDONESIA
Bacalah Artikel dibawah ini.

PERMASALAHAN SISTEM HUKUM INDONESIA
Cita – cita reformasi untuk mendudukan hukum ditempat tertinggi (supremacy of law) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara hingga detik ini tak pernah terealisasi. Bahkan dapat dikatakan hanya tinggal mimpi dan angan – angan. Bila dicermati suramnya wajah hokum merupakan akibat dari kondisi penegakan hukum (law enforcement) yang dalam keadaan terhenti dan kalaupun hukum ditegaskan maka penegakannya diskriminatif. 

Praktik – praktik penyelewengan dalam proses penegakan hukum seperti, mafia peradilan, proses peradilan yang diskriminatif, jual beli putusan hakim, bahkan kolusi polisi, hakim, advokat dan jaksa dalam perekayasaan proses peradilan merupakan realitas sehari – hari yang dapat ditemukan dalam penegakan hukum di negeri ini. Pelaksanaan penegakan hukum yang 'kumuh' sepeti itu menjadikan hukum dinegeri ini seperti yang pernah dideskripsikan oleh seorang filusuf besar Yunani Plato (427 – 347 SM) yang menyatakan bahwa ''hukum adalah jaring laba – laba yang hanya mampu menjerat yang lemah tetapi akan robek jika menjerat yang kaya dan kuat''. Sehingga memberikan pertanyaan di benak kita apa yang terjadi di sektor penegakan hukum? Dan ada apa dengan aparat penegak hukum?. Diberbagai kasus ditingkat pejabat sampai rakyat semuanya mengacu pada keberpihakan hukum pada kalangan tertentu saja. Tak jarang hukum di Indonesia ini hanya untuk kalangan yang berduit, yang tidak mempunyai uang tidak mempunyai hak atas hukum walaupun dia benar.

Kalau dilihat dari struktur negara kita, Indonesia adalah negara hukum tapi kenapa banyak pelanggar hukum. Ini sebuah pertanyaan yang selalu muncul dalam benak kita. Krisis penegakan hukum telah menjamur di negeri ini. Mungkin ironis sekali jika hal ini menjadikan negara kita sebagai Negara hukum namun miskin hukum.Bagi mereka yang mengantongi banyak rupiah, hukum seolah tidak berani menyentuh. Namun bagi mereka yang miskin, hukum seperti tidak mau berkompromi. Terkuaknya kasus – kasus besar pelanggaran hukum di tanah air akhir – akhir ini sungguh merisaukan dan dan mengusik rasa keadilan bagi siapa saja yang waras. Kasus century, rusaknya perlakuan sistem rumah tahanan, makelar kasus (markus), suap – menyuap, hingga pembunuhan yang berbau politisi menunjukkan ada yang tidak beres pada penegakan hukum di Indonesia. 

Dari sekian banyak kasus itu, mencuat kasus – kasus korupsi yang sering melatar belakanginya. Padahal kita semua tahu, hukum adalah salah satu instrumen paling vital dalam membangun sebuah bangsa menuju peradaban kemanusiaan yang adil. Kecenderungan manusia yang selalu ingin menang sendiri, egois, dan individualis. Jika tidak ada hukum yang mengaturnya, maka akan melahirkan penindasan dan perbudakan modern ditengah masyarakat. Untuk itulah negara kita menciptakan undang – undang. Tapi sayangnya, undang – undang yang dipakai sebagai hukum belum mampu membersihkan koruptor – koruptor dilembaga pemerintah. Sampai saat ini masih banyak koruptor yang begitu asyiknya melenggang dan menertawai negeri yang banyak dihuni oleh orang – orang miskin ini.

Tercatat, negara ini menempati peringkat kedua dalam hal korupsi di tingkat Asia dan peringkat keenam ditingkat dunia. Sebetulnya ada satu persoalan yang sangat krusial dilembaga hukum kita. Persoalan itu berupa lemahnya integritas para penegak hukum yang mudah dibeli oleh para mafia hukum dan para koruptor. Semua itu bisa juga terlihat pada munculnya kasus antara lembaga independen KPK dan Polri tempo hari. Bagi mereka yang mengantongi banyak rupiah, hukum tentu tidak akan berani menyentuh, sebaliknya bagi mereka yang miskin dan banyak dibelit persoalan ekonomi, hukum seperti tidak mau lagi berkompromi sedikit pun. 

Drs. IGM. Nurdjana, SH, MH menjelaskan, 
pertama, lemahnya integritas penegakan hokum korupsi dipengaruhi oleh problematik dalam sistem hukum pidana sebagai hukum formal dan hukum materiil yang secara substansi hukum pada peraturan perundang – undangan pidana potensi korupsi. 

Kedua, secara struktur hukum atau kelembagaan terdapat overlapping kewenangan dan mengabaikan asas diferensial fungsional dalam bentuk konflik. Ketiga, adanya disharmoni atau rivalitas negatif antara Polri, Jaksa dan KPK serta dilema terbentuknya hakim adhoc. Terakhir, terjadinya kesenjangan dan keterbatasan anggaran sarana dan prasarana sehingga secara cultural hukum menjadi cara dinamis untuk dimanfaatkan sebagai alat pemerkaya diri. Persoalan itu yang membuat para koruptor berteriak kegirangan. Mereka berusaha memanfaatkan kesempatan bagus tersebut sebagai alat dalam mempertahankan dirinya dari jeratan hukum. Hasilnya, vonis hakim terhadap koruptor tersebut banyak yang hasil akhirnya bebas.

Selama ini, koruptor yang tertangkap oleh tangan hukum seperti begitu mudah melepaskan diri. Belum pernah tersiar kabar seorang koruptor divonis hukuman seumur hidup atau vonis mati. Karena itu wajar bila korupsi terus meningkat, sebab tidak ada vonis hakim yang dapat membuat koruptor jera. Penjara bagi mereka bukan lagi suatu ancaman karena dengan banyak uang, penjara dapat disulap menjadi seperti layaknya hotel berbintang. Itulah gambaran penegakan hukum dinegeri ini. 

Padahal telah jelas, unsur – unsur korupsi adalah tindakan melawan hukum, menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi merugikan negara baik secara langsung maupun tidak langsung dan dilakukan oleh pejabat public atau penyelenggara negara maupun masyarakat. Hal tersebut menjadi polemik dan mendapatkan perhatian besar dari masyarakat. Salah satu kecenderungan yang menonjol adalah menguatnya perhatian dan penilaian publik terhadap suatu proses hukum yang dinilai kurang adil. Karena itu, dibutuhkan adanya suatu solusi yang bijaksana agar penegakan hukum dinegeri ini memiliki integritas yang kuat dan profesionalitas yang tinggi. Dan solusi seperti apakah yang dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap hukum?.

Pertanyaan:

  1. Berikan pendapat saudara tentang artikel diatas? dan analisalah berdasarkan mata kuliah Pengantar Hukum Indonesia.
  2. Sistem hukum di dunia setidak-tidaknya dibagi menjadi lima sistem hukum. Uraikanlah tiga dari lima sistem tersebut lengkap dengan perbedaan yang mendasar?
  3. Hukum adalah bagian norma yang hidup dan tumbuh di masyarakat. Apa perbedaan mendasar antara istilah norma dan hukum. Berikan pula penjelasan dan contoh dari masing-masing norma tersebut.

129 komentar:

  1. Nama : Jorgi adam Hidayat
    kelas : 1 B
    NIM : 1611111167



    1. Menurut saya hukum di Indonesia sangat memprihatinkan atau bisa dikatakan sangat lemah karena penegak hukum di Inodesia belum tentu bersih dalam arti Hakim, Jaksa, Polisi, dan pengacara pasti ada kasus suap – menyuap. Itu terjadi hampir diseluruh peradilan di Indonesia akibatnya banyak terdakwa yang belum tentu bersalah namun disalahkan dan yang salah menjadi benar. Akibat kasus suap – menyuap di peradilan yang melibatkan Hakim, Jaksa, Polisi, dan pengacara. Hal tersebut mengakibatkan jatuhnya moral penegak hukum kita sebagai contoh membuat keadilan untuk masyarakat yang sebagian besar menengah ke bawah tertindas dengan mafia hukum dan para koruptor. Sebagai contoh pengacara kondang yakni OC Kaligis yang ditangkap sekaligus ditahan oleh KPK terkait kasus suap hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, Sumatra Utara. Fenomena ini terjadi karena lemahnya integritas penegak hukum korupsi yang dipengaruhi oleh problematik dalam sistem hukum pidana sebagai hukum formal dan hukum materil yang secara substansi hukum pada peraturan perundang – undangan pidana potensi korupsi. Analaisis saya terhadap permasalahan sistem hukum di Indonesia yakni menurut norma keagamaan dan kesusilaan keduanya bertujuan untuk umat manusia, penyempurnaan manusia, jangan sampai manusia jahat tetapi pada permsalahan tersebut masih saja berbuat jahat kepada sesama manusia.

    2. A. Sistem Hukum Eropa Kontinental
    Berkembang di negara-negara Eropa (istilah lain Civil Law = hukum Romawi). Dikatakan hukum Romawi karena sistem hukum ini berasal dari kodifikasi hukum yang berlaku di kekaisaran Romawi pada masa Pemerintahan Kaisar Yustinianus abad 5 (527-565 M). Kodifikasi hukum itu merupakan kumpulan dari berbagai kaidah hukum yang ada sebelum masa Yustinianus yang disebut Corpus Juris Civilis (hukum yg terkodifikasi). Corpus Juris Civilis dijadikan prinsip dasar dalam perumusan dan kodifikasi hukum di negara-negara Eropa daratan seperti: Jerman, Belanda, Prancis, Italia, Amerika Latin, Asia (termasuk Indonesia pada masa penjajahan Belanda). Artinya adalah menurut sistem ini setiap hukum harus dikodifikasikan sebagai dasar berlakunya hukum dalam suatu negara.
    B. Sistem Hukum Anglo Saxon
    Mulia berkembang di Inggris abad XI dengan sistem unwitten law. Namun tidak sepenuhnya unwitten law karena juga mengenal sumber hukum tertulis. Dalam perkembangannya melandasi sistem hukum negara negara amerika utara seperti Kanada, negara persemakmuran Inggris dan Australia, beberapa negara Asia, selain di AS sendiri.
    c. Sistem Hukum Adat
    Berkembang dilingkungan kehidupan sosial di Indonesia, Cina, India, Jepang, dan negara lain, Di Indonesia asal mula istilah hukum adat adalah dari istilah ”Adatrecht” yang dikemukakan oleh Snouck Hugronje.

    3. a) Hukum ialah peraturan yang dibuat dan disepakati secara resmi dan menjadi pengatur baik secara tertulis maupun tidak tertulis yang mengikat perilaku setiap masyarakat tertentu dan dikuatkan oleh pemerintah. Biasanya juga dapat dikatakan sebagai UU, peraturan, patokan (kaidah, ketentuan).
    Contoh : UU , UUD 1945, perpu.
    b. Norma berasal dari bahasa latin yakni norma, yang berarti penyikut atau siku-siku, suatu alat perkakas yang digunakan oleh tukang kayu. Dari sinilah kita dapat mengartikan norma sebagai pedoman, ukuran, aturan atau kebiasaan. Jadi norma ialah sesuatu yang dipakai untuk mengatur sesuatu yang lain atau sebuah ukuran. Dengan norma ini orang dapat menilai kebaikan atau keburukan suatu perbuatan.
    Contoh : norma agama,norma kesusilaan,norma kesopanan,norma hukum.

    BalasHapus
  2. Nama: Fitriana ayu rahmawati
    NIM: 1611111083
    kelas: A

    jAWABAN

    1. Permasalahan hukum di indonesia ada pada penegak hukumnya, karena di negeri kita ini terdapat kebudayaan yang kayalah dia rajanya. hukum yang seharusnya menjadi alat untuk mencari kebenaran namun, kini bisa digunakan hanya untuk melindungi parah penguasa. contohnya saja hukuman bagi pencuri kayu menyambung hidup lebih berat daripada hukuman para koruptor.
    Hal ini tidak sesuai dengan tujuan hukum yang menyatakan "demi keadilan dan kesejahteraan manusia" namun, faktanya justru menghukum manusia dengan kebinasaan dan kepedihan.
    solusi: keadilan hukum harus ditegakkan seadil-adilnya, hukum yang tidak memihak. lembaga hukum harus menjunjung tinggi hukum dengan mengambil suatu tindakan atau keputusan seadil-adilnya tanpa adanya keberpihakan.

    2. sistem hukum
    A.Sistem eropa kontinental
    sistem, ini mendasarkan setiap tindakan atau perbuatan hukum kepada kebiasaan dengan demikian sistem eropa kontinental tidak menuliskan setiap aturan-aturan
    karakteristik :
    - sistem peradilan mengacu pada penilaian juri sedangkan hakim berfungsi mengatur jalanannya persidangan dan menekankan putusan.
    - yurisprudensi/putusan hakim terdahulu menjadi rujukan absolut. sistem ini digunakan dibeberapa benua di Eropa dan Amerika.
    B. Anglo Saxon
    aturan yang mendasarkan setiap perubahan kepada aturan yang tertulis (kode sipil). sistem hukum ini menjadikan Undang-undang sebagai sumber hukum utama.
    karakteristik :
    - setiap tindakan atau perbuatan hukum didasarkan kepada aturan tertulis
    - pada sistem peradilan hakim berfungsi memutuskan putusan tersebut. didasarkan kepada peraturan perundang-undangan.
    - putusan hakim terdahulu hanya menjadi rujukan relatif. sistem ini banyak digunakan hampir 2/3 dari jumlah negara didunia.
    C. Hukum Islam
    berasal dari arab, hukum ini bersumber dari al-Qur'an/kitab suci, sunnah nabi/hadist, ijma/kesepakatan para ulama, dan Qiyas.
    karakteristik :
    - hukum islam didasarkan pada wahyu ilahi
    - hukum islam bersifat komprehensif
    - hukum islam terkait dengan masalah akhlak/moral

    3. hukum adalah peraturan yang berupa norma dan sanksi yang dibuat dengan tujuan untuk mengatur tingkah laku manusia menjaga ketertiban masyarakat. sedngkan norma merupakan aturan petunjuk tingkah laku yang harus atau tidak boleh dilakukan manusia.
    macam-macam norma :
    - norma agama adalah peraturan yang bersumber dari firman/perintah Tuhan melaluiNabi atu utusannya.
    contohnya : Sholat 5 waktu, berpuasa Ramadhan.
    - norma kesusilaan adalah kaidah yang bersumber dari suara hati atau insan kamil manusia.
    contohnya : meminta maaf bila melakukan kesalahan, berbicara hal-hal baik
    - norma kesopanan adalah peraturan yang timbukl dalam pergaulan hidup segolongan manusia.
    contohnya : tidak berbicara saat makan, memakai pakaian yang sopan.
    - norma hukum adalah peraturan yang dibuat oleh negara dan berlakunya dipertahankan dengan paksaan oleh alat-alat negara seperti polisi, jaksa, hakim.
    contohnya : kepala keluarga wajib memiliki Kartu Keluarga, setiap anak wajib mengikuti pendidikan/sekolah.

    BalasHapus
  3. NAMA : MUHAMMAD LINTANG ANSHORI
    NIM : 1611111134
    KELAS: 1 A

    1). 1.Menurut saya, permasalahan penegakan hukum di indonesia bukan terdapat pada praktiknya, melainkan pada para oknum penegak hukumnya. Karena hukum di indonesia yang terlihat saat ini hukuman tidak mempan pada orang yang memiliki uang banyak. Banyak rakyat yang tidak punya uang mendapat hukuman berat walau hanya sekedar mencuri ubi untuk makan karena mereka tidak memiliki apa-apa untuk membeli bahan makanan. Sedangkan para pejabat yang berkorupsi hanya mendapat hukuman ringan,kalaupun berat mereka mendapat fasilitas mewah dalam penjara. Setidaknya para petinggi penegak HUKUM di INDONESIA lebih adil dalam memberikan hukuman pada terdakwa. Dan secepatnya memberantas para koruptor agar tidak menjamur dan menjadi budaya. Jika ada oknum hukum yang menyelewengkan tanggung jawabnya mendapat sanksi yang tegas.

    2). - Hukum sipil (civil law) adalah sistem hukum yang berkembang di dataran Eropa. Titik tekan pada sistem hukum ini adalah penggunaan aturan-aturan hukum yang sifatnya tertulis. Sistem hukum ini berkembang di daratan Eropa sehingga dikenal juga dengan sistem Eropa Kontinental. Kemudian disebarkan negara-negara Eropa Daratan kepada daerah-daerah jajahannya. Secara umum sistem hukum Eropa Kontinental dibagi menjadi dua, yaitu:
    1.Hukum publik : Dimana negara dianggap sebagai subyek/ obyek hukum.
    2.Hukum privat : Dimana negara bertindak sebagai wasit dalam persidangan/ persengketaan.
    -Hukum agama adalah hukum yang mengatur keseluruhan persoalan dalam kehidupan berdasarkan atas ketentuan agama tertentu. Agama sendiri merupakan prinsip atau sebuah kepercayaan kepada Tuhan. Jika seseorang tidak memiliki iman atau kepercayaan yang kuat maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut telah melanggar norma atau hukum agama.
    - Hukum adat adalah sistem hukum yang dikenal dalam lingkungan kehidupan sosial diIndonesia dan negara-negara lainnya seperti Jepang, India, dan Tiongkok. Hukum adat adalah hukum asli bangsa Indonesia. Sumbernya adalah peraturan-peraturan hukum tidak tertulis yang tumbuh dan berkembang dan dipertahankan dengan kesadaran hukum masyarakatnya. Karena peraturan-peraturan ini tidak tertulis dan tumbuh kembang, maka hukum adat memiliki kemampuan menyesuaikan diri dan elastis. Selain itu dikenal pula masyarakat hukum adat yaitu sekelompok orang yang terikat oleh tatanan hukum adatnya sebagai warga bersama suatu persekutuan hukum karena kesamaan tempat tinggal ataupun atas dasar keturunan.

    3). - Hukum adalah suatu sistem yang dibuat manusia untuk membatasi tingkah laku manusia agar tingkah laku manusia dapat terkontrol, hukum adalah aspek terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan, hukum mempunyai tugas untuk menjamin adanya kepastian hukum dalam masyarakat.
    - Norma adalah aturan-aturan atau pedoman sosial yang khusus mengenai tingkah laku, sikap, dan perbuatan yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan di lingkungan kehidupannya. Di dalam masyarakat terdapat bermacam-macam norma. Jenis-jenis norma antara lain:

    a. Norma susila, yaitu peraturan hidup yang berasal dari hati nurani manusia.
    b. Norma kesopanan, yaitu ketentuan hidup yang berasal dari pergaulan dalam masyarakat.
    c. Norma agama, yaitu ketentuan hidup yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa, yang isinya berupa larangan, perintah-perintah, dan ajaran.
    d. Norma hukum, yaitu ketentuan yang dibuat oleh pejabat yang berwenang yang mempunyai sifat memaksa untuk melindungi kepentingan manusia dalam per­gaulan hidup di masyarakat dan mengatur tata tertib kehidupan ber­masyarakat.

    BalasHapus
  4. SHAFIRA ISTI JAUZA
    NIM: 1611111130
    HUKUM PAGI A

    1. dari pandangan saya sesuai dengan artikel diatas, yaitu pada penegakan hukumnya. dimana masyarakat hanya memperdulikan kebebasan dan tidak memfikirkan dampak dari yg ia perbuat. hukum yg seharusnya menjadi acuan kebenaran, sudah tidak ada lagi nilainya dimata masyarakat karena kebenaran bisa dibeli dengan uang sekalipun. terdakwa yg belum tentu bersalah sepenuhnyapun dapat disalahkan karena suap menyuap, yg salah menjadi benar karena suap menyuap. hal tersebut mengakibatkan jatuhnya moral dan nilai penegakan hukum di indonesia sebagai contoh keadilan masyarakat karena penindasan. kadang, pihak berwenangpun juga sering kali disuap oleh para masyarakat nakal seperti itu. padahal, pihak yg berwenang seharusnya sadar diri akan kelakuannya karena ia sebagai contoh dari masyarakat tersebut agar keadilan tetap dinomer satukan.
    solusi: seharusnya penegak hukum harus dan wajib menegakkan hukum sebenar benarnya karena keadilan tetap nomer satu, karena hukum adil dan tidak memihak. dan sebagai lembaga penegak hukum, seharusnya tidak menerima suap menyuap dari manapun, sebesar apapun persennya. hukum diberlakukan bagi semua warga negara yg melanggar hukum agar terciptanya masyarakat yg sejahtera.

    2. sistem hukum di dunia:
    A. Sistem Hukum Eropa Kontinental
    • Berkembang di negara-negara Eropa (istilah lain Civil Law = hukum Romawi).
    • Dikatakan hukum Romawi karena sistem hukum ini berasal dari kodifikasi hukum yang berlaku di kekaisaran Romawi pada masa Pemerintahan Kaisar Yustinianus abad 5 (527-565 M).
    • Kodifikasi hukum itu merupakan kumpulan dari berbagai kaidah hukum yang ada sebelum masa Yustinianus yang disebut Corpus Juris Civilis (hukum yg terkodifikasi)
    • Corpus Juris Civilis dijadikan prinsip dasar dalam perumusan dan kodifikasi hukum di negara-negara Eropa daratan seperti Jerman, Belanda, Prancis, Italia, Amerika Latin, Asia (termasuk Indonesia pada masa penjajahan Belanda).
    • Artinya adalah menurut sistem ini setiap hukum harus dikodifikasikan sebagai daar berlakunya hukum dalam suatu negara.
    B. Sistem Hukum Anglo Saxon
    • Mula-mula berkembang di negara Inggris, dan dikenal dgn istilah Common Law atau Unwriten Law (hukum tidak tertulis).
    • Sistem hukum ini dianut di negara-negara anggota persemakmuran Inggris, Amerika Utara,Kanada, Amerika Serikat.
    C. Sistem Hukum Adat
    • Berkembang dilingkungan kehidupan sosial di Indonesia, Cina, India, Jepang, dan negara lain.
    • Di Indonesia asal mula istilah hukum adat adalah dari istilah ”Adatrecht” yang dikemukakan oleh Snouck Hugronje.

    Perbedaan yang palig mendasar antara Sistem Hukum Eropa Continental (Eropa) dan Sistem Hukum Anglo-Saxon (AS). Pada Sistem Hukum Eropa Continental, filosofinya tampak pada sifat-sifatnya yang represif, yang cenderung melindungi yang berkuasa. Sedangkan Sistem Hukum Anglo Saxon selain tentunya ada sifat yang represif, namun sifat penekanannya lebih mengutamakan pada sifat-sifat yang preventif. Pasal-pasalnya merupakan rambu-rambu untuk mencegah munculnya KKN dalam segala bentuk maupun manifestasinya. Selain mencegah terjadinyawhite collar crimedancorporate crimejuga untuk mencegah terjadinya distorsi, keharusan memberikan proteksi bagi kepentingan umum dan bukan untuk kepentingan orang perorang, serta menjamin partisipasi dan pengawasan sosial secara transparan dan demokratis.

    3. perbedaan norma & hukum:
    A) Hukum ialah peraturan yang dibuat dan disepakati secara resmi dan menjadi pengatur baik secara tertulis maupun tidak tertulis yang mengikat perilaku setiap masyarakat tertentu dan dikuatkan oleh pemerintah. Biasanya juga dapat dikatakan sebagai UU, peraturan, patokan (kaidah, ketentuan).

    B)Norma berasal dari bahasa latin yakni norma, yang berarti penyikut atau siku-siku, suatu alat perkakas yang digunakan oleh tukang kayu. Dari sinilah kita dapat mengartikan norma sebagai pedoman, ukuran, aturan atau kebiasaan. Jadi norma ialah sesuatu yang dipakai untuk mengatur sesuatu yang lain atau sebuah ukuran. Dengan norma ini orang dapat menilai kebaikan atau keburukan suatu perbuatan

    BalasHapus
  5. MUSTAFA ALDI
    HUKUM - 1B
    1611111107

    1. menurut saya, artikel diatas semuanya adalah benar, sesuai dengan kondisi hukum di negeri ini. Bnyk sekali pelanggar hukum yg tidak mendapat sanksi yg. Mereka punya benteng untuk menutupi aib (apa pelanggaran hukum yg telah dilakukannya) seakan tidak terjadi apa-apa. Mempunyai saudara seorang penegak hukum itu yg sering mencurangi hukum. Dengan minta bantuan kpd saudaranya agar diringankan/bahkan dibebaskan dari jeratan hukum yg menyangkutnya dgn suap yg tinggi. Terlebih bila yg bersangkutan saling mengetahui kedok (rahasia/aib) masing2. Disitulah kekurangan penegak hukum di Indonesia. Atas dasar kerjasama yg tidak baik demi menutupi aib satu sama lain, bahkan demi membantu saudara/teman dekatnya sendiri. Bahkan yg tidak dikenalnya asal dengan suap yg sangat menggiurkan sehingga mencoreng sistem hukum yg berlaku di Indonesia. Seharusnya penegak hukum lebih steril dan tidak memandang siapa yg akan diadili, diberi sanksi hukum, dihadapi, serta hrs melaksanakan tugasnya dengan jujur. Hukum membutuhkan sebuah keadilan ,kejujuran dan kebenaran harus dijunjung tinggi. Orang baik, jujur, taat beragama, dan pribadi yg percaya diri, bersikap netral, tidak memandang siapa yg akan dihadapi dan anak/saudara dari siapa yg akan diadili. Indonesia yg berideologi Pancasila dimana sila pertamanya “Ketuhanan Yang Maha Esa” disitulah kejujuran dijunjung tinggi. Tujuan hukum yg sebenarnya adlh sebuah keadilan dan kebenaran (baik pada kasus dua pihak yg saling merasa benar agar bisa jd penengah, juga keadilan bagi ketaatan hukum yg sesuai dimana didalamnya agar terjamin kemanfaatan hukum sehingga hukum yg sdh dibuat untuk menjamin keselamatan, kebahagiaan serta kepentingan masyarakat luas). Apabila telah melanggar hukum sebaiknya ditindak sebagaimana telah ditulis dalam peraturan perundang-undangan agar tercapailah “Cita – cita reformasi untuk mendudukan hukum ditempat tertinggi (supremacy of law) dlm kehidupan berbangsa dan bernegara. Hilang harga diri penegak hukum dimata Tuhan bagi mereka yg menjual kejujuran serta keadilannya hanya dengan materi duniawi semata. Kurangnya iman jg mempengaruhi adanya ketidaktaatan terhadap hukum di Indonesia. Seharusnya negara jg melindungi kehidupan pribadi seorang hakim yg memutuskan hasil suatu perkara agar tidak dpt terkecoh oleh hal-hal yg dpt mencacati proses peradilannya.

    BalasHapus
  6. MUSTAFA ALDI
    HUKUM - 1B
    1611111107


    2. A. Sistem Hukum Sipil (civil law) berfokus pada penggunaan aturan2 hukum yg sifatnya tertulis. Berkembang di daratan Eropa (berasal dari Romawi yang kemudian berkembang ke Prancis) sehingga dikenal dgn Sistem Hukum Eropa Kontinental.. Dengan ciri-ciri adanya berbagai ketentuan2 hukum yg dikodifikasi secara sistematis yg akan ditafsirkan lebih lanjut oleh hakim dalam penerapannya.
    dibagi menjadi 2, yaitu:
    -Hukum publik : negara dianggap sebagai subyek/obyek hukumnya.
    -Hukum privat : negara yg bertindak sebagai penengah dalam persidangan atau persengketaan.
    Tujuan sistem ini adalah kepastian hukum, dapat diwujudkan kalau tindakan – tindakan hukum manusia di dalam pergaulan hidup diatur dengan peraturan 2 hukum yg tertulis.
    Kelebihanya, sistem hukumnya tertulis dan terkodifikasi. Tujuannya supaya ketentuan yg berlaku dgn mudah dapat diketahui dan digunakan untuk menyelesaikan setiap terjadi peristiwa hukum (kepastian hukum yang lebih ditonjolkan). Kelemahannya adalah sistemnya terlalu kaku, tidak bisa mengikuti perkembangan zaman karena hakim harus tunduk terhadap perundang-undang yg sudah berlaku (hukum positif).

    B. Sistem Hukum Anglo Saxon/Anglo Amerika adalah sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi (keputusan2 hakim terdahulu yg kemudian menjadi dasar putusan hakim2 selanjutnya. Sumber hukumnya (putusan hakim, kebiasaan, dan peraturan administrasi negara) tidak tersusun secara hirarki .”Hukum privat lebih ditujukan kepada kaidah2 hukum tentang hak milik (law of property), hukum tentang orang (law of persons, hukum perjanjian (law of contract) dan hukum ttg perbuatan melawan hukum (law of tort). Kelebihannya adalah hakim diberi wewenang untuk melakukan penciptaan hukum melalui yurisprudensi. Kelemahannya adalah tidak ada jaminan kepastian hukumnya. Jika hakim diberi kebebasan untuk melakukan penciptaan hukum dikhawatirkan ada unsur subjektifnya.

    C. Sistem Hukum Islam berasal dari Arab, kemudian berkembang ke negara2 lain secara individual maupun kelompok. Sumber hukumnya Al-Qur’an, kitab suci kaum muslimin yg diwahyukan dari Allah kpd Nabi Muhammad saw melalui Jibril. Menganut suatu keyakinan dan ajaran islam dengan keimanan lahir batin.Negara2 yang menganutnya melaksanakan peraturan2 hukumnya sesuai dengan rasa keadilan berdasarkan peraturan perundangan yang bersumber dari Qur’an. Agama Islam berpengaruh sangat besar terhadap cara pembentukan negara maupun cara bernegara dan bermasyarakat bagi warga negara dan penguasanya.

    3. *Hukum adalah sistem yang dibuat manusia untuk membatasi tingkah lakunya agar terkontrol ,dlm pelaksanaan atas kekuasaan kelembagaan, bertugas menjamin adanya kepastian hukum, melengkapi norma agama, kesusialaan & kesopanan karena bersanksi nyata bila dilanggar
    Contoh :
    KUHPidana, KUHPerdata, hukum adat tidak dituliskan atau tidak dicantumkan pada perundang-undangan.
    *Norma mengatur kehidupan manusia dalam bermasyarakat terkandung aturan2 dan pentunjuk kehidupan mengenai benar dan salah, baik/buruk, pantas/tidak pantas, yg harus ditaati oleh warga masyarakat. Jika dilanggar, terkena sanksi. Bersifat mengikat dan memaksa agar dipatuhi. Terbentuk didasari oleh kebutuhan demi terciptanya hubungan yg harmonis, selaras, dan serasi di antara warga masyarakat.
    -Norma Agama = peraturan yg bersumber dari firman/perintah Tuhan melalui Nabi atau utusannya. Sanksi berupa kemurkaan Tuhan/siksaan akhirat (neraka).
    -Norma Kesusilaan = kaidah yg bersumber dari suara hati/ insan kamil manusia, bisikan suara batin menjadi dorongan sbg pedoman/perbuatan. Sanksinya penyesalandalam diri sendiri
    -Norma Kesopanan = peraturan yg timbul dalam pergaulan hidup segolongan manusia, yg diikuti dan ditaati sbg pedoman tingkah laku sesama org disekelilingnya. Sanksinya bahan tertawaan, celaan, dll.
    -Norma Hukum = peraturan yang dibuat oleh negara dan berlakunya dipertahankan dengan paksaan oleh alat-alat negara (polisi, jaksa, hakim).

    BalasHapus
  7. NAMA :Meilia Rossa Abidin
    KELAS:A
    NIM :1611111007

    JAWABAN
    1.Menurut pendapat saya hukum di Indonesia sangat buruk sekali,karna banyaknya oknum penegak hukum yang sering menyalagunakan amanah dalam menegakkan hukum.sekalipun hukum di tegas kan sering kali penegakannya diskriminatif hanya kepada orang yang tak beruang(rakyat kecil).banyak sekali mafia pradilan, jual beli putusan yang tidak menjalankan tugas dengan adil hanya untuk kepentingan individu rendahnya moral para penegak hukum di Indonesia.sering kali para oknum menegakkan hukum dengan cara melanggar hukum,hukum harusnya tegas pada siapa saja adil dan netral tanpa memihak si kaya dan si miskin hukum di Indonesia “TUMPUL KEATAS TAJAM KEBAWAH” sering kali pejabat yang terkena kasus hukum terutama korupsi terhindar dari jerat hukum,sekalipun di hukum putusan hakim terbilang rendah tidak memberatkan dan pastinya tidak memiliki efek jerah bagi para koruptor yang memakan uang rakyat.tidak demikian oleh si miskin diadilli dengan seadil adilnya ambil saja contoh kasus si nenek tua yang dituduh mencuri singkong demi menyambung hidup dan dijatuhi hukuman selama 2,5 tahun dan denda 1 juta rupiah.hal ini sangat bertentangan dengan tujuan hukum untuk ditegakkandan bersifat netral tanpa memihak siapapun.hukum dan sistem nya sudah baik hanya saja moral aparat penegak hukum nya yang tidak baik(oknum). negara dan masyarakat harus berani membuka akses keadilan di tengah kepastian hukum yang berantakan,karena dalam setiap hukum yang tak adil ada oknum yang turut pula member andil dalam mengambil putusan.pentingnya menata dan memperbaiki tatanan penegakan hukum Negara Indonesia saat ini perlu dilaksanakan.konsisten dalam hukum juga sangat di perlukan untuk kebaikan penegakan hukum dan keadilan.untuk menstabilkan penegakan hukum di Indonesia,maka kode etik profesi hukum sangat berperan di dalamnya sebagai acuan para pemegang kekuasaan hukum untuk menentukan hukum yang seadil-adilnya.agar tercipta rasa nyaman tan keamanan bagi masyarakat Indonesia.dalam menegakkan hukum landasan moralitas sangat di perlukan,sebagai salah satu menentukan hukum yang bai sebagai setiap masyarakat.kode etik profesi hukum maupun landasan moralitas guna terciptanya Negara hukum di Indonesia yang seutuhnya,bukan Negara hukum yang selama ini di perbudak oleh kekuasaan dan jabatan.

    BalasHapus
  8. NAMA : Meilia Rossa Abidin
    KELAS: A
    NIM :1611111007
    2.sistem hukum di dunia
    A.Civil Law (Eropa Kontinental)
    Berasal dari hukum Romawi yaitu jus guiritum yakni hukum privat yang diaplikasikan kepada warga negara dan diantara warga negara dan jus gentium yang diaplikasikan secara internasional yaitu antar negara. Pada perkembangannya hukum tersebut dikodifikasi dan pertama kali diterapkan di Eropa daratan.
    Mempunyai karakteristik sebagai berikut:
    •Adanya kodifikasi hukum. Hukum memperoleh kekuasaan mengikat karena diwujudkan dalam bentuk peraturan peraturan yang tersusun sistematik di dalam kodifikasi atau kompilasi tertentu
    •UU menjadi sumber hukum utama
    •UU dibentuk oleh legislatif/eksekutif/kebiasaan hukum masyarakat yang tidak bertantangan dengan UU
    B. Anglo Saxon (Common Law)Sistem hukum Anglo Saxon dikenal dengan istilah Common Law atau Unwriten Law (hukum tidak tertulis). Sistem Anglo-Saxon adalah suatu sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi, yaitu keputusan-keputusan hakim terdahulu yang kemudian menjadi dasar putusan hakim-hakim selanjutnya. Sistem hukum ini diterapkan di Irlandia, Inggris, Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, Kanada (kecuali Provinsi Quebec) dan Amerika Serikat (walaupun negara bagian Louisiana mempergunakan sistem hukum ini bersamaan dengan sistim hukum Eropa Kontinental Napoleon).
    . Sistem hukum anglo saxon, sebenarnya penerapannya lebih mudah terutama pada masyarakat pada negara-negara berkembang karena sesuai dengan perkembangan zaman.Pendapat para ahli dan prakitisi hukum lebih menonjol digunakan oleh hakim, dalam memutus perkara.
    C.Hukum Adat
    •Bersumber dari peraturan hukum tidak tertulis yang berkembang di mayarakat
    •Bersifat tradisional dan berpangkal pada kehendak nenek moyang
    •Peraturan hukum adat sering terjadi perubahan tergantung dari situasi sosial masyarakat yang kadang perubahan tidak disadari dan cenderung lebih bersifat elestis
    •Sumber hukum adat adalah putusan hakim/pengadilan. Kepastian hukum diwujudkan melalui putusan hakim yang dibentuk menjadi prinsip prinsip dan kaidah hukum yang mengikat umum. Diakui juga kebiasaan kebiasaan, undang undang dan peraturan administrasi negara

    BalasHapus
  9. NAMA :Meilia Rossa Abidin
    KELAS: A
    NIM :16111111007
    3.hukum adalah salah satu norma yang ada dalam masyarakat. peraturan mengenai tingkah laku dan peraturan dibuat oleh lembaga berwenang.yang tersusun dengan baik dan teratur dan bersifat mengikat atau memaksa hakim dan masyarakat demi menjaga kertertiban masyarakat.Pelanggaran norma hukum memiliki sanksi.
    Norma adalah bentuk nyata dari nilai-nilai sosial di dalam masyarakat yang berbudaya, memiliki aturan-aturan, dan kaidah-kaidah, baik yang tertulis maupun tidak. Norma-norma ini mengatur kehidupan manusia dalam bermasyarakat.Di dalam norma terkandung aturan-aturan dan pentunjuk kehidupan mengenai benar dan salah, baik atau buruk, pantas atau tidak pantas, yang harus ditaati oleh warga masyarakat.Jika norma itu dilanggar,si pelanggar akan terkena sanksi.Norma memiliki kekuatan yang mengingat dan memaksa pihak lain untuk mematuhi aturan yang berlaku.Jadi,secara sederhana pengertian norma adalah aturan yang mengandung sanksi bersifat unuversial (umum).
    A. Norma susila,yaitu peraturan hidup yang berasal dari hati nurani manusia.Norma susila menentukan mana yang baik dan mana yang buruk.Norma susila yang mendorong manusia untuk kebaikan akhlak pribadinya.
    Contoh :
    - Hormatilah sesamamu.
    -Bersikaplah jujur.
    B.Norma kesopanan,yaitu ketentuan hidup yang berasal dari pergaulan dalam masyarakat. Dasar dari norma kesopanan adalah kepantasan,kebiasaan dan kepatutan yang berlaku dalam masyarakat.Norma kesopanan sering dinamakan norma sopan santun,tata krama atau adat istiadat.
    Contoh :
    -Yang muda harus menghormati yang lebih tua usianya.
    -Berangkat ke sekolah harus berpamitan dengan orang tua terlebih dahulu.
    C. Norma agama,yaitu ketentuan hidup yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa,yang isinya berupa larangan,perintah-perintah, dan ajaran.Norma agama berasal dari wahyu Tuhan dan mempunyai nilai yang fundamental yang mewarnai berbagai norma yang lain, seperti norma susila,norma kesopanan,dan norma hukum.

    BalasHapus
  10. Nama : SHEILA ARNETA PUTRI
    Kelas : I A
    NIM : 1611111037

    1. Menurut saya hukum diIndonesia saat ini sangat miris dan memprihatinkan sebab penegak hukum yang kurang jujur dan kurang disiplin. Banyak aturan hukum yang dianggap remeh,dan bisa dibeli dengan uang,bahkan rumah tahanan pun juga bisa di beli dengan uang. Contohnya seperti rumah tahanan para koruptor yang dilengkapi dengan fasilitas fasilitas mewah.yang menunjukan bahwa lemahnya hukum di indonesia. Ada pepatah mengatakan yang” miskin makin miskin dan yang kaya makin kaya”.
    Dan solusi yang tepat adalah,sebaiknya para penegak hukum harus sadar akan tugasnya,dan pelaku hukumharus menaati sesuai aturan yang berlaku dan para penegak hukum juga harus tidak boleh terpengaruh akan urusan duniawi.
    2. A. Civil Law atau biasa dikenal dengan Romano Germanic Legal System,dalam sistem hukum yang berkembang di datara Eropa. Titik tekan pada sistem hukum ini adalah,pengguna aturan-aturan hukum yang bersifat tertulis. Sistem hukum ini berkembang di dataran Eropa sehingga di kenal juga dengan Sistem Eropa Kontinental. Sistem hukum Eropa kontinental dibagi menjadi 2, yaitu : Hukum Publik,Hukum privat.
    B. Sistem Anglo-Saxon adalah suatu sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi, yaitu keputusan-keputusan hakim terdahulu yang kemudian menjadi dasar putusan hakim-hakim selanjutnya. Sistem hukum ini diterapkan di Irlandia, Inggris, Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, Kanada (kecuali Provinsi Quebec) dan Amerika Serikat (walaupun negara bagian Louisiana mempergunakan sistem hukum ini bersamaan dengan sistem hukum Eropa Kontinental Napoleon). Selain negara-negara tersebut, beberapa negara lain juga menerapkan sistem hukum Anglo-Saxon campuran, misalnya Pakistan, India dan Nigeria yang menerapkan sebagian besar sistem hukum Anglo-Saxon, namun juga memberlakukan hukum adat dan hukum agama.Sistem hukum anglo saxon, sebenarnya penerapannya lebih mudah terutama pada masyarakat pada negara-negara berkembang karena sesuai dengan perkembangan zaman.Pendapat para ahli dan prakitisi hukum lebih menonjol digunakan oleh hakim, dalam memutus perkara.
    C. Sistem hukum agama adalah sistem hukum yang berdasarkan ketentuan agama tertentu. Sistem hukum agama biasanya terdapat dalam Kitab Suci.

    3.• Hukum adalah suatu sistem yang dibuat manusia untuk membatasi tingkah laku manusia yang diatur oleh pemerintah dan bila dilanggar akan mendapatkan sanksi dari penegak hukum.dan bersifat memaksa.

    • Norma adalah aturan yang mengatur dalam bermasyarakat,dan didalam norma terkandung aturan aturan dan petunjuk kehidupan mengenai benar dan salah,,baik atau buruk,pantas atau tidak pantas,yang harus ditaati oleh warga masyarakat.
    Contoh norma : norma kesusilaan,norma agama,norma kesopanan,norma hukum.

    BalasHapus
  11. Nama: Dwi Wahyu Ramadhana
    Kelas: 1 A
    NIM: 1611111085


    1. Menurut saya yang membuat hukum di Indonesia menjadi bermasalah adalah oknum penegak hukum. Karena keputusan penegak hukum di Indonesia dapat dibeli oleh orang kaya. Banyak sekal orang miskin yang terkena dampaknya. Mereka dipenjara selama 2 tahun lebih hanya karena mereka mencuri barang yang murah harganya. Tidak dengan para koruptor, mereka dapat melenggang bebas dan tak terendus seolah-olah mereka kebal terhadap hukum. Walaupun jika mereka tertangkap, mereka dapat merasakan fasilitas layaknya hotel berbintang di balik jeruji besi. Di Indonesia tidak ada hukuman yang dapat memberikan efek jera pada mereka pelaku korupsi. Setidaknya hukuman bagi koruptor di Indonesia dapat diubah dan membuat efek jera pada pelakunya

    2. A)Sistem hukum Eropa Kontinental
    Sistem hukum ini berkembang di negara-negara Eropa daratan yang sering disebut sebagai “Civil Law”. Sebenarnya semula berasal dari kodifikasi hukum yang berlaku dikekaisaran Romawi pada masa pemerintahana Kaisar Justinianus abad VI SM. Peraturan-peraturan hukumnya merupakan kumpulan dari berbagai kaidah hukum yang ada sebelum masa justinianus yang kemudian disebut “Corpus Juris Civilis”.
    B)Sistem Hukum Anglo Saxon
    Sistem hukum Anglo Saxon, yang kemudian dikenal dengan sebutan “Anglo Amerika”, mulai berkembang di Inggris pada abad XI yang sering disebut sebagai sistem “Common Law” dan sistem “Unwritten Law” (tidak tertulis). Walaupun disebut sebagai unwritten law tetapi tidak sepenuhnya benar, karena didalam sistem hukum ini dikenal pula adanya sumber-sumber hukum yang tertulis (statutes).
    C)Sistem Hukum Islam
    Sistem hukum Islam berasal dari Arab, kemudian berkembang ke negara-negara lain di Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika secara individual atau kelompok, dimana perkembangan Islam di negara-negara kawasan Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika disebabkan oleh penyebaranDimana sistem hukum Islam bersumber hukum kepada :
    a. Al-Quran, yaitu kitab suci dari kaum muslimin yang diwahyukan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW dengan pelantaraan malaikat Jibril .
    b. As-Sunnah, ialah semua yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW baik perkataan, perbuatan, atau pengakuan terhadap suatu perbuatan yang dilakukan para sahabat (qauliyyah, fi’liyyah, ataupun tagririyyah) .
    c. Ijma, adalah kesepakatan para ulama besar terdahulu tentang suatu hal cara hidup yang ketentuannya belum dijelaskan secara rinci oleh Al-Quran dan As-Sunnah .
    d. Qiyas, adalah Analogi dalam mencari sebanyak mungkin persamaan antara dua atau lebih kejadian untuk ditarik kesimpulan yang memunculkan hukum yang baru . agama Islam itu sendiri.

    3. -Norma
    Norma adalah pedoman perilaku untuk melangsungkan kehidupan bersama-sama dalam suatu kelompok masyarakat. Norma dapat juga diartikan sebagai petunjuk atua patokan perilaku yang dibenarkan dan pantas dilakukan saat menjalani interaksi sosial dalam kelompok masyarakat tertentu.
    Contoh: Norma Agama, Norma Kesusilaan, Norma Kesopanan, Norma Hukum

    -Hukum
    Hukum adalah peraturan-peraturan hidup di dalam masyarakat yang sifatnya memaksa untuk menaati tata tertib dalam masyarakat serta memberikan sanksi yang tidak mau patuh menaatinya.

    BalasHapus
  12. NAMA : MOCHAMAD RYO ANHARUM
    NIM : 1611111076
    KELAS: 1-A

    1.Menurut saya artikel diatas membahas tentang kecurangan dalam penegakan hukum di Indonesia mengarahkan masyarakat berpikir kepada bahwa hukum hanya untuk mereka yang memiliki uang,kekuasaan atau jabatan maupun kekuatan politik sehingga dengan itu mereka bisa membeli hukum. Sistem peradilan di Indonesia saat ini penuh dengan kebobrokan dan kebusukan yang berpengaruh dalam proses penegakkan hukum di Indonesia yang belum adil, diperkuat dengan kalimat yang tercantum di artikel tersebut yang berbunyi “Diberbagai kasus ditingkat pejabat sampai rakyat semuanya mengacu pada keberpihakan hukum pada kalangan tertentu saja. Tak jarang hukum di Indonesia ini hanya untuk kalangan yang berduit, yang tidak mempunyai uang tidak mempunyai hak atas hukum walaupun dia benar”.
    Solusi : Sebagai aparat hukum harus profesional dan berintegritas guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap hukum serta dalam menegakkan keadilan tidak boleh melihat jabatan atau golongan masyarakat dan harus memberi keadilan yang sebenarnya.
    2.a) Sistem hukum Anglo-Saxon
    Sistem Anglo-Saxon adalah suatu sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi, yaitu keputusan-keputusan hakim terdahulu yang kemudian menjadi dasar putusan hakim-hakim selanjutnya. Sistem hukum ini diterapkan di Irlandia, Inggris, Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, Kanada (kecuali Provinsi Quebec) dan Amerika Serikat (walaupun negara bagian Louisiana mempergunakan sistem hukum ini bersamaan dengan sistem hukum Eropa Kontinental Napoleon). Sistem hukum anglo saxon, sebenarnya penerapannya lebih mudah terutama pada masyarakat pada negara-negara berkembang karena sesuai dengan perkembangan zaman.Pendapat para ahli dan prakitisi hukum lebih menonjol digunakan oleh hakim, dalam memutus perkara.
    b)Sistem Hukum Islam
    Sistem hukum Islam berasal dari Arab, kemudian berkembang ke negara-negara lain seperti negara-negara Asia, Afrika, Eropa, Amerika secara individual maupun secara kelompok. Sistem hukum Islam dalam ”Hukum Fikh” terdiri dari dua bidang hukum, yaitu : Hukum rohaniah (ibadat) dan Hukum duniawi.
    c)Sistem Hukum Eropa Kontinental
    Berkembang di negara-negara Eropa (istilah lain Civil Law = hukum Romawi). Dikatakan hukum Romawi karena sistem hukum ini berasal dari kodifikasi hukum yang berlaku di kekaisaran Romawi pada masa Pemerintahan Kaisar Yustinianus abad 5 (527-565 M). Kodifikasi hukum itu merupakan kumpulan dari berbagai kaidah hukum yang ada sebelum masa Yustinianus yang disebut Corpus Juris Civilis (hukum yg terkodifikasi). Corpus Juris Civilis dijadikan prinsip dasar dalam perumusan dan kodifikasi hukum di negara-negara Eropa daratan seperti: Jerman, Belanda, Prancis, Italia, Amerika Latin, Asia (termasuk Indonesia pada masa penjajahan Belanda). Artinya adalah menurut sistem ini setiap hukum harus dikodifikasikan sebagai dasar berlakunya hukum dalam suatu negara.Berdasarkan sumber hukum diatas maka sistem hukum Eropa Kontinental penggolongannya ada dua yaitu Bidang hukum publik dan Bidang hukum privat.
    3.-Hukum ialah peraturan yang dibuat dan disepakati secara resmi dan menjadi pengatur baik secara tertulis maupun tidak tertulis yang mengikat perilaku setiap masyarakat tertentu dan dikuatkan oleh pemerintah. Biasanya juga dapat dikatakan sebagai UU, peraturan, patokan (kaidah, ketentuan)
    -Norma adalah ketentuan yang mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat, ketentuan tersebut mengikat bagi setiap manusia yang hidup dalam lingkungan berlakunya norma tersebut, norma tersebut diantaranya norma agama, norma kesusilaan, norma kesponan, norma hukum.

    BalasHapus
  13. Nama : Mohammad Maulana Suryo
    Nim : 1611111064
    Semester : 1
    Kelas : A


    1. Menurut saya untuk merubah hokum Indonesia harus dimulai dari penegak hukumnya terlebih dahulu , seorang penegak hokum harus sadar akan tugasnya , dan tidak boleh memliki rasa gila akan jabatan. Di era masa kini banyak orang yang ingin mendapkan jabatan dengan cara apapun termasuk korupsi, sehingga saat mereka sudah mendapatkan jabatannya mereka sering lupa akan tugasnya , factor utama dari kelalaian mereka adalah uang. Karena banyak sekali oknum yang menyelewengkan tugas demi kepentingan pribadi.Selain itu peran masyarakat sendiri juga penting karena aparat penegak hokum akan jujur jika tidak ada yang menyuap, kebanyakan masyarakat Indonesia ingin semuanya serba instan dan menganggap semua bisa dibeli dengan uang. Jadi pada intinya penegak hokum dan masyarakat harus sama-sama merubah maindshet yang menganggap uang adalah segalanya.


    2. 1) Sistem anglo America: Lahir di Negara inggris system ini mendasarkan setiap tindakan atau perbuatan hokum kepada kebiasaan. Dengan demikian system Anglo America tidak menuliskan setiap aturan-aturan. System karakteristik system ini:
    • Sistem peralihan mengacu pada penilaian juri sedangkan hokum berfungsi mengatur jalannya persidangan dan menetapkan putusan.
    • Yurisprudensi atau putusan hakim terdahulu menjadi rujukan absolute.
    System ini dipakai digunakan di America,eropa
    2) Civil Law : system hokum civil law adalah aturan yang mendasarkan setiap perbuatan kepada aturan yang tertulis (code civil) system ini menjadikan undang undang sebagai sumber hokum utama. Karateristik Civil Law :
    • Setiap tindakan atau perbuatan hokum didasarkan pada aturan tertulis.
    • Pada system peradilan hakim berfungsi memutuskan putusan tersebut didasarkan pada peraturan perundang undangan.
    • Yurisprudensi/ putusan hakim terdahulu hanya menjadi rujukan relatif.
    Sistem Civil law saat ini banyak digunakan hamper 2/3 jumlah Negara-negara didunia.
    3) Sistem hokum islam : Bersumber pada 2 pandangan yang pertama kitab suci A-Qur’an dan hadist, yang kedua adalah Ijma(kesepakatan ulama besar) dan qiyas(memperluas). Sistem hukum Islam berasal dari Arab, kemudian berkembang ke negara-negara lain seperti negara-negara Asia, Afrika, Eropa, Amerika secara individual maupun secara kelompok. Sistem hukum Islam menganut suatu keyakinan dan ajaran islam dengan keimanan lahir batin secara individual. Sistem hokum islam dalam hokum fikih ada 2 bidang yaitu dunia dan akhirat.
    3. 1. Norma adalah perumusan suatu pandangan mengenai perilaku atau sikap yang seyogianya dilakukan atau seyogianya tidak dilakukan, yang dianjurkan atau diperintahkan dan yang dilarang atau dibenci.
    2. hokum adalah aturan yang dibuat lembaga resmi Negara, memiliki sifat mengikat dan memaksa serta sanksi dan dijalan oleh aparat penegak hokum.
    Perbedaan norma dan hokum :
    • Norma bila dilanggar akan mendapat saknsi dari masyarakat itu sendiri seperti dikucilkan sedangkan hokum akan mendapat saknsi dari penegak hokum seperti dipenjara
    • Norma ada yang tertulis dan ada yang merupakan kebiasaan sedangkan hokum tertulis dalam suatu kitab perundang undangan
    Contoh dari Norma:
    • Norma agama: menjalankan perintah agama dan menjauhi larangan, seperti melakukan beberapa hal buruk, misalnya mabuk, memfitnah orang lain
    • Norma kesopanan: mengucapkan salam ketika bertemu dengan orang lain dan member senyum
    • Norma hokum: mematuhi aturan lalu lintas, mempunyai kartu identitas sebagai salah satu syarat warga Negara yang baik
    • Norma kesusilaan : menghormati dan menghargai hak dan kewajiban orang lain , berkata dan bertindak jujur dalam masyarakat



    BalasHapus
  14. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  15. NAMA : TEDDY PRASETYO
    KELAS: 1A
    NIM: 1611111021

    JAWABAN:
    1. Menurut pendapat saya, ada 2 dua aspek hukum yang perlu di perhatikan :
    a. Aspek Legalitas
    Ketentuan Perundang-undangan yang berlaku di Indonesia sudah benar dalam arti semua perbuatan yang melanggar hukum telah dijatuhi hukuman sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
    b. Aspek pelaksanaan menjalankan Undang Undang
    Yang jadi permasalahan adalah pelaksanaannya masih ada diskriminasi hukum, dimana suatu perbuatan hukum yang dilakukan oleh kalangan elite tertentu ternyata hanya dihukum terlalu ringan tidak sebanding dengan akibat hukum yang dilakukannya, sedangkan perbuatan hukum yang dilakukan oleh kalangan bawah, dijatuhi hukuman sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku. Contoh Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) korupsi Rp 9.6 Miliar hanya dihukum 1 tahun penjara oleh majelis hakim pengadilan negeri tindak pidana korupsi (Tipikor) Serang. Wawan dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi secara bersama sama dan berkelanjutan dalam proyek pembangunan 3 puskesmas dan rumah sakit umum daerah (RSUD) tangerang selatan pada tahun 2011-2012 yang merugikan keuangan Negara sebesar Rp 9.6 miliar. Sedangkan ada perbuatan hukum yang dilakukan oleh kalangan bawah, yang pada hakekatnya cenderung dilakukan yang disebabkan oleh kondisi dan keadaan atau kebutuhan yang sangat mendesak, ternyata dijatuhi sanksi pidana sesuai ketentuan perundang undangan yang berlaku. Seorang nenek tua mengambil kayu untuk dijual dalam rangka kebutuhan hidup, ternyata diproses sesuai peraturan yang berlaku dan dijatuhi hukuman pidana. Disamping itu oknum penegak hukum juga sering kali disuap, padahal oknum penegak hukum seharusnya sebagai contoh dari masyarakat untuk menegakkan keadilan dan menyejahterahkan masyarakat. Dalam menegakkan hukum perlu adanya landasan moralitas sebagai salah satu hal yang menentukan hukum yang baik bagi masyarakat sehingga terciptanya Hukum yang seadil-adilnya, bukan hukum yang hanya dikuasai oleh mereka yang mempunyai uang lebih.

    BalasHapus
  16. NAMA : TEDDY PRASETYO
    KELAS: 1A
    NIM: 1611111021
    2.A.Sistem Hukum Eropa Kontinental
    Sistem hukum eropa kontinental banyak dianut dan dikembangkan di negara-negara eropa. Sistem hukum eropa kontinental biasa disebut dengan istilah “Civil Law” atau yang disebut juga sebagai “Hukum Romawi”. Sistem hukum ini disebut sebagai hukum romawi karena sistem hukum eropa kontinental memang bersumber dari kodifikasi hukum yang digunakan pada masa kekaisaran romawi tepatnya pada masa pemerintahan Kaisar Yustinianus yang memerintah romawi pada sekitar abad ke-5 antara 527 sampai dengan 565 M.
    Prinsip utama atau prinsip dasar sistem hukum Eropa Kontinental ialah bahwa hukum itu memperoleh kekuasaan mengikat karena berupa peraturan yang berbentuk undang-undang yang tersusun secara sistematis dalam kodifikasi. Kepastian hukumlah yang menjadi tujuan hukum. Kepastian hukum dapat terwujud apabila segala tingkah laku manusia dalam pergaulan hidup diatur dengan peraturan tertulis, misalnya UU. Dalam sistem hukum ini, terkenal suatu adagium yang berbunyi ”tidak ada hukum selain undang-undang”. Dengan kata lain hukum selalu diidentifikasikan dengan undang-undang.
    B.Sistem hukum Anglo Saxon
    mula – mula berkembang di negara Inggris, dan dikenal dgn istilah Common Law atau Unwriten Law (hukum tidak tertulis). Sistem Anglo-Saxon adalah suatu sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi, yaitu keputusan-keputusan hakim terdahulu yang kemudian menjadi dasar putusan hakim-hakim selanjutnya. Sistem hukum ini diterapkan di Irlandia, Inggris, Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, Kanada (kecuali Provinsi Quebec) dan Amerika Serikat (walaupun negara bagian Louisiana mempergunakan sistem hukum ini bersamaan dengan sistim hukum Eropa Kontinental Napoleon).
    Selain negara-negara tersebut, beberapa negara lain juga menerapkan sistem hukum Anglo-Saxon campuran, misalnya Pakistan, India dan Nigeria yang menerapkan sebagian besar sistem hukum Anglo-Saxon, namun juga memberlakukan hukum adat dan hukum agama. Sistem hukum anglo saxon, sebenarnya penerapannya lebih mudah terutama pada masyarakat pada negara-negara berkembang karena sesuai dengan perkembangan zaman.Pendapat para ahli dan prakitisi hukum lebih menonjol digunakan oleh hakim, dalam memutus perkara.
    Sistem hukum anglo saxon pada hakikatnya bersumber pada :
    a. Custom
    Merupakan sumber hukum tertua, oleh karena ia lahir dari dan berasal dari sebagian hukum Romawi, custom ini tumbuh dan berkembang dari kebiasaan suku anglo saxon yang hidup pada abad pertengahan. Pada abad ke 14 custom law akan melahirkan common law dan kemudian digantikan dengan precedent
    b. Legislation
    Berarti undang-undang yang dibentuk melalui parlemen. undang-undang yang demikian tersebut disebut dengan statutes. Sebelum abad ke 15, legislation bukanlah merupakan salah satu sumber hukum di Inggris, klarena pada waktu itu undang-undang dikeluarkan oleh raja dan Grand Council (terdiri dari kaum bangsawan terkemuka dan penguasa kota, dan pada sekitar abad ke 14 dilakukan perombakan yang kemudian dikenal dengan parlemen.
    c. Case-Law
    Sebagai salah satu sumber hukum, khsusnya dinegara Inggris merupakan ciri karakteristik yang paling utama. Seluruh hukum kebiasaan yang berkembang dalam masyarakat tidak melalui parlemen, akan tetapi dilakukan oleh hakim, sehingga dikenal dengan judge made law, setiap putusan hakim merupakan precedent bagi hakim yang akan datang sehingga lahirlah doktrin precedent sampai sekarang
    C.Sistem Hukum Islam
    Berasal dari arab, hukum ini bersumber dari Al-Qur’an (Al-Kitab), hadits, maupun kesepakatan para ulama (Ijma)
    Hukum islam memiliki karakteristik:
    -didasarkan pada wahyu Ilahi
    -bersifat komprehensif
    -berkaitan dengan masalah akhlak/moral

    BalasHapus
  17. NAMA : TEDDY PRASETYO
    KELAS: 1A
    NIM: 1611111021
    3.- Hukum adalah peraturan yang berupa norma dan sanksi yang dibuat dengan tujuan untuk mengatur tingkah laku manusia, menjaga ketertiban, keadilan, mencegah terjadinya kekacauan. Hukum memiliki tugas untuk menjamin bahwa adanya kepastian hukum dalam masyarakat.
    - Norma adalah ketentuan yang mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat. Ketentuan tersebut mengikat bagi setiap manusia yang hidup dalam lingkungan berlakunya norma tersebut, dalam arti setiap orang yang hidup dalam lingkungan berlakunya norma tersebut harus menaatinya . Adapun macam macam norma sebagai berikut.
    Norma susila, yaitu peraturan hidup yang berasal dari hati nurani manusia.
    Contoh :dilarang pelacuran
    Norma kesopanan, yaitu ketentuan hidup yang berasal dari pergaulan dalam masyarakat
    Contoh: Tidak meludah sembarang tempat
    Norma agama, yaitu ketentuan hidup yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa, yang isinya berupa larangan, perintah-perintah, dan ajaran
    Contoh: Mengaji, Sholat 5 waktu
    Norma hukum, yaitu ketentuan yang dibuat oleh pejabat yang berwenang yang mempunyai sifat memaksa untuk melindungi kepentingan manusia dalam per-gaulan hidup di masyarakat dan mengatur tata tertib kehidupan ber¬masyarakat.
    Contoh: Kewajiban membayar pajak

    BalasHapus
  18. NAMA : ZAMZAMI YASSIR AMRY
    NIM : 1611111062
    KELAS: 1-A

    1.Iya saya setuju, dengan artikel di atas,karena selama ini lemahnya aparat penegak hukum menjadi masalah utama yg harus segera di perbaiki oleh pemerintahan, peningkatan kaapsitas aparat penegak hukum di nilai sebagai indikator keberhasilan dari paket kebijakan reformasi , oleh sebab itu di butuhkan satu kebijakan yg radikal menyangkut aparat penegak hukum, maka pemerintahan tidak akan bisa melakukan perbaikan secara linier, sedangkan untuk kasus korupsi di indonesia selama ini koruptur yang tertangkap begitu mudah melepaskan diri, karena hukum di indonesia bisa di perjual beli kan oleh penjabat penjabat di negara republik indonesia, namun aparat-aparat negara sampai kelingkungan RT/RW pun sudah mencicipi korupsi anak sekolah pun sudah belajar korupsi, tak hanya berbentuk uang dan barang tetapi dalam bentuk nilai, saya rasa hukum di indonesia harus di revisi ulang
    2. 1. Sistem Hukum Eropa Kontinental ( Civil Law )
    Sistem hukum eropa kontinental atau yang lebih dikenal dengan civil law merupakan sistem hukum yang bercirikan bahwa hukum memperoleh kekuatan yang mengikat atau bisa dijalankan oleh penguasa apabila hukum telah tertuang dan tertulis dalam undang-undang atau konstitusi. Hierarki kekuasaan hukum dalam civil law mulai dari atas adalah Undang-undang Dasar (konstitusi), pembagian kekuasaan, dan Hak Asasi Manusia (HAM).
    2. Sistem Hukum Anglo-Saxon ( Anglo-Amerika/ Common Law )
    Sistem hukum anglo-saxon atau yang lebih dikenal dengan common law berkembang di Negara Inggris dan dikenal dengan sebutan unwritten law (tidak tertulis). Artinya dalam sistem hukum common law, hukum yang tidak tertulis dalam undang-undang atau konstitusi masih dapat diakui sepanjang dapat memberikan keadilan, kemanfaatan, dan kepastian. Jadi keputusan bersumber pada putusan-putusan pengadilan. Hierarki kekuasan hukum dalam common law mulai dari atas adalah supremasi hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), dan Undang-undang Dasar (konstitusi).
    3. Sistem Hukum Adat
    • Berkembang dilingkungan kehidupan sosial di Indonesia, Cina, India, Jepang, dan negara lain.
    • Di Indonesia asal mula istilah hukum adat adalah dari istilah ”Adatrecht” yang dikemukakan oleh Snouck Hugronje

    Perbedaan paling mendasar antara Sistem Hukum Eropa Continental (Eropa) dan Sistem Hukum Anglo-Saxon (AS) Sistem hukum Anglo Saxon ialah suatu sistem hukum yang didasarkan pada yurispudensi. Sumber hukum dalam sistem hukum ini ialah putusan hakim/pengadilan. Dalam sistem hukum ini peranan yang diberikan kepada seorang hakim sangat luas.
    Sistem yang dianut oleh negara-negara Eropa Kontinental yang didasarkan atas hukum Romawi disebut sebagai sistem Civil law. Sistem Civil Law mempunyai tiga karakteristik, yaitu adanya kodifikasi, hakim tidak terikat kepada preseden sehingga undang-undang menjadi sumber hukum yang terutama, dan sistem peradilan bersifat inkuisitorial. Bentuk-bentuk sumber hukum dalam arti formal dalam sistem hukum Civil Law berupa peraturan perundang-undangan, kebiasaan-kebiasaan, dan yurisprudensi.

    BalasHapus
  19. NAMA : ZAMZAMI YASSIR AMRY
    NIM : 1611111062
    KELAS: 1-A

    3.- Hukum adalah peraturan yang berupa norma dan sanksi yang dibuat dengan tujuan untuk mengatur tingkah laku manusia, menjaga ketertiban, keadilan, mencegah terjadinya kekacauan.
    - Norma adalah aturan-aturan yang berisi petunjuk tingkah laku yang harus atau tidak boleh dilakukan manusia dan bersifat mengikat. Hal ini berarti bahwa manusia wajib menaati norma yang ada. Norma adalah kaidah atau ketentuan yang mengatur kehidupan dan hubungan antar manusia dalam arti luas. Norma merupakan petunjuk hidup bagi manusia dan pedoman perilaku seseorang yang berlaku di masyarakat.
    a.Norma Agama adalah peraturan hidup yang harus diterima manusia sebagai perintah-perintah, larangan-larangan dan ajaran-ajaran yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa. Contoh: harus patuh kepada orang tua
    b.norma kesusilaan adalah Peraturan hidup yang berasal dari suara hati sanubari manusia. Contoh : harus berbuat baik terhadap sesama manusia”
    c.norma kesopanan adalah norma yang timbul dan diadakan oleh masyarakat itu sendiri untuk mengatur pergaulan sehingga masing-masing anggota masyarakat saling hormat menghormati contoh : Orang muda harus menghormati orang yang lebih tua.
    d.norma hukum adalah peraturan-peraturan yang timbul dan dibuat oleh lembaga kekuasaan negara contoh : Orang yang ingkar janji suatu perikatan yang telah diadakan, diwajibkan mengganti kerugian”, misalnya jual beli.

    BalasHapus
  20. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  21. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  22. NAMA : HILMAN SETYO NUGROHO
    NIM : 1611111122
    KELAS : 1 B

    1. Potret hukum di Indonesia tidak adil antara rakyat kecil dengan mereka para penguasa dan pemilik uang. Para koruptor di negeri ini hanya mendapat hukuman ringan, sedangkan seorang mencuri satu buah kentang saja dihukum berat. Setiap orang berhak diperlakukan sama dihadapan hukum, tidak peduli status sosialnya. Masyarakat kecil tidak mendapatkan bantuan hukum yang benar dan memadai. Bagaimana Indonesia bisa maju? Penegakan hukum saja masih lemah.
    Penegakan hukum merupakan harga diri suatu negara. Di Indonesia hukum dianggap sesuatu yang tidak bernilai, akibatnya hukum mampu diperjual belikan oleh penguasa untuk mempermudah keinginannya. Oleh karena itu lembaga hukum harus menjunjung tinggi norma-norma hukum, mengambil keputusan seadil-adilnya tanpa adanya kecurangan atau berpihak kepada satu pihak yang akan menguntungkan bagi dirinya.


    2. a. Sistem Hukum Eropa Kontinental

    Sistem hukum eropa kontinental adalah aturan yang mendasarkan setiap perbuatan kepadaaturan yang tertulis. Sistem hukum ini menjadikan undang-undang sebagai sumber hukum utama.
    b. Sistem Hukum Anglo Saxon
    Sistem ini mendasarkan setiap tindakan hukum kepada kebiasaan. Sistem ini tidak menuliskan setiap aturan-aturan dan mengacu kepada penilaian juri.
    c. Sistem Hukum Agama
    Sistem hukum agama adalah sistem hukum yang berdasarkan ketentuan agam tertentu. Sistem ini mengacu dalam kitab suci.

    3. Norma adalah pedoman, patokan, ukuran untuk berperilaku atau bersikap dalam kehidupan bersama. Norma tersebut diantaranya:

    a. Norma keagamaan, ialah peraturan atau kaidah yang sumbernya dari firman atau perintah tuhan melalui utusannya.
    Contohnya: Melaksanakan ketentuan agama
    b. Norma kesusilaan, ialah kaidah yang bersumber pada suara hati (insan kamil) yang diakui oleh setiap orang dan menjadi pedoman dalam perbuatan dan sikapnya.
    Contohnya: Berkata jujur dan berlaku adil
    c. Norma kesopanan, ialah peraturan yang timbul dalam pergaulan hidup segolongan manusia.
    Contohnya: Tidak meludah disembarang tempat
    d. Norma hukum, ialah peraturan yang dibuat oleh negara dan dipertahankan dengan paksaan oleh alat-alat negara.
    Contohnya: Barang siapa menghilangkan nyawa seseorang dapat dikenakan pidana penjara sekurang-kurangnya 15 tahun.

    BalasHapus
  23. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  24. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  25. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  26. بسم الله الرحمن الرحيم

    NAMA : MIFTAHUR ROHMAN
    NIM : 1611111128
    KELAS : A

    ( 1 )

    yea ! sangat benar sekali artikel diatas,
    Menurut saya Penegak hukum di indonesia kurang tegas dalam menegakkan hukum. Kurang tegas dalam artian terkadang pandang bulu dalam penegakan hukum. Penegak masih segan terhadap menegakkan hukum terhadap para pejabat dan orang-orang penting lainnya, padahal hukum seharusnya berlaku bagi semua orang.
    Para oknum pejabat atau hakim pun juga salah karena dewasa ini hakim sering menyalahgunakan posisinya demi kepentingan pribadi.
    Maka, untuk membenahi sistem hukum Indonesia, diperlukan perubahan sikap dari semua orang yang terlibat dalam hukum. Penegaknya harus lebih tegas.

    ( 2 )

    a. Sistem Hukum Eropa Kontinental

    berkembang di negara-negara Eropa (istilah lain Civil Law = hukum Romawi),dan bisa dikatakan hukum Romawi karena sistem hukum ini berasal dari kodifikasi hukum yang berlaku di kekaisaran Romawi pada masa Pemerintahan Kaisar Yustinianus abad 5 (527-565 M), kodifikasi hukum itu merupakan
    kumpulan dari berbagai kaidah hukum yang ada sebelum masa Yustinianus yang disebut Corpus Juris Civilis (hukum yg terkodifikasi)
    dan Corpus Juris Civilis inilah yang dijadikan dijadikan prinsip dasar dalam perumusan dan kodifikasi hukum di negara-negara Eropa daratan seperti Jerman, Belanda, Prancis, Italia, Amerika Latin, Asia (termasuk Indonesia ).

    b. Sistem Hukum Anglo Saxon

    Awalnya berkembang di negara Inggris, dan dikenal dgn istilah Common Law atau Unwriten Law (hukum tidak tertulis). Sistem hukum ini dianut di negara-negara anggota persemakmuran Inggris, Amerika Utara, Kanada, Amerika Serikat.

    c. Sistem Hukum Adat

    Berkembang dilingkungan kehidupan sosial di Indonesia, Cina, India, Jepang, dan negara lain, Di Indonesia asal mula istilah hukum adat adalah dari istilah ”Adatrecht” yang dikemukakan oleh Snouck Hugronje.
    Sifat hukum adat adalah tradisional dengan berpangkal pada kehendak nenek moyangnya.) dan bisa berubah-ubah karena pengaruh kejadian dan keadaan sosial yang silih berganti.

    ( 3 )

    - Hukum adalah peraturan yang berupa norma dan sanksi yang dibuat dengan tujuan untuk mengatur tingkah laku manusia, menjaga ketertiban, keadilan, mencegah terjadinya kekacauan.NormaNorma adalah aturan-aturan yang berisi petunjuk tingkah laku yang harus atau tidak boleh dilakukan manusia dan bersifat mengikat. Hal ini berarti bahwa manusia wajib menaati norma yang ada.

    - Norma adalah kaidah atau ketentuan yang mengatur kehidupan dan hubungan antar manusia dalam arti luas. Norma merupakan petunjuk hidup bagi manusia dan pedoman perilaku seseorang yang berlaku di masyarakat

    BalasHapus
  27. Contoh Norma :

    ◇ Norma agama menjalankan perintah agama dan menjauhi larangan nya, seperti melakukan beberapa hal buruk, misalnya mabuk, memfitnah orang lain

    ◇ Norma kesopanan: mengucapkan salam ketika bertemu dengan orang lain dan member senyum

    ◇ Norma hukum: mematuhi aturan lalu lintas, mempunyai kartu identitas sebagai salah satu syarat warga Negara yang baik

    ◇ Norma kesusilaan : menghormati dan menghargai hak dan kewajiban orang lain , berkata dan bertindak jujur dalam masyarakat

    BalasHapus
  28. NAMA : TEFFANA PRITA DEWI INTAN SAPUTRI
    KELAS : FH-1B
    NIM : 1611111164

    1. Saya setuju dengan artikel di atas, karena memang di Indonesia memang lemah dalam masalah hukum atau kebijakan hukum terutama penegak hukum itu sendiri. Seharusnya yang salah harus menerima hukuman sesuai apa yang di perbuatnya atau pelanggaran tersebut, tapi terkadang ada yang meringankan karena adanya suapan kepada penegak hukum, itulah yang menjadi ketidak adilan hukum dalam masalah ini. Misalnya para koruptor, seharusnya mereka di hukum mati karena bila hanya di hukum penjara pastinya dia akan menyuap penegak hukum agar hukuman untuknya dapat diringankan dan dapat melakukan korupsi lagi.
    2. - Sistem Hukum Eropa Kontinental : Suatu sistem hukum dengan ciri-ciri adanya berbagai ketentuan-ketentuan hukum dikodifikasisecara sistematis yang akan di tafsirkan lebih lanjut oleh hakim dalam penerapannya.
    - Sistem Hukum Anglo Saxon : Suatu sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi, yaitu keputusan-keputusan hakim terdahulu yang kemudian menjadi dasar keputusan hakim-hakum selanjutnya.
    - Sistem Hukum Agama : Hukum yang mengatur keseluruan persoalan dalam kehidupan berdasarkan atas ketentuan agama tertentu.
    3. Norma : Norma adalah aturan-aturan atau pedoman sosial yang khusus mengenai tingkah laku, sikap, dan perbuatan yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan di lingkungan kehidupannya. Dari sudut pandang umum sampai seberapa jauh tekanan norma diberlakukan oleh masyarakat,norma dapat di bedakan menjadi 5 yaitu,Norma sosial,Norma hukum,Norma sopan santun,Norma agama,dan Norma moral ke limanya ini sangat bermakna dalam kehidupan kita sehari – hari,dan juga berperan penting dalam mengatur segala sesuatu perundang – undangan di indonesia.Khususnya hukum di Indonesia.

    Hukum : Hukum adalah suatu sistem yang dibuat manusia untuk membatasi tingkah laku manusia agar tingkah laku manusia dapat terkontrol, hukum adalah aspek terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan, hukum mempunyai tugas untuk menjamin adanya kepastian hukum dalam masyarakat.
    Contoh :
    Norma Agama :
    Melaksanakan ketentuan agama, seperti membantu sesama manusia, menghormati orang lain, tidak semena-mena kepada orang yang lemah.
    Menjauhui larangan agama, seperti melakukan perjudian, minum-minuman keras, mencuri, berbuat fitnah, berbuat zina, berbuat riba.
    Norma Kesusilaan :
    Dilarang membunuh, berkata jujur atau benar, menghormati atau menghargai orang lain, berbuat baik kepada sesama manusia, berlaku adil terhadap sesama manusia.

    BalasHapus
  29. ABDITYA WIJAYA
    HUKUM 1-B
    16-11-11-11-65

    1. pendapat saya mengenai artikel tersebut korupsi, kolusi, dan nepotisme di negara ini telah mendarah daging lamanya banyak sekali oknum penegak hukum yang memanfaatkan jabatannya untuk melakukan hal tersebut, sehingga hukum yang telah dibuat akan sia sia tidak dipergunakan secara maksimal dan malah dimanfaatkan oleh oknum untuk meraup keuntungan dengan cara berbisnis aturan hukum, banyak yang menghalalkan segala cara untuk lolos dari jeratan hukum mulai dari penyuapan miliaran. hanya orang yang berduit untuk bisa lepas dari vonis hukum, tetapi orang miskin tidaklah berdaya untuk lolos dari jeratan hukum dengan alibi hukum tidak memandang siapapun(biasa dikatakan oleh oknum). Rusaknya peraturan perundang undangan dinegara kita tidak dapat dipungkiri lagi, padahal undang undang tersebut tidaklah mudah untuk dibuat tetapi sangat mudah untuk dilanggarnya, seharusnya aturan tersebut haruslah dihargai dari bentuk telah dibuat aturan yang mengikatnya, banyak yang bilang aturan itu harus "ditaati", itu saja banyak yg melanggar. bagaimana negara ini bisa menjadi negara yang bebas korupsi klo banyak yang melanggar hukum. konsepsi diUU telah jelas tetapi penerepan tidaklah sama

    2. Sistem Hukum Di Dunia
    >Sistem Hukum Islam
    Sistem hukum Islam berasal dari Arab, kemudian berkembang ke negara-negara lain seperti negara-negara Asia, Afrika, Eropa, Amerika secara individual maupun secara kelompok.
    Sumber Hukum :
    1) Qur’an, yaitu kitab suci kaum muslimin yang diwahyukan dari Allah kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.
    2) Sunnah Nabi (hadist), yaitu cara hidup dari nabi Muhammad SAW atau cerita tentang Nabi Muhammad SAW.
    3) Ijma, yaitu kesepakatan para ulama besar tentang suatu hak dalam cara hidup.
    4) Qiyas, yaitu analogi dalam mencari sebanyak mungkin persamaan antara dua kejadian.

    > Sistem Hukum Adat
    • Berkembang dilingkungan kehidupan sosial di Indonesia, Cina, India, Jepang, dan negara lain.
    • Di Indonesia asal mula istilah hukum adat adalah dari istilah ”Adatrecht” yang dikemukakan oleh Snouck Hugronje.
    Sumber Hukum :
    Sistem hukum adat umumnya bersumber dari peraturan-peraturan hukum tidak tertulis yang tumbuh dan berkembang serta dipertahankan berdasarkan kesadaran hukum masyarakatnya.
    • Sifat hukum adat adalah tradisional dengan berpangkal pada kehendak nenek moyangnya. Peraturan hukum adat dapat berubah-ubah karena pengaruh kejadian dan keadaan sosial yang silih berganti.Karena sifatnya yang mudah berubah dan mudah menyesuaikan dengan perkembangan situasi sosial, hukum adat elastis sifatnya. Karena sumbernya tidak tertulis, hukum adat tidak kaku dan mudah menyesuaikan diri.
    • Sistem hukum adat di Indonesia dibagi dalam tiga kelompok, yaitu :
    1. Hukum adat mengenai tata negara, yaitu tatanan yang mengatur susunan dan ketertiban dalam persekutuan-persekutuan hukum, serta susunan dan lingkungan kerja alat-alat perlengkapan, jabatan-jabatan, dan penjabatnya.
    2. Hukum adat mengenai warga (hukum warga) terdiri dari :
    ? Hukum pertalian sanak (kekerabatan)
    ? Hukum tanah
    ? Hukum perutangan (hak-hak atasan, transaksi tentang benda selain tanah dan jasa)
    3. Hukum adat mengenai delik (hukum pidana), memuat peraturan – peraturan tentang berbagai delik dan reaksi masyarakat terhadap pelanggaran hukum pidana
    • Yang berperan dalam menjalankan sistem hukum adat adalah pemuka adat (pengetua-pengetua adat), karena ia adalah pimpinan yang disegani. Pengemuka adat itu dianggap sebagai orang yang paling mampu menjalankan dan memelihara peraturan serta selalu ditaati oleh anggota masyarakatnya berdasarkan kepercayaan kepada nenek moyang. Peranan inilah yang sebenarnya dapat mengubah hukum adat sesuai kebutuhan masyarakat tanpa menghapus kepercayaan dan kehendak suci nenek moyang.

    BalasHapus
  30. ABDITYA WIJAYA
    HUKUM 1-B
    16-11-11-11-65

    >Sistem Hukum Eropa Kontinental
    • Berkembang di negara-negara Eropa (istilah lain Civil Law = hukum Romawi).
    • Dikatakan hukum Romawi karena sistem hukum ini berasal dari kodifikasi hukum yang berlaku di kekaisaran Romawi pada masa Pemerintahan Kaisar Yustinianus abad 5 (527-565 M).
    • Kodifikasi hukum itu merupakan kumpulan dari berbagai kaidah hukum yang ada sebelum masa Yustinianus yang disebut Corpus Juris Civilis (hukum yg terkodifikasi)
    • Corpus Juris Civilis dijadikan prinsip dasar dalam perumusan dan kodifikasi hukum di negara-negara Eropa daratan seperti Jerman, Belanda, Prancis, Italia, Amerika Latin, Asia (termasuk Indonesia pada masa penjajahan Belanda).
    Sumber Hukum :
    1) Undang-undang dibentuk oleh legislatif (Statutes).
    2) Peraturan-peraturan hukum’ (Regulation = administrasi negara= PP, dll), dan
    3) Kebiasaan-kebiasaan (custom) yang hidup dan diterima sebagai hukum oleh masyarakat selama tidak bertentangan dengan undang-undang.


    3. Perbedaan istilah Norma dan Hukum
    *Hukum ialah peraturan yang dibuat dan disepakati secara resmi dan menjadi pengatur baik secara tertulis maupun tidak tertulis yang mengikat perilaku setiap masyarakat tertentu dan dikuatkan oleh pemerintah. Biasanya juga dapat dikatakan sebagai (kaidah, ketentuan).
    contoh: Undang undang, PerPres, PerDa
    *Norma berasal dari bahasa latin yakni norma, yang berarti penyikut atau siku-siku, suatu alat perkakas yang digunakan oleh tukang kayu. Dari sinilah kita dapat mengartikan norma sebagai pedoman, ukuran, aturan atau kebiasaan. Jadi norma ialah sesuatu yang dipakai untuk mengatur sesuatu yang lain atau sebuah ukuran. Dengan norma ini orang dapat menilai kebaikan atau keburukan suatu perbuatan.
    - norma agama adalah peraturan yang bersumber dari firman/perintah Tuhan melaluiNabi atu utusannya.
    contohnya : Sholat 5 waktu
    - norma kesusilaan adalah kaidah yang bersumber dari suara hati atau insan kamil manusia.
    contohnya : meminta maaf saat berbuat salah
    - norma kesopanan adalah peraturan yang timbukl dalam pergaulan hidup segolongan manusia.
    contohnya : berbicara dengan sopan kepada setiap orang
    - norma hukum adalah peraturan yang dibuat oleh negara dan berlakunya dipertahankan dengan paksaan oleh alat-alat negara seperti polisi, jaksa, hakim.
    contohnya : kepala keluarga wajib memiliki Kartu Keluarga, setiap anak wajib mengikuti pendidikan/sekolah.

    BalasHapus
  31. Nama: VEGA SETYO MAHARDHIKA
    NIM: 1611111120
    KELAS: 1A

    JAWABAN

    1. menurut saya perubahan dunia hukum kita tidak bisa semata – mata digantungkan kepada penegak hukum yakni mulai advokat, polisi, jaksa, hakim dan penegak hukum lainnya yang berada di muara yang menentukan warna hukum di Indonesia. Namun, berbagai tudingan miring juga tanggung jawab kepada penyusun hukum dan kebijakan yang membuat aturan yang tidak responsive terhadap kebutuhan dan nilai – nilai yang dipegang teguh dan hidup di masyarakat. Maka dari semua persoalan yang terjadi, bukan berarti dunia hukum tanpa kemajuan sama sekali. Banyak hal perbaikan telah terjadi di Indonesia, antara lain pembuat aturan semakin transparan dan banyak melibatkan masyarakat, pengangkatan pejabat – pejabat hukum semakin transparan dan akuntabel.
    solusinya adalah negara dan masyarakat harus berani membuka akses keadilan ditengah ketidakpastian hukum yang berantakkan. karena dalam setiap hukum yang tidak adil ada oknum yang turut memberi adil dalam setiap keputusan.

    BalasHapus
  32. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  33. NAMA: VEGA SETYO MAHARDHIKA
    NIM: 1611111120
    KELAS: 1A

    2. A.Sistem Hukum Eropa Kontinental ( Civil Law )
    Sistem hukum eropa kontinental atau yang lebih dikenal dengan civil law merupakan sistem hukum yang bercirikan bahwa hukum memperoleh kekuatan yang mengikat atau bisa dijalankan oleh penguasa apabila hukum telah tertuang dan tertulis dalam undang-undang atau konstitusi. Hierarki kekuasaan hukum dalam civil law mulai dari atas adalah Undang-undang Dasar (konstitusi), pembagian kekuasaan, dan Hak Asasi Manusia (HAM). karena sistem hukum ini berasal dari kodifikasi hukum yang berlaku di kekaisaran Romawi pada masa Pemerintahan Kaisar Yustinianus abad 5 (527-565 M). Kodifikasi hukum itu merupakan kumpulan dari berbagai kaidah hukum yang ada sebelum masa Yustinianus yang disebut Corpus Juris Civilis (hukum yg terkodifikasi). Corpus Juris Civilis dijadikan prinsip dasar dalam perumusan dan kodifikasi hukum di negara-negara Eropa daratan seperti: Jerman, Belanda, Prancis, Italia, Amerika Latin, Asia (termasuk Indonesia pada masa penjajahan Belanda). Artinya adalah menurut sistem ini setiap hukum harus dikodifikasikan sebagai dasar berlakunya hukum dalam suatu negara. Berdasarkan sumber hukum diatas maka sistem hukum Eropa Kontinental penggolongannya ada dua yaitu :
    -Bidang hukum publik dan
    -Bidang hukum privat.
    B. Sistem Hukum Anglo-Saxon ( Anglo-Amerika/ Common Law )
    Sistem hukum anglo-saxon atau yang lebih dikenal dengan common law berkembang di Negara Inggris dan dikenal dengan sebutan unwritten law (tidak tertulis). Artinya dalam sistem hukum common law, hukum yang tidak tertulis dalam undang-undang atau konstitusi masih dapat diakui sepanjang dapat memberikan keadilan, kemanfaatan, dan kepastian. Jadi keputusan bersumber pada putusan-putusan pengadilan. Hierarki kekuasan hukum dalam common law mulai dari atas adalah supremasi hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), dan Undang-undang Dasar (konstitusi). Berdasarkan sumber hukum diatas maka sistem hukum Anglo Saxon penggolongannya ada 6 yaitu:
    - Dalam perkembangannya, sistem hukum Anglo Amerika itu mengenal pula pembagian ”hukum publik dan hukum privat”.
    - Pengertian yang diberikan kepada hukum publik hampir sama dengan pengertian yang diberikan oleh sistem hukum eropa kontinental.
    - Sementara bagi hukum privat pengertian yang diberikan oleh sistem hukum Anglo Amerika (Saxon) agak berbeda dengan pengertian yang diberikan oleh sistem Eropa kontinental.
    - Dalam sistem hukum Eropa kontonental ”hukum privat lebih dimaksudkan sebagai kaidah-kaidah hukum perdata dan hukum dagang yang dicantumkan dalam kodifikasi kedua hukum itu”.
    - Berbeda dengan itu bagi sistem hukum Anglo Amerika pengertian ”hukum privat lebih ditujukan kepada kaidah-kaidah hukum tentang hak milik (law of property), hukum tentang orang (law of persons, hukum perjanjian (law of contract) dan hukum tentang perbuatan melawan hukum (law of tort).
    - Seluruhnya tersebar di dalam peraturan-peraturan tertulis, putusan-putusan hakim dan kebiasaan.
    c. Sistem Hukum Islam
    Sistem hukum Islam berasal dari Arab, kemudian berkembang ke negara-negara lain seperti negara-negara Asia, Afrika, Eropa, Amerika secara individual maupun secara kelompok.
    Sumber Hukum antara lain :
    - Qur’an, yaitu kitab suci kaum muslimin yang diwahyukan dari Allah kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.
    - Sunnah Nabi (hadist), yaitu cara hidup dari nabi Muhammad SAW atau cerita tentang Nabi Muhammad SAW.
    - Ijma, yaitu kesepakatan para ulama besar tentang suatu hak dalam cara hidup.
    - Qiyas, yaitu analogi dalam mencari sebanyak mungkin persamaan antara dua kejadian.

    BalasHapus
  34. NAMA: VEGA SETYO MAHARDHIKA
    NIM: 1611111120
    KELAS: 1A

    3. Norma adalah sekumpulan perangkat yang mengatur manusia yang dijadikan sebagai pedoman kehidupan bermasyarakat.
    A. Norma agama
    Yang pertama adalah norma agama, norma yang didasarkan pada aturan agama masing-masing individu yang menganutnya. Norma agama datang dari Tuhan sehingga tidak bisa dibantah oleh siapapun. Untuk itu semua masyarakat yang tinggal di Indonesia harus mempunyai agama sehingga bisa menjalankan norma agama dengan baik.
    Berikut adalah beberapa contoh norma agama yang berkembang di Indonesia:
    - Menjalankan perintah agama dan menjauhi larangan, seperti melakukan beberapa hal buruk, misalnya berjudi, mabuk, memfitnah orang lain dan masih banyak lainnya.
    - Melaksanakan ibadah rutin sebagaimana yang dipertintahkan dalam agama masing-masing.
    B. Norma kesopanan
    Adapun norma kesopanan yang hidup di masyarakat, sehingga kita bersikap sopan dan santun untuk menghargai sesama.
    Berikut adalah contoh norma kesopanan:
    - Mengucapkan salam ketika bertemu dengan orang lain dan memberi senyum.
    - Berjalan pelan dan menundukkan kepala saat lewat didepan orang tua
    - Membuang sampah pada tempatnya
    c. Norma kesusilaan
    Sedangkan di poin ke empat kita memiliki norma kesusilaan, norma kesusialaan tinggal dimasyarakat dan bila ada yang melanggar norma ini akan dikucilkan dari masyarakat.
    Berikut adalah contoh norma kesusilaan:
    - Menghargai dan menghormati hak dan kewajiban orang lain
    - Menghormati mereka yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda
    - Berkata dan bertindak jujur dalam masyarakat
    D. Norma hukum
    Selanjutnya ada norma hukum yang dijadikan sebagai pedoman masyarakat dalam menjalankan hukum yang berlaku, norma hukum bersifat tegas dan memaksa, dimana semua orang harus mematuhinya tanpa terkecuali.
    Berikut adalah contoh norma hukum:
    - Menghargai dan menghormati hak dan kewajiban orang lain
    - Menghormati mereka yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda
    - Berkata dan bertindak jujur dalam masyarakat.

    BalasHapus
  35. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  36. NAMA : FERI ARYO OKTAVIANA
    NIM : 1611111086
    KELAS : A

    1. Menurut saya, hukum di indonesia harus ditegakkan karena hal ini terkait dengan berbagai persoalan yang ada di indonesia, salah satunya adalah orang yang melakukan tindakan pencurian kecil seperti anak yang ketahuan mencuri sandal jepit yang bolong milik perusahaan dimana dia bekerja. bandingkan degan seorang pejabat negara yang melakukan pencurian dengan cara korupsi milyaran rupiah bahkan triliunan tidak diberi hukuman yang setimpal. padahal pejabat-pejabat itu telah mengambil uang negara dan dia bebas kemana-mana. berbeda dengan tersangka yang tidak memiliki kekuasaan dipersidangan. Hakim akan langsung menjatuhkan hukuman orang yang tidak memiliki kekuasaan tanpa harus mempertimbangkan dulu. Lain halnya dengan orang yang memiliki kekuasaan proses hukumnya bergitu berbelit-belit bahkan terkesan menunda-nunda. Kualitas hukum di Indonesia yang buruk seeperti ini akan berpengaruh terhadap kekuatan demokrasi di Indonesia. Sikap seperti ini akan merusak para penegak hukum yang memperjualbelikan hukum itu sama saja merusak keadilan. Situasi ketidakadilan hukum menjadi salah satu titik permasalahan yang terbesar yang harus segera kita berantaskan. Jadi sebagai penerus bangsa kita harus menegakkan hukum dengan baik jangan memandang siapa orang yang melanggar hukum kaya miskin harus sama saja saat mengadili permasalahan.

    2. A. Hukum Anglo Saxon suatu sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi, yaitu keputusan-keputusan hakim terdahulu yang kemudian menjadi dasar putusan hakim-hakim selanjutnya (Judicial Decisions).

    B. Hukum Eropa Kontinental adalah suatu sistem hukum dengan ciri-ciri adanya berbagai ketentuan-ketentuan hukum dikodifikasi (dihimpau) secara sistematis yang akan ditarsifkan lebih lanjut oleh hakim dalam penerapannya.

    C. Hukum Adat adalah tradisional degan berpangkal pada kehendak nenek moyangnya. Peraturan hukum adat dapat berubah-ubah karena pengaruh kejadian dan keadaan sosial yang silih berganti.

    3. A. Norma Agama adalah petunjuk hidup yang berasal dari tuhan yang disampaikan melalui utusannya yang berisi perintah, larangan, dan ajuran-anjuran.
    Contoh : Mencegah dan tidak melakukan perbuatan yang dilarang agama.

    B. Norma Kesopanan adalah ketentuan hidup yang berasal dari pergaulan dalam masyarakat.
    Contoh : Yang muda harus menghormati yang lebih tua.

    C. Norma Susila adalah peraturan hidup yang beraasal dari hati nurani manusia itu sendiri.
    Contoh : Jangan mencuri barang milik orang lain.

    D. Norma Hukum adalah ketentuan yang dibuat oleh pejabat yang berwewenang yang mempunyai sifat memaksa untuk melindungi manusia dalam pergaulan hidup di masyarakat dan tatatertib kehidupan masyarakat.
    Contoh : Pasal 1234 BW menyatakan bahwa tiap-tiap perikatan adalah untuk memberikan sesuatu, untuk berbuat sesuati atau untuk tidak berbuat sesuatu.

    BalasHapus
  37. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  38. NAMA : FERI ARYO OKTAVIANA
    NIM : 1611111086
    KELAS : A

    1. Menurut saya, hukum di indonesia harus ditegakkan karena hal ini terkait dengan berbagai persoalan yang ada di indonesia, salah satunya adalah orang yang melakukan tindakan pencurian kecil seperti anak yang ketahuan mencuri sandal jepit yang bolong milik perusahaan dimana dia bekerja. bandingkan degan seorang pejabat negara yang melakukan pencurian dengan cara korupsi milyaran rupiah bahkan triliunan tidak diberi hukuman yang setimpal. padahal pejabat-pejabat itu telah mengambil uang negara dan dia bebas kemana-mana. berbeda dengan tersangka yang tidak memiliki kekuasaan dipersidangan. Hakim akan langsung menjatuhkan hukuman orang yang tidak memiliki kekuasaan tanpa harus mempertimbangkan dulu. Lain halnya dengan orang yang memiliki kekuasaan proses hukumnya bergitu berbelit-belit bahkan terkesan menunda-nunda. Kualitas hukum di Indonesia yang buruk seeperti ini akan berpengaruh terhadap kekuatan demokrasi di Indonesia. Sikap seperti ini akan merusak para penegak hukum yang memperjualbelikan hukum itu sama saja merusak keadilan. Situasi ketidakadilan hukum menjadi salah satu titik permasalahan yang terbesar yang harus segera kita berantaskan. Jadi sebagai penerus bangsa kita harus menegakkan hukum dengan baik jangan memandang siapa orang yang melanggar hukum kaya miskin harus sama saja saat mengadili permasalahan.

    2. A. Hukum Anglo Saxon suatu sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi, yaitu keputusan-keputusan hakim terdahulu yang kemudian menjadi dasar putusan hakim-hakim selanjutnya (Judicial Decisions).

    B. Hukum Eropa Kontinental adalah suatu sistem hukum dengan ciri-ciri adanya berbagai ketentuan-ketentuan hukum dikodifikasi (dihimpau) secara sistematis yang akan ditarsifkan lebih lanjut oleh hakim dalam penerapannya.

    C. Hukum Adat adalah tradisional degan berpangkal pada kehendak nenek moyangnya. Peraturan hukum adat dapat berubah-ubah karena pengaruh kejadian dan keadaan sosial yang silih berganti.

    3. A. Norma Agama adalah petunjuk hidup yang berasal dari tuhan yang disampaikan melalui utusannya yang berisi perintah, larangan, dan ajuran-anjuran.
    Contoh : Mencegah dan tidak melakukan perbuatan yang dilarang agama.

    B. Norma Kesopanan adalah ketentuan hidup yang berasal dari pergaulan dalam masyarakat.
    Contoh : Yang muda harus menghormati yang lebih tua.

    C. Norma Susila adalah peraturan hidup yang beraasal dari hati nurani manusia itu sendiri.
    Contoh : Jangan mencuri barang milik orang lain.

    D. Norma Hukum adalah ketentuan yang dibuat oleh pejabat yang berwewenang yang mempunyai sifat memaksa untuk melindungi manusia dalam pergaulan hidup di masyarakat dan tatatertib kehidupan masyarakat.
    Contoh : Pasal 1234 BW menyatakan bahwa tiap-tiap perikatan adalah untuk memberikan sesuatu, untuk berbuat sesuati atau untuk tidak berbuat sesuatu.

    BalasHapus
  39. nama: prita ayuningtyas singgih putri
    nim : 1611111158
    kelas: A


    1. menurut saya, saya merasa prihatin dengan keadaan hukum di indonesia karena semakin banyak masalah-masalah yang terjadi di indonesia ini dan tindak hukumnya tidak adil. orang yang memiliki kekuasaan sangat berandil besar dang seenaknya sendiri sedangkan orang yang tidak mempunyai apa2 semakin lemah dan tidak berdaya. dan aparat penegak hukum pun bisa dikatahkan hanyalah sebuah "sebutan" saja. solusinya adalah kita sebagai penerus bangsa ini harus pintar pintar yg artinya adalah bijak dalam berpikir memiliki pedoman hidup yg dapat dipertanggung jawabkan maka bangsa kita terbebas oleh ketidak adilan yg harusnya masyarakat kita merasakan aman adil dan tentram.


    2. a. civil law atau yang biasa dikenal dengan romano germani legal system dalam sistem hukum yg berkembang di dataran Eropa. titik tekan pada sistem hukum ini adalah pengaturan-aturan hukum yg sifatnya tertulis. sistem hukum ini berkembang di dataran eropa sehingga dikenal juga dgn sistem eropa konsinental. sistem hukum eropa dibagi menjadi 2; hukum pablik,hukum privat
    b. sistem hukum anglo saxon
    suatu sistem hukum yg didasarkan pada yurisprodensi sistem hukum ini di terapkan di irlandia,inggris,australia,selandia baru,afrika selatan, amerika serikat.
    c. hukum agama
    hukum yang mengatur keseluruhan persoalan dalam kehidupan berdasarkan atas ketentuan agama tertentu

    3. perbedaan antar hukum dan norma
    hukum adalan suatu sistem yg dibuat manusia untuk membatasi tingkahlaku manusia yg diatur oleh pemerintah dan bila dilanggar mendapat sanksi dari penegak hukum
    contoh; Undang undang dasar
    norma adalah aturan yg mengatur kehidupan manusia dalam bermasyarakat. di dalam norma terkandung aturan2 dan petunjuk kehidupan mengenai benar dan salah, baik buruk, pantas tidak pantas.
    contoh ; norma hukum, norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan

    BalasHapus
  40. NADYA YESHINTA OCTAVIRALDA S
    1A / 1611111121
    1. Menurut saya apa yang dibahas dalam artikel ini benar. Aparat penegak hukum belum adil dalam merealisasikan hukum yang ada di negara kita ini. Ketidakadilan ini sebagian besar dirasakan oleh masyarakat menengah kebawah (masyarakat yang kurang mampu) karena mereka mendapat perlakuan yang tidak adil dalam pemberian sanksi atas perbuatan mereka. Hal ini sudah terjadi di negara kita dan masyarakat menengah keatas memiliki “kuasa” lebih dalam perkara ini. Misal ada dua kasus yang sama-sama mencuri, dua terdakwa ini berasal dari kalangan yang berbeda. Terdakwa pertama berasal dari orang kaya, dan satunya orang tidak mampu. Orang kaya ini mencuri aset kantor sebesar 200juta, sedangkan orang tidak mampu mencuri ayam milik tetangga. Keduanya diberi hukuman yang tidak setimpal dengan perbuatannya. Jika dipikir logika, kita akan menilai bahwa orang kaya inilah yang akan dihukum lebih berat, namun pada kenyataannya tidak. Hal ini karena beberapa aparat penegak hukum belum bisa menjalankan tugasnya dengan jujur. Hal ini bisa diperbaiki dengan kesadaran dari aparat penegak hukum agar bisa menegakkan hukum dengan semestinya.
    2. Sistem Hukum didunia :
    a. Common Law/Anglo Saxon/Anglo Amerika
    Mulai berkembang di Inggris abad XI dengan sistem unwitten law. Namun tidak sepenuhnya unwitten law karena juga mengenal sumber hukum tertulis. Dalam perkembangannya melandasi sistem hukum negara negara amerika utara seperti Kanada, negara persemakmuran Inggris dan Australia, beberapa negara Asia, selain di AS sendiri.
    b. Civil Law (Eropa Kontinental)
    Civil law memiliki dua penggolongan hukum yaitu;
    Hukum publik: mengatur kekuasaan atau wewenang negara serta hubunganya antara warga negara dengan negara, contohnya seperti HAN, HTN, dan Hukum Pidana.
    Hukum privat: mengatur hubungan individu dalam memenuhi kebutuhannya, contohnya Hukum Perdata dan Hukum Dagang.
    c. Hukum Adat
    Bersifat tradisional dan berpangkal pada kehendak nenek moyang. Peraturan hukum adat sering terjadi perubahan tergantung dari situasi sosial masyarakat yang kadang perubahan tidak disadari dan cenderung lebih bersifat elestis. Sumber hukum adat adalah putusan hakim/pengadilan. Kepastian hukum diwujudkan melalui putusan hakim yang dibentuk menjadi prinsip prinsip dan kaidah hukum yang mengikat umum. Diakui juga kebiasaan kebiasaan, undang undang dan peraturan administrasi negara. Hakim tidak hanya berfunsi menetapkan UU tapi juga punya wewenang yang luas untuk menafsirkan dan menciptakan hukum baru

    3. A. NORMA
    Pengertian norma secara singkat adalah aturan yang mengikat.
    Macam- macam norma :
    - Berdasarkan sifatnya :
    Norma Formal
    Norma Non formal
    - Yang berlaku dalam masyarakat :
    Norma kesusilaan
    Norma agama
    Norma kesopanan
    Norma hukum
    Norma kebiasaan
    B. HUKUM
    Hukum adalah peraturan yang berupa norma dan sanksi yang dibuat dengan tujuan untuk mengatur tingkah laku manusia, menjaga ketertiban, keadilan, mencegah terjadinya kekacauan.
    Macam- macam hukum :
    - Berdasarkan bentuknya :hukum tertulis dan tidak tertulis.
    - Berdasarkan sumbernya :hukum Undang-Undang, kebiasaan/adat, traktat, jurisprudensi, doktrin.
    - Berdasarkan waktu berlakunya :Ius constitutum, Ius constituendum dan Hukum asasi.
    - Berdasarkan tempat berlakunya :hukum nasional, hukum internasional dan hukum asing.
    - Berdasarkan sifatnya :Hukum yang memaksa, Hukum yang mengatur
    - Berdasarkan cara mempertahankannya :Hukum material, Hukum formal
    - Berdasarkan wujudnya :Hukum obyektif, Hukum subyektif
    - Berdasarkan isinya :Hukum privat, Hukum publik

    BalasHapus
  41. NAMA : AHMAD ILHAM ALHAMDHA
    NIM : 1611111141
    KELAS : 1 A


    1. Menurut saya tentang artikel diatas dilihat dari awal mula kejadiannya, semua jenis kejahatan (termasuk korupsi) selalu dimulai dari pelanggaran hukum di bidang keuangan yang kuantitasnya kecil dan kualitasnya rendah. Virus-virus kejahatan demikian itu akan segera menjadi besar dan mewabah apabila didukung oleh situasi lingkungan yang serba miskin (terutama miskin iman), permisif, dan kontrol hukum yang lemah.Kultur hukum kita akhir-akhir ini cenderung kuat menunjukkan ada situasi yang serba negatif itu. hukum yg seharusnya menjadi acuan kebenaran, sudah tidak ada lagi nilainya dimata masyarakat karena kebenaran bisa dibeli dengan uang sekalipun. terdakwa yg belum tentu bersalah sepenuhnyapun dapat disalahkan karena suap menyuap, yg salah menjadi benar karena suap menyuap. hal tersebut mengakibatkan jatuhnya moral dan nilai penegakan hukum di indonesia sebagai contoh keadilan masyarakat karena penindasan
    Kini, korupsi itu sudah merupakan kejahatan kolektif. Bahasa hukum menyebutnya sebagai extraordinary crime. Korupsi bukan lagi merupakan kejahatan biasa dan bersifat per individu, melainkan telah menjelma sebagai kejahatan luar biasa yang bersifat kolektif. Apabila perkembangan itu tidak bisa dihentikan dengan pemberantasan secara tuntas, dipastikan tinggal selangkah lagi sampai pada kehancuran masyarakat, bangsa, dan negara.Kita tahu bahwa tindakan besar diawali dari tindakan-tindakan kecil. Begitu juga dengan korupsi, korupsi timbul akibat tindakan-tindakan kecil yang menyimpang dan terakumulasi menjadi sebuah kebiasaan, terlebih menjadi sebuah mental korupsi. Berlakulah pepatah Jawa ”kriwikan dadi grojogan”, artinya dari kejahatan kecil per individu dengan cepat menjadi kejahatan besar (kolektif).Tindakan kecil yang kita anggap sesuatu yang biasa dan hampir setiap orang pernah melakukannya namun dampaknya sangat besar terhadap pembentukan karakter bangsa adalah berbohong. Berbohong merupakan sumber korupsi pada diri seseorang. Jika sifat pembohong tidak dapat dikendalikan pada diri seseorang maka dia akan menjadi penghianat, terlebih penghianat bangsa.

    BalasHapus
  42. NAMA : AHMAD ILHAM ALHAMDHA
    NIM : 1611111141
    KELAS : 1 A

    2. A. Common Law/Anglo Saxon/Anglo Amerika
    Mulai berkembang di Inggris abad XI dengan sistem unwitten law. Namun tidak sepenuhnya unwitten law karena juga mengenal sumber hukum tertulis. Dalam perkembangannya melandasi sistem hukum negara negara amerika utara seperti Kanada, negara persemakmuran Inggris dan Australia, beberapa negara Asia, selain di AS sendiri.
    B .Civil Law (Eropa Kontinental)
    Suatu sistem hukum dengan ciri-ciri adanya berbagai ketentuan-ketentuan hukum dikodifikasisecara sistematis yang akan di tafsirkan lebih lanjut oleh hakim dalam penerapannya.Civil law memiliki dua penggolongan hukum yaitu;
    Hukum publik: mengatur kekuasaan atau wewenang negara serta hubunganya antara warga negara dengan negara, contohnya seperti HAN, HTN, dan Hukum Pidana.
    Hukum privat: mengatur hubungan individu dalam memenuhi kebutuhannya, contohnya Hukum Perdata dan Hukum Dagang.
    C .Hukum Adat
    Bersifat tradisional dan berpangkal pada kehendak nenek moyang. Peraturan hukum adat sering terjadi perubahan tergantung dari situasi sosial masyarakat yang kadang perubahan tidak disadari dan cenderung lebih bersifat elestis. Sumber hukum adat adalah putusan hakim/pengadilan. Kepastian hukum diwujudkan melalui putusan hakim yang dibentuk menjadi prinsip prinsip dan kaidah hukum yang mengikat umum. Diakui juga kebiasaan kebiasaan, undang undang dan peraturan administrasi negara. Hakim tidak hanya berfunsi menetapkan UU tapi juga punya wewenang yang luas untuk menafsirkan dan menciptakan hukum baru

    3. Norma : patokan prilaku dalam satu kelompok tertentu, norma memungkinkan sesorang untuk menentukan terlebih dahulu bagaimana tindakannya itu akan dinilai oleh orang lain, norma juga merupakan kriteria bagi orang lain untuk mendukung atau menolak prilaku seseorang.
    Hukum :.. hukum adalah segala peraturan-peraturan atau kaedah-kaedah dalam kehidupan bersama yang dapat dipaksakan dengan suatu sanksi dalam pelaksanaannya
    1. Norma Sopan Santun
    Norma sopan santun adalah norma yang mengatur tata pergaulan sesama manusia di dalam masyarakat.
    Contoh :
    - Hormat terhadap orang tua dan guru
    - Berbicara dengan bahasa yang sopan kepada semua orang
    - Tidak suka berbohong
    2. Norma Agama
    Norma agama adalah norma yang mengatur kehidupan manusia yang berasal dari peraturan kitab suci melalui wahyu yang diturunkan nabi berdasarkan atas agama atau kepercayaannya masing-masing. Agama adalah sesuatu hal yang pribadi yang tidak dapat dipaksakan yang tercantum dalam undang-undang dasar '45 pasal 29.
    Contoh :
    - Membayar zakat tepat pada waktunya bagi penganut agama islam
    - Menjalankan perintah Tuhan YME
    - Menjauhi apa-apa yang dilarang oleh agama
    3. Norma Hukum
    Norma hukum adalah norma yang mengatur kehidupan sosial kemasyarakatan yang berasal dari kitab undang-undang hukum yang berlaku di negara kesatuan republik indonesia untuk menciptakan kondisi negara yang damai, tertib, aman, sejahtera, makmur dan sejahtera

    BalasHapus
  43. NAMA : RUDY HERMAWAN
    KELAS : FH – 1B 29
    NIM : 1611121001
    1. Saya setuju tentang artikel di atas. Menurut saya para koruptor di negeri kita ini harus di hukum yang sebesar – besarnya (hukuman mati) karena :
    Sangat merugikan rakyat. SEKARANG MARI KITA PIKIR LAGI.
    UU tentang korupsi itu kan sudah ada darri dulu, inilah buktinya :
    Undang-Undang No. 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana
    Undang-Undang No. 28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Negera yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
    Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
    Peraturan Pemerintah No 71 Tahun 2000 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan Dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

    Kenapa kok orang tersebut masih melakukan korupsi bila orang tersebut sudah tau kalau ada undang undang korupsi dari dulu. Berarti dapat di simpulkan para koruptor tersebut sudah berniat untuk merugikan ratyat. Jika memang sudah tau kalau orang itu merugikan rakyat banyak, kenapa para penegak hukum tidak dihukum mati saja. Bila tidak dihukum mati otomatis dia akan berusaha mencari pengacara yang hebat, dan bisa juga menyuap hakim agar hukumannya bisa dikurangi agar tidak lama – lama mendekam di dalam penjara. Belum lagi di dalam penjara tersebut kebanyakan para koruptor diperlakukan istimewa seperti tempat penjara yang mewah yang tentu berbeda dengan NAPI (nara pidana) lainnya yang melakukan kejahatannya karena terpaksa padahal hanya mencari sesuap nasi karena tidak mempunyai pekerjaan tetap pastilah di penjara dengan sangat kasar belum lagi tempatnya yang kotor dan sebelum di penjara pastilah di hajar dahulu oleh masyarakat. Berbeda sekali kan dengan koruptor karena dengan uang hasil korupsinya pastilah si koruptor tersebut dapat menyuap siapapun untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.

    BalasHapus
  44. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  45. 2. A.Sistem Hukum Eropa Kontinental yaitu sistem hukum yang berkembang di negara-negara Eropa (istilah lain Civil Law = hukum Romawi). Dikatakan hukum Romawi karena sistem hukum ini berasal dari kodifikasi hukum yang berlaku di kekaisaran Romawi pada masa Pemerintahan Kaisar Yustinianus abad 5 (527-565 M). Kodifikasi hukum itu merupakan kumpulan dari berbagai kaidah hukum yang ada sebelum masa Yustinianus yang disebut Corpus Juris Civilis (hukum yg terkodifikasi). Corpus Juris Civilis dijadikan prinsip dasar dalam perumusan dan kodifikasi hukum di negara-negara Eropa daratan seperti Jerman, Belanda, Prancis, Italia, Amerika Latin, Asia (termasuk Indonesia pada masa penjajahan Belanda). Artinya adalah menurut sistem ini setiap hukum harus dikodifikasikan sebagai dasar berlakunya hukum dalam suatu negara.
    B. Sistem Hukum Anglo Saxon. Awal mula sistim hukum ini berkembang di negara Inggris, dan dikenal dgn istilah Common Law atau Unwriten Law (hukum tidak tertulis). Sistem hukum ini dianut di negara-negara anggota persemakmuran Inggris, Amerika Utara,Kanada, Amerika Serikat.
    Peran Hakim : berfungsi tidak hanya sebagai pihak yang bertugas menetapkan dan menafsirkan peraturan-peraturan hukum saja. Hakim juga berperan besar dalam menciptakan kaidah-kaidah hukum yang mengatur tata kehidupan masyarakat. Hakim mempunyai wewenang yang luas untuk menafsirkan peraturan-peraturan hukum dan menciptakan prinsip-prinsip hukum baru yang berguna sebagai pegangan bagi hakim –hakim lain dalam memutuskan perkara sejenis. Namun, bila dalam putusan pengadilan terdahulu tidak ditemukan prinsip hukum yang dicari, hakim berdasarkan prinsip kebenaran dan akal sehat dapat memutuskan perkara dengan menggunakan metode penafsiran hukum. Sistem hukum Anglo-Amerika sering disebut juga dengan istilah Case Law.
    C. Sistem Hukum Adat
    • Berkembang dilingkungan kehidupan sosial di Indonesia, Cina, India, Jepang, dan negara lain.
    • Di Indonesia asal mula istilah hukum adat adalah dari istilah ”Adatrecht” yang dikemukakan oleh Snouck Hugronje.
    • Sifat hukum adat adalah tradisional dengan berpangkal pada kehendak nenek moyangnya.Karena sumbernya tidak tertulis, hukum adat tidak kaku dan mudah menyesuaikan diri.

    BalasHapus
  46. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  47. 3. Perbedaan yang mendasar dari norma hukum dan norma lainnya yaitu dalam norma hukum itu di buat oleh penguasa dan aturannya bersifat memaksa atau harus dijalankan oleh semua orang yang ada di negara tersebut berbeda dengan norma lainnya seperti norma kesusilaan yg bersumber pada suara hati dan yang memberi hukuman hanyalah hati nurani atau diri sendiri karena merasa bersalah,ditaati oleh semua orang / wajib ditaati karena hukumannya langsung yang berbeda dengan norma agama yang hukumannya tidak langsung, dan berlakunya di petahankan oleh alat – alat negara, seperti polisi, jaksa, hakim,dan sebagainya.

    BalasHapus
  48. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  49. Nama:Aldio Reforma Prasetya putera
    Kelas :A
    NIM :1611111025

    1.)Hukum di Negara kita ini sudah sangat lemah, padahal negeri kita ini dijuluki negeri hukum tetapi sebaliknya bukan malah menjunjung tinggi hukum, tetapi malah sebaliknya banyak orang yang melanggar hukum iu sendiri. Hukum di Indonesia yang paling parah yaitu dapat di beli demi memperkaya perseorangan, tapi dampak nya sangat besar pada negara ini yaitu makin banyak para koruptor memakai uang negara sendiri. Hukum sekarang sudah tumpul ke atas tajam ke bawah, para orang kaya justru mendapat perlindungan hukuman dari pada orang yang miskin dengan menyuap para hakim hakim, akibat dari masalah tersebut banyak orang yang sengsara malah menjadi tambah sengsara karena ketidak adilan.
    Solusi : hukum di negeri kita ini harus adil seadil adilnya tanpa ada pembelaan terhadap yang kaya atau miskin, yang tidak bersalah lah yang akan menang bukan yang beruang banyak. Hukuman juga harus dipertegas agar para pelaku jera dan tidak mengulangi lagi, seperti hukuman mati untuk para koruptor dan para pengedar narkoba atau para penjahat.
    2.) °Hukum Islam : berasal dari arab, hukum ini bersumber dari al-Qur'an, sunnah nabi/hadist, ijma/kesepakatan para ulama, dan Qiyas.
    karakteristik hukum islam :
    - didasarkan pada wahyu ilahi
    - bersifat komprehensif
    - berkaitan dengan masalah moral dan ahlak
    °Eropa kontinental :
    karakteristik :sistem ini mendasarkan perbuatan hukum kepada kebiasaan, dengan demikian sistem eropa kontinental tidak menuliskan setiap aturan-aturan
    - sistem peradilan ini mengacu pada penilaian juri sedangkan hakim berfungsi mengatur jalanannya persidangan dan menekankan putusan.
    - Putusan hakim terdahulu menjadi rujukan absolut. sistem ini digunakan dibeberapa dunia.
    °Anglo Saxon : adalah aturan yang mendasarkan setiap perubahan kepada aturan yang tertulis. sistem hukum ini menjadikan Undang-undang sebagai sumber lamdasan hukum yang utama.

    karakteristik :
    - perbuatan hukum didasarkan kepada aturan tertulis
    - hakim berfungsi memutuskan putusan tersebut. didasarkan kepada peraturan perundang-undangan.
    - putusan hakim terdahulu hanya menjadi rujukan relatif. sistem ini banyak digunakan hampir 2/3 dari jumlah negara didunia.
    3.)Hukum adalah suatu sistem yang dibuat manusia untuk membatasi tingkah laku manusia yang diatur oleh pemerintah dan bila dilanggar akan mendapatkan sanksi dari penegak hukum dan bersifat memaksa.
    • Norma adalah aturan yang mengatur dalam bermasyarakat,dan didalam norma terkandung aturan aturan dan petunjuk kehidupan mengenai benar dan salah,baik atau buruk,pantas atau tidak pantas,yang harus ditaati oleh warga masyarakat.
    Contoh norma :
    °norma kesusilaan
    °norma agama
    °norma kesopanan
    °norma hukum

    BalasHapus
  50. Nama :Hendrikus waha
    kelas:1B
    NIM :1611111153

    1 .saya setuju dengan artikel di atas karna kenyataannya negara indonesia sekarang banyak sekali kasus-kasus yang menggemparkan di seluruh dunia.para penegak hukum bangsa kita tidak pernah adil dalam mengambil sebuah keputusan.kita juga patu pertanyakan mengapa kasus korupsi yang menggelapkan uang miliaran rupiah susah sekali diselesaikan.sedangkan jika kasus pelanggaran hukum masyarakat kecilnya dengan sangat mudah Hakim mengambil keputusan.inilah yang patut dipertanyakan oleh kita semua mengapa hakim susah sekali mengambil keputusan jika mengadili masalah pelanggaran berat,seperti kasus korupsi . Bukankan kasus korupsi itu adalah pelanggaran hukum yang sangat berat?oleh karena itu saya sangat setuju dengan artikel diatas.jadi menurut saya solusi yang terbaik untuk masalah diatas adalah jika Hakim ketahuan disuap maka dia harus diwajibkan hukuman mati atau penjara seumur hidup karna tidak pantas kalau seorang hakim melanggar aturan dan jangan pernah biarkan negara indonesia pelanggaran hukumnya termasuk Hakim juga sangat menjatuhkan harga diri bangsa

    2 .
    1.sistem hukum anglo Amerika
    Sistem ini mendasarkan setiap tindakan atau perbuatan hukumkepada kebiasaan.dengan demikian sistem ini tidak menuliskan setiap aturan aturan .karakteristik dari sistem aturan ini yaitu :
    a .sistem peradilan mengaju kepada penilaian dewan juri.sedangkan hakim berfungsi mengatur jalannya persidangan dan menetapkan keputusan.
    b .yurisprudensi/keputusan hakim terdahulu menjadi rujukan absolut.
    2 .Eropa continental
    Adalah seperangkat aturan yang mendasar sebuah aturan kepada aturan yang tertulis(kode sipil).sistem hukum ini menjadikan undang-undang sebagai sumber hukum utama.
    karakteristis sistem hukum ini adalah
    a .setiap tindakan atau perbuatan hukum didasarkan kepada aturan tertulis.
    b .pada sistem peradilan,hakim berfungsi memutuskan.putusan tersebut didasarkan pada peraturan perundang undangan.
    c .yurisprudensi hanya menjadi keputusan atau rujukan dari hakim

    3 .sistem hukum adat
    Adalah seperangkat aturan tidak tertulis tetapi wajib dipatuhi oleh masyarakatnya.
    karakteristik dari aturan ini adalah dikuatkan oleh kepala adat atau kepala suku dan bersifat mistis dan religius.

    3 .perbedaan antar norma dan hukum adalah norma adalah pedoman,patokan,atau ukuran untuk berprilaku atau bersikap dalam masyarakat.kalau menurut saya hukum adalah hukum yang diberikan tuhan untuk manusia.
    contoh dari norma adalah
    -norma agama
    -norma kesusilaan
    -norma kesopanan
    -norma hukum

    BalasHapus
  51. Nama :Hendrikus waha
    kelas:1B
    NIM :1611111153

    1 .saya setuju dengan artikel di atas karna kenyataannya negara indonesia sekarang banyak sekali kasus-kasus yang menggemparkan di seluruh dunia.para penegak hukum bangsa kita tidak pernah adil dalam mengambil sebuah keputusan.kita juga patu pertanyakan mengapa kasus korupsi yang menggelapkan uang miliaran rupiah susah sekali diselesaikan.sedangkan jika kasus pelanggaran hukum masyarakat kecilnya dengan sangat mudah Hakim mengambil keputusan.inilah yang patut dipertanyakan oleh kita semua mengapa hakim susah sekali mengambil keputusan jika mengadili masalah pelanggaran berat,seperti kasus korupsi . Bukankan kasus korupsi itu adalah pelanggaran hukum yang sangat berat?oleh karena itu saya sangat setuju dengan artikel diatas.jadi menurut saya solusi yang terbaik untuk masalah diatas adalah jika Hakim ketahuan disuap maka dia harus diwajibkan hukuman mati atau penjara seumur hidup karna tidak pantas kalau seorang hakim melanggar aturan dan jangan pernah biarkan negara indonesia pelanggaran hukumnya termasuk Hakim juga sangat menjatuhkan harga diri bangsa

    2 .
    1.sistem hukum anglo Amerika
    Sistem ini mendasarkan setiap tindakan atau perbuatan hukumkepada kebiasaan.dengan demikian sistem ini tidak menuliskan setiap aturan aturan .karakteristik dari sistem aturan ini yaitu :
    a .sistem peradilan mengaju kepada penilaian dewan juri.sedangkan hakim berfungsi mengatur jalannya persidangan dan menetapkan keputusan.
    b .yurisprudensi/keputusan hakim terdahulu menjadi rujukan absolut.
    2 .Eropa continental
    Adalah seperangkat aturan yang mendasar sebuah aturan kepada aturan yang tertulis(kode sipil).sistem hukum ini menjadikan undang-undang sebagai sumber hukum utama.
    karakteristis sistem hukum ini adalah
    a .setiap tindakan atau perbuatan hukum didasarkan kepada aturan tertulis.
    b .pada sistem peradilan,hakim berfungsi memutuskan.putusan tersebut didasarkan pada peraturan perundang undangan.
    c .yurisprudensi hanya menjadi keputusan atau rujukan dari hakim

    3 .sistem hukum adat
    Adalah seperangkat aturan tidak tertulis tetapi wajib dipatuhi oleh masyarakatnya.
    karakteristik dari aturan ini adalah dikuatkan oleh kepala adat atau kepala suku dan bersifat mistis dan religius.

    3 .perbedaan antar norma dan hukum adalah norma adalah pedoman,patokan,atau ukuran untuk berprilaku atau bersikap dalam masyarakat.kalau menurut saya hukum adalah hukum yang diberikan tuhan untuk manusia.
    contoh dari norma adalah
    -norma agama
    -norma kesusilaan
    -norma kesopanan
    -norma hukum

    BalasHapus
  52. Nama : Muhammad Rizky Arya Widianto
    Kelas : I A
    NIM : 1611111069
    1. Menurut pendapat saya, sering terjadinya penyelewengan dalam proses penegakan hukum memang menitik beratkan masalah pada para oknum penegak hukum, lemahnya integritas para penegak hukum yang mudah dibeli oleh para mafia hukum dan para koruptor. Mereka para oknum penegak hukum yang seharusnya dapat mendudukkan hukum di tempat tertinggi dalam kehidupan berbangsa dan ber-negara, justru seperti menempatkan hukum di tempat terendah dalam kehidupan, bahkan hukum seperti tidak lebih dari suatu barang yang dengan mudahnya dibeli dengan uang. Bagi mereka (penegak hukum) hukum digunakan sebagai alat pemerkaya diri sendiri. Mereka yang mengantongi banyak rupiah, hukum seolah tidak mau menyentuh, namun bagi mereka yang miskin hukum seperti tidak mau berkompromi. Oleh karena itu bukan merupakan hal yang baru mengenai diskriminatif dalam penegakan hukum. Padahal hukum merupakan instrumen paling vital dalam membangun sebuah bangsa menuju peradaban manusia yang adil. Maka bukan hal yang salah apabila masyarakat mulai tidak percaya dengan hukum, karena melihat betapa rusaknya hukum yang berlaku dikarenakan oknum penegak hukum itu sendiri.
    Menurut analisa saya, penyebab utama dalam penyelewengan penegakan hukum memang ada pada para oknum penegak hukum. Sebagus apapun hukum yang berlaku di suatu negara, jika para pelaksana hukumnnya tidak benar-benar menegakkan hukum dengan baik, maka cita-cita atau tujuan hukum itu sendiri tidak akan tercapai. Tujuan utama dari keberadaan hukum adalah untuk kemaslahatan manusia, hukum untuk manusia bukan hukum untuk hukum. Indonesia merupakan negara hukum, semua sudah diatur dalam Undang-Undang, hal ini membuktikan sebenarnya sistim hukum di Indonesia sudah cukup baik. Tetapi mengapa masih banyak pelanggaran hukum dan penyelewengan penegakan hukum? Masalahnya ada pada moral manusia itu sendiri, padahal sudah ada norma atau kaidah sosial sebagai pedoman, patokan, atau ukuran untuk berperilaku atau bersikap dalam kehidupan bersama. Entah mereka tidak mengerti tentang norma-norma yang berlaku, atau memang mereka tidak perduli dengan norma-norma yang berlaku? Jika mereka benar-benar mengerti dan memehami norma-norma yang berlaku, maka mereka akan tahu perilaku atau sikap yang seyogyanya dilakukan atau seyogyanya tidak dilakukan. Dan jika itu terjadi maka hukum akan berjalan dengan baik, dan tujuan atau cita-cita hukum akan tercapai serta kepercayaan masyarakat pada hukum akan meningkat.

    BalasHapus
  53. Nama : Muhammad Rizky Arya Widianto
    Kelas : I A
    NIM : 1611111069
    2. A. SISTEM HUKUM EROPA KONTINENTAL
    Sistem hukum ini berkembang di negara-negara Eropa yang sering disebut “Civil Law”. Prinsip utama yang menjadi dasar hukum Eropa Kontinental ialah hukum memeperoleh kekuatan mengikat, karena diwujudkan dalam peraturan-peraturan yang berbentuk Undang-Undang dan tersusun secara sistematik didalam kodifikasi atau komplikasi tertentu. Prinsip dasar ini dianut mengingat bahwa nilai utama yang merupakan tujuan hukum adalah “kepastian hukum”. Dan kepastian hukum hanya dapat diwujudkan kalau tindakan hukum manusia di dalam pergaulan hidup diatur dengan peraturan tertulis. Sehingga dalam hukum ini, hakim tidak dapat leluasa untuk menciptakan hukum yang mempunyai kekuatan mengikat hukum. Hakim hanya berfungsi “menetapkan dan menafsirkan peraturan-peraturan dalam batas wewenangnya”. Putusan hakim dalam suatu perkara hanya mengikat para pihak yang berperan saja.
    Sumber hukum dalam sisitim Eropa Kontinental adalah “Undang-Undang”, yang dibentuk pemegang kekuasaan legislatif. Selain itu juga diakui bahwa peraturan-peraturan yang dibuat pemegang kekuasaan eksekutif. Sisitem hukum Eropa Kontinental penggolongannya ada 2, yaitu dalam bidang Hukum Publik dan Hukum Privat.
    B. SISTEM HUKUM ANGLO SAXON (ANGLO AMERIKA/COMMON LAW)
    Sistem hukum ini sering disebut sistem “Unwritten Law”, Sistem Anglo-Saxon adalah suatu sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi, yaitu keputusan-keputusan hakim terdahulu yang kemudian menjadi dasar putusan hakim-hakim selanjutnya. Sumber hukum dalam sistem hukum ini ialah putusan hakim/pengadilan. Dalam sistem hukum ini peranan yang diberikan kepada seorang hakim sangat luas. Hakim berfungsi tidak hanya sebagai pihak yang bertugas menetapkan dan menafsirkan peraturan-peraturan hukum saja. Hakim juga berperan besar dalam membentuk seluruh tata kehidupan masyarakat . Hakim mempunyai wewenang yang sangat luas untuk menafsirkan peraturan hukum yang berlaku. Selain itu, bisa menciptakan hukum baru yang akan menjadi pegangan bagi hakim-hakim lain untuk menyelesaikan perkara sejenis.
    C. SISTEM HUKUM ISLAM
    Sistem hukum Islam berasal dari Arab, kemudian berkembang ke negara-negara lain seperti negara-negara Asia, Afrika, Eropa, Amerika secara individual maupun secara kelompok. Sistem Hukum ini bersumber dari AL-Quran (kitab suci yang di wahyukan oleh Allah kepada Nabi Muhammad melalui Malaikat Jibril), Sunnah Nabi (Hadits, atau perilaku-perilaku yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW), Ijma (kesepakatan para Ulama besar tentang hak cara hidup), Qiyas (analogi dalam mencari sebanyak mungkin persamaan antara dua kejadian untuk ditarik kesimpulan dalam membuat hukum yang baru).
    3. Norma merupakan pedoman, patokan, atau ukuran untuk berperilaku atau bersikap dalam kehidupan bersama. Contoh : Norma Agama, Norma Kesusilaan, Norma Kesopanan, Norma Hukum.
    Hukum merupakan aturan yang dibuat oleh lembaga resmi negara (manusia) yang memiliki sifat mengikat dan memaksa dan berisi perintah serta larangan yang ditujukan untuk membatasi tingkah laku manusia agar terkontrol. Contoh : KUHP, KUHPER, KUHD

    BalasHapus
  54. Nama : Ari Carizky Navabella
    Kelas : IB
    Nim : 1611111072

    Jawaban :
    1. Menurut pendapat saya pada artikel diatas adalah benar dan saya menyetujui dengan artikel diatas karena di Indonesia memang lemah dalam masalah hukum atau kebijakan hukum terutama penegak hukum itu sendiri. Seharusnya yang salah harus menerima hukuman sesuai dengan apa yang di perbuatnya atau pelanggaran tersebut, akan tetapi terkadang ada yang meringankan karena adanya suapan kepada penegak hukum, itulah yang menjadi ketidak adilan hukum dalam masalah ini. Misalnya para koruptor, seharusnya mereka di hukum mati karena bila hanya di hukum penjara pastinya dia akan menyuap penegak hukum agar hukuman untuknya dapat diringankan dan dapat melakukan korupsi lagi, dan Seharusnya penegak hukum lebih steril dan tidak memandang siapa yg akan diadili, diberi sanksi hukum, dihadapi, serta hrs melaksanakan tugasnya dengan jujur. Hukum membutuhkan sebuah keadilan ,kejujuran dan kebenaran harus dijunjung tinggi. Tujuan hukum yg sebenarnya adlh sebuah keadilan dan kebenaran (baik pada kasus dua pihak yg saling merasa benar agar bisa jd penengah, juga keadilan bagi ketaatan hukum yg sesuai dimana didalamnya agar terjamin kemanfaatan hukum sehingga hukum yg sdh dibuat untuk menjamin keselamatan, kebahagiaan serta kepentingan masyarakat luas).

    2. a. Sistem Hukum Sipil (civil law) berfokus pada penggunaan aturan2 hukum yg sifatnya tertulis. Berkembang di daratan Eropa (berasal dari Romawi yang kemudian berkembang ke Prancis) sehingga dikenal dgn Sistem Hukum Eropa Kontinental.Dengan ciri-ciri adanya berbagai ketentuan2 hukum yg dikodifikasi secara sistematis yg akan ditafsirkan lebih lanjut oleh hakim dalam penerapannya.
    dibagi menjadi 2, yaitu:
    -Hukum publik : negara dianggap sebagai subyek/obyek hukumnya.
    -Hukum privat : negara yg bertindak sebagai penengah dalam persidangan atau persengketaan.
    Tujuan sistem ini adalah kepastian hukum, dapat diwujudkan kalau tindakan – tindakan hukum manusia di dalam pergaulan hidup diatur dengan peraturan 2 hukum yg tertulis.
    Kelebihanya, sistem hukumnya tertulis dan terkodifikasi. Tujuannya supaya ketentuan yg berlaku dgn mudah dapat diketahui dan digunakan untuk menyelesaikan setiap terjadi peristiwa hukum (kepastian hukum yang lebih ditonjolkan). Kelemahannya adalah sistemnya terlalu kaku, tidak bisa mengikuti perkembangan zaman karena hakim harus tunduk terhadap perundang-undang yg sudah berlaku (hukum positif).

    b. Sistem Hukum Anglo Saxon/Anglo Amerika adalah sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi (keputusan2 hakim terdahulu yg kemudian menjadi dasar putusan hakim2 selanjutnya. Sumber hukumnya (putusan hakim, kebiasaan, dan peraturan administrasi negara) tidak tersusun secara hirarki .”Hukum privat lebih ditujukan kepada kaidah2 hukum tentang hak milik (law of property), hukum tentang orang (law of persons, hukum perjanjian (law of contract) dan hukum ttg perbuatan melawan hukum (law of tort). Kelebihannya adalah hakim diberi wewenang untuk melakukan penciptaan hukum melalui yurisprudensi. Kelemahannya adalah tidak ada jaminan kepastian hukumnya. Jika hakim diberi kebebasan untuk melakukan penciptaan hukum dikhawatirkan ada unsur subjektifnya.

    c. Sistem Hukum Islam berasal dari Arab, kemudian berkembang ke negara2 lain secara individual maupun kelompok. Sumber hukumnya Al-Qur’an, kitab suci kaum muslimin yg diwahyukan dari Allah kpd Nabi Muhammad saw melalui Jibril. Menganut suatu keyakinan dan ajaran islam dengan keimanan lahir batin.Negara2 yang menganutnya melaksanakan peraturan2 hukumnya sesuai dengan rasa keadilan berdasarkan peraturan perundangan yang bersumber dari Qur’an. Agama Islam berpengaruh sangat besar terhadap cara pembentukan negara maupun cara bernegara dan bermasyarakat bagi warga negara dan penguasanya.

    BalasHapus
  55. Nama : Ari Carizky NAvabella
    Kelas : IB
    Nim : 1611111072

    3. Hukum ialah peraturan yang dibuat dan disepakati secara resmi dan menjadi pengatur baik secara tertulis maupun tidak tertulis yang mengikat perilaku setiap masyarakat tertentu dan dikuatkan oleh pemerintah.

    Norma berarti penyikut atau siku-siku, suatu alat perkakas yang digunakan oleh tkag kayu. dari sinilah dapat diartikan norma sebagai pedoman, ukuran, aturan, atau kebiasaan. jadi norma adalah sesuatu yang dipakai untuk mengatur suatu yag lain atau sebuah ukuran. dengan adanya norma ini orang dapat menilai kebaikan atau keburukan suatu perbuatan. norma dapat di bedakan menjadi 5 yaitu,Norma sosial,Norma hukum,Norma sopan santun,Norma agama,dan Norma moral ke limanya ini sangat bermakna dalam kehidupan kita sehari – hari,dan juga berperan penting dalam mengatur segala sesuatu perundang – undangan di indonesia.

    Contoh :
    hukum : KUHPidana, KUHPerdata, hukum adat tidak dituliskan atau tidak dicantumkan pada perundang-undangan.
    norma kesopnan : Tidak meludah di sembarang tempat, memberi, atau menerima makanan dengan tangan kanan, tidak berbicara saat makan, menghormati orang yang lebih tua, memakai kata-kata yang sopan dan bertingkah laku yang baik, memakai pakaian yang sopan dan sesuai dengan tempatnya, membuang sampah pada tempatnya

    BalasHapus
  56. Nama : Frizki Andra Vian Santoso
    Nim : 1611111117
    Kelas : 1 A

    1.Menurut pendapat saya tentang artikel diatas tersebut manusia adalah sebagai makhluk sosial dalam kehidupan sehari – hari akan mengalami berbagai hal yang tanpa disengaja Didalam melakukan hubungan dimasyarakat timbul perkara atau kasus hal-hal tersebut diperlukannya hukum. Tetapi pada dasarnya hukum dinegeri ini masih lemah sehingga sering terjadinya pelanggaran-pelanggaran hukum, seperti penanganan kasus antara si miskin dan si kaya karena ini diakibatkan tidak adanya keseimbangan antara penguasa dan masyarakat biasa, yang membiasakan kasus diplentir sehingga tidak mendapatkan kepastian hukum yang jelas demi mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap hukum , maka kembalilah kefungsi dan tujuan hukum yang sebenarnya, yaitu;
     Tercapainya keteraturan dalam kehidupan manusia di dalam masyarakat.
     Tercapainya ketertiban didalam masyarakat dan tercapainya kepastian hukum yang ada dimasyarakat.
     Tercapainya tujuan hukum yang sesungguhnya yaitu keadilan.
    Dan agar peraturan-peraturan dapat dipatuhi dan ditaati sehingga menjadi kaidah hukum maka peraturan tersebut harus dilengkapi dengan unsur memaksa. Dengan demikian hukum mempunyai sifat mengatur dan memaksa setiap orang supanya mentaati tata tertib dalam masyarakat serta memberikan sanksi yang tegas berupa hukuman terhadap siapa saja yang tidak mau mematuhi peraturan-peraturan yang sudah ditetapkan.
    2. Sistem hukum
    A. Sistem hukum eropa kontinental adalah suatu sistem hukum dengan ciri-ciri adanya berbagai ketentuan-ketentuan hukum dikodifikasi dengan dihimpun secara sistematis dengan demikian sistem eropa continental tidak menuliskan setiap aturan-aturan di Negara yang menganut sistem hukum ini.
    Karakteristik: Sistem peradilan mengacu kepada penilaian juri,sedangkan hakim berfungsi mengatur jalannya persidangan dan menetapkan putusan.
    B. Sistem hukum agama adalah sistem hukum yang berdasarkan ketentuan oleh agama tertentu.
    Karakteristik: biasanya sistem hukum agama terdapat didalam kitab didalam agama masing-masing.
    C. Sistem hukum anglo saxon adalah suatu sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi, yaitu keputusan-keputusan para hakim terdahulu yang kemudian menjadi dasar putusan hakim-hakim selanjutnya.
    Karakteristik: setiap tindakan atau perbuatan hukum didasarkan pada aturan yang tertulis.
    3.- Hukum adalah peraturan berupa norma yang dibuat oleh lembaga resmi Negara untuk mengatur tingkah laku manusia, yang memiliki sifat mengikat dan memaksa serta sanksi, dan dijalankan oleh aparat-aparat penegak hukum.
    Contoh: UUD 1945, Perpu
    -Norma adalah aturan-aturan yang mengatur didalam bermasyarakat,dan didalam norma terkandung aturan aturan dan petunjuk kehidupan mengenai benar dan salah,baik atau buruk,pantas atau tidak pantas,yang harus ditaati oleh warga masyarakat.
    Contoh: Norma hukum, norma kesopanan, norma kebiasaan, norma agama, norma kesusilaan.

    BalasHapus
  57. Nama : Evi Rahmawati agustina
    Kelas : 1 A
    Nim : 1611111035

    1. Indonesia adalah negara hukum tetapi semenjak berevolusi menjadi negara demokrasi semuanya menjadi berubah terutama mengenai penegakan hukum. dimana orang kaya bisa membeli hukuman sedangkan orang miskin ditindas oleh orang kaya yg bisa membeli hukuman tersebut. contohnya kasus nenek minah yang mengambil 3 buah kakao di kebun PT RSA 4. nenek minah hanya ingin menambah sedikit bibit kakao yang berada di kebunnya. yang kepergok oleh mandor kebun tersebut sedangkan di kebun milik PT RSA 4 telah ditulis "dilarang mengambil kakao dikebun ini" tetapi nenek minah buta huruf sehingga ia tidak bisa membaca. lalu nenek mina diseret ke meja hijau dan dihukum selama 1 bulan 15 hari. sedangkan para koruptor yang mengambil uang negara hingga miliaran rupiah tidak pernah dijerat hukuman sesuai dengan undang-undang yang berlaku bahkan kemungkinan para koruptor itu bisa bebas dengan adanya uang yang bisa membeli hukuman tersebut. solusinya untuk para penegak hukum harus bentindak tegas dan memberi keadilan seadil-adilnya terhadap para pelaku maupun terhadap korban karena indonesia adalah negara kesatuan bukan negara yang membeda-bedakan antar sesama manusia.

    BalasHapus
  58. 2. A. ANGLO AMERIKA / ANGLO SAXON :
    Anglo amerika atau anglo saxon lahir di negara inggris, sistem ini mendasarkan setiap tindakan atau perbuatan hukum kepada kebiasaan. Dengan demikian sistem eropa kontinental tidak menuliskan setiap aturan-aturan.
    Karakteristik dari sitem ini :
    1) Sistem peradilan mengacu kepada penilaian juri sedakang hakim berfungsi mengatur perjalanan persidangan dan menetapkan keputusan
    2) Yurisprudensi atau putusan hakim terdahulu menjaddi rujukan absolute
    Sistem ini digunakan dibeberapa di benua Eropa dan Amerika
    B. CIVIL LAW / EROPA KONTINENTAL
    Civil law atau eropa kontinental adalah separangkat aturan yang mendasar perbuatan kepada aturan yang tertulis ( kode sipil). Sistem ini menjadikan undang-undang sebagai su,ner hukum utama.
    Karakteristik civil law :
    1) Setiap tindakan atau perbuatan hukum di dasarkan kepada aturan hukum tertulis
    2) Pada sistem peradilan hakim berfungsi memutuskan, putusan tersebut didasarkan kepada peraturan perundang-undangan.
    3) Yurisprudensi atau putusan hakim terdahulu dijadikan sebagai alternatif.
    Sistem ini banyak digunakan 2/3 daei jumlah negara. Civil law bersifat universal.
    C. Sistem Hukum Adat
    Berkembang dilingkungan kehidupan sosial di Indonesia, Cina, India, Jepang, dan negara lain, Di Indonesia asal mula istilah hukum adat adalah dari istilah ”Adatrecht” yang dikemukakan oleh Snouck Hugronje.
    Penggolongannya
    1) Sifat hukum adat adalah tradisional dengan berpangkal pada kehendak nenek moyangnya.
    2) Hukum adat berubah-ubah karena pengaruh kejadian dan keadaan sosial yang silih berganti.
    Karena sifatnya yang mudah berubah dan mudah menyesuaikan dengan perkembangan situasi sosial, hukum adat elastis sifatnya. Karena sumbernya tidak tertulis, hukum adat tidak kaku dan mudah menyesuaikan diri

    3. Perbedaan norma dan hukum :
    Norma adalah pedoman atau aturan yang berlaku di kehidupan bermasyarakat. Aturan yang bertujuan untuk mencapai kehidupan masyarakat yang aman, tertib dan sentosa.
    sedangkan hukum adalah peraturan yang berupa norma dan sanksi yang dibuat dengan tujuan untuk mengatur tingkah laku manusia, menjaga ketertiban, keadilan, mencegah terjadinya kekacauan.
    Contoh norma-norma :
    1. Norma kesusilaan, yaitu peraturan hidup yang berasal dari hati nurani manusia. Norma kesusilaan menentukan mana yang baik dan mana yang buruk. Norma susila yang mendorong manusia untuk kebaikan akhlak pribadinya. Contoh norma kesusilaan :
    a. Hormatilah sesamamu.
    b. Bersikaplah jujur.
    2. Norma kesopanan adalah peraturan hidup yang bersumber dari tata pergaulan masyarakat tentang etika sopan santun, dan tata krama dalam masyarakat
    contoh norma kesopanan :
    a. Yang muda harus menghormati yang lebih tua usianya
    b. Jika bertamu harus mengetok pindu dan memberi salam
    3. Norma agama merupakan sekumpula kaidah atau peraturan hidup yang sumbernya dari wahyu ilahi. contoh norma agama :
    a. Hormatilah bapak ibumu
    b. Tidak boleh bertindak asusila
    4. Norma hukum, yaitu ketentuan yang dibuat oleh pejabat yang berwenang yang mempunyai sifat memaksa untuk melindungi kepentingan manusia dalam per­gaulan hidup di masyarakat dan mengatur tata tertib kehidupan ber­masyarakat. contoh norma hukum :
    a. Barang siapa menghilangkan nyawa orang lain dikenakan pidana penjara dengan ancaman pidana sekurang-kurangnya 15 tahun.
    b. Pengemudi kendaraan bermotor harus membawa Surat Ijin mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

    BalasHapus
  59. Nama : Muhammad Akbar Aulia
    Kelas : I A
    NIM : 1611111154

    1.menurut pendapat saya, hukum di Indonesia banyak dirasakan akan ketidak adilan dan kepercayaan terhadap penegak hukum. Secara fisologis, tujuan hukum ialah mencapai kedamaian, yang berarti keserasian dengan nilai ketertiban. Selain itu tujuan dari hukum ialah untuk mewujudkan keadilan. Pengadilan merupakan tempat dalam proses penegakan hukum serta untuk mencari keadilan. Sering melihat kasus seperti orang kaya yang dengan mudah dengan membeli hukum itu dengan semudahnya.seperti kasusnya gayus tambunan dengan mudahnya dia menyuap hakim untuk berlibur ke bali selama masa penahanannya itu sebabnya hukum di indonesia itu seperti pisau yaitu semakin kebawah semakin tajam sedangkan semakin keatas semakin tumpul. Karna ulah para penegak hukum yang tidak amanah atas prinsipnya dia malah memberi makan anak istrinya dengan hasil kerja haram seperti itu.
    Menurut analisa saya, penyebab utama dalam penyelewengan penegakan hukum memang ada pada para oknum penegak hukum. Sebagus apapun hukum yang berlaku di suatu negara, jika para pelaksana hukumnnya tidak benar-benar menegakkan hukum dengan baik, maka cita-cita atau tujuan hukum itu sendiri tidak akan tercapai. Tujuan hukum adalah untuk mengatur segala pergaulan hidup manusia dengan secara damai. Hukum menghendaki adanya suatu perdamaian dan keadilan. Praktik-praktik penyimpangan dalam proses hukum seperti mafia peradilan, proses peradilan hukum yang diskriminatif, jual-beli putusan hakim, atau tebang pilih kasus merupakan realitas yang kita lihat secara nyata dalam praktik penegakan hukum di Negara ini. Ketidakadilan dalam penegakan hukum di Indonesia ini menimbulkan berbagai dampak negatif, salah satunya adalah hilangnya rasa hormat dan krisis kepercayaan masyarakat tehadap para penegak hukum di negeri ini.

    BalasHapus
  60. Nama : Muhammad Akbar Aulia
    Kelas : I A
    NIM : 1611111154

    2. A)Sistem Hukum Eropa Kontinental
    • Berkembang di negara-negara Eropa (istilah lain Civil Law = hukum Romawi).
    • Dikatakan hukum Romawi karena sistem hukum ini berasal dari kodifikasi hukum yang berlaku di kekaisaran Romawi pada masa Pemerintahan Kaisar Yustinianus abad 5 (527-565 M).
    • Kodifikasi hukum itu merupakan kumpulan dari berbagai kaidah hukum yang ada sebelum masa Yustinianus yang disebut Corpus Juris Civilis (hukum yg terkodifikasi)
    • Corpus Juris Civilis dijadikan prinsip dasar dalam perumusan dan kodifikasi hukum di negara-negara Eropa daratan seperti Jerman, Belanda, Prancis, Italia, Amerika Latin, Asia (termasuk Indonesia pada masa penjajahan Belanda).
    • Artinya adalah menurut sistem ini setiap hukum harus dikodifikasikan sebagai daar berlakunya hukum dalam suatu negara.

    Prinsip utama atau prinsip dasar :
    • Prinsip utama atau prinsip dasar sistem hukum Eropa Kontinental ialah bahwa hukum itu memperoleh kekuasaan mengikat karena berupa peraturan yang berbentuk undang-undang yang tersusun secara sistematis dalam kodifikasi.
    • Kepastian hukumlah yang menjadi tujuan hukum. Kepastian hukum dapat terwujud apabila segala tingkah laku manusia dalam pergaulan hidup diatur dengan peraturan tertulis, misalnya UU.
    • Dalam sistem hukum ini, terkenal suatu adagium yang berbunyi ”tidak ada hukum selain undang-undang”.
    • Dengan kata lain hukum selalu diidentifikasikan dengan undang-undang (hukum adalah undang-undang).
    2 B) Sistem Hukum Islam
    Sistem hukum Islam berasal dari Arab, kemudian berkembang ke negara-negara lain seperti negara-negara Asia, Afrika, Eropa, Amerika secara individual maupun secara kelompok.Sistem hukum Islam menganut suatu keyakinan dan ajaran islam dengan keimanan lahir batin secara individual.
    Negara-negara yang menganut sistem hukum Islam dalam bernegara melaksanakan peraturan-peraturan hukumnya sesuai dengan rasa keadilan berdasarkan peraturan perundangan yang bersumber dari Qur’an.
    Dari uraian diatas tampak jelas bahwa di negara-negara penganut asas hukum Islam, agama Islam berpengaruh sangat besar terhadap cara pembentukan negara maupun cara bernegara dan bermasyarakat bagi warga negara dan penguasanya.
    2. C) Sistem Hukum Anglo Saxon
    Mula-mula berkembang di negara Inggris, dan dikenal dgn istilah Common Law atau Unwriten Law (hukum tidak tertulis. Sistem hukum ini dianut di negara-negara anggota persemakmuran Inggris, Amerika Utara,Kanada, Amerika Serikat.
    Sumber Hukum :
    - Putusan–putusan hakim/putusan pengadilan atau yurisprudensi (judicial decisions). Putusan-putusan hakim mewujudkan kepastian hukum, maka melalui putusan-putusan hakim itu prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah hukum dibentuk dan mengikat umum.
    - Kebiasaan-kebiasaan dan peraturan hukum tertulis yang berupa undang-undang dan peraturan administrasi negara diakui juga, kerena pada dasarnya terbentuknya kebiasaan dan peraturan tertulis tersebut bersumber dari putusan pengadilan.
    Putusan pengadilan, kebiasaan dan peraturan hukum tertulis tersebut tidak tersusun secara sistematis dalam kodifikasi sebagaimana pada sistem hukum Eropa Kontinental.

    BalasHapus
  61. Nama : Muhammad Akbar Aulia
    Kelas : I A
    NIM : 1611111154

    3. Hukum ialah peraturan yang dibuat dan disepakati secara resmi dan menjadi pengatur baik secara tertulis maupun tidak tertulis yang mengikat perilaku setiap masyarakat tertentu dan dikuatkan oleh pemerintah. Biasanya juga dapat dikatakan sebagai UU, peraturan, patokan (kaidah, ketentuan.
    Norma berasal dari bahasa latin yakni norma, yang berarti penyikut atau siku-siku, suatu alat perkakas yang digunakan oleh tukang kayu. Dari sinilah kita dapat mengartikan norma sebagai pedoman, ukuran, aturan atau kebiasaan. Jadi norma ialah sesuatu yang dipakai untuk mengatur sesuatu yang lain atau sebuah ukuran. Dengan norma ini orang dapat menilai kebaikan atau keburukan suatu perbuatan.
    1) NORMA KESUSILAAN adalah peraturan hidup yang dianggap sebagai suara hati sanubari manusia. Contoh Norma kesusilaan yaitu dilarang membunuh, berkata jujur
    2) NORMA AGAMA merupakan sekumpula kaidah atau peraturan hidup yang sumbernya dari wahyu ilahi. Contohnya sholat tepat pada waktunya
    3)NORMA ADAT adalah peraturan hidup yang bersumber dari tata pergaulan masyarakat tentang etika sopan santun, dan tata krama dalam masyarakat. Contoh Tidak meludahi di sembarang tempat
    3) NORMA HUKUM adalah norma/aturan-aturan yang bersumber dari pemerintah atau negara.Barang siapa menghilangkan nyawa orang lain dikenakan pidana penjara dengan ancaman pidana sekurang-kurangnya 15 tahun.

    BalasHapus
  62. NAMA : MOHAMMAD MAGFUR SUMARSONO WILIS
    KELAS : 1 A
    NIM : 1611111143

    1. Menurut saya hukum di Indonesia masih sangat lemah dan memprihatinkan dikarenakan masih sering kita lihat dalam kasus dimana para aparat penegak hukum kurang jujur dan kurang tegas dalam memberantas pelanggaran hukum. Selain itu masih banyaknya praktek jual beli kasus dipersidangan bagi mereka yang memiliki kekuasaan dan dapat dibeli dengan uang, maka sebaliknya tindakan yang tidak pantas bagi mereka yang lemah terhadap hukum dikarenakan hukum tidak mau berkompromi dengan mereka . Contohnya pernah terjadi kasus dimana seorang nenek mencari kayu dan ranting - ranting pohon yang kering di hutan untuk dijadikan kayu bakar dan dimana lahan hutan tersebut merupakan lahan yang dimiliki oleh perusahaan dan nenek tersebut dituduh telah mencuri kayu milik perusahaan, sehingga nenek tersebut diseret ke pengadilan dan dijatuhi hukuman atas perbuatannya. Dapat dilihat dari masalah tersebut maka solusinya adalah agar para penegak hukum lebih sadar akan aturan penegakan hukum sehingga hukum di Indonesia dapat bersifat adil dan tidak memihak antara para masyarakat atas dan para masyarakat bawah serta para penegak hukum harus bertindak tegas dan tanpa kompromi dalam menegakkan hukum di Indonesia ini agar sistem hukum di Indonesia dapat lebih maju dan lebih dipercaya oleh masyarakat Indonesia.

    2. SISTEM HUKUM di DUNIA
    A.Sistem Hukum Eropa Kontinental
    Berkembang di negara-negara Eropa (istilah lain Civil Law = hukum Romawi).
    Dikatakan hukum Romawi karena sistem hukum ini berasal dari kodifikasi hukum yang berlaku di kekaisaran Romawi pada masa Pemerintahan Kaisar Yustinianus abad 5 (527-565 M). Kodifikasi hukum itu merupakan kumpulan dari berbagai kaidah hukum yang ada sebelum masa Yustinianus yang disebut Corpus Juris Civilis (hukum yg terkodifikasi) Corpus Juris Civilis dijadikan prinsip dasar dalam perumusan dan kodifikasi hukum di negara-negara Eropa daratan seperti Jerman, Belanda, Prancis, Italia, Amerika Latin, Asia (termasuk Indonesia pada masa penjajahan Belanda). Artinya adalah menurut sistem ini setiap hukum harus dikodifikasikan sebagai daar berlakunya hukum dalam suatu negara. Sumber hukum sistem ini adalah undang-undang, peraturan-peraturan hukum, dan kebiasaan-kebiasaan yang hidup dan diterima sebagai hukum oleh masyarakat.
    B. Sistem Hukum Adat
    Sistem hukum adat adalah sistem hukum yang tidak tertulis, yang tumbuh dan berkembang serta tertpelihara karena sesuai dengan kesadaran hukum masyarakatnya. Karena hukum adat sifat nya tidak tertulis, maka hukum adat senantiasa dapat menyesuaikan diri dengan perubahan dan perkembangan yang terjadi dalam masyarakat. Yang berperan dalam melaksanakan sistem hukum adat ialah pemuka adat sebagai pemimpian yang sangat disegani dan besar pengaruhnya dalam lingkungan masyarakat adat, untuk memelihara ketertiban dan ketenteraman masyarakat. Sistem hukum adat terdapat dalam kehidupan masyarakat Indonesia dan negara-negara Asia lainnya seperti Cina, India, Pakistan, dan lain-lain. Sumber Hukumnya adalah peraturan-peraturan hukum tidak tertulis
    yang tumbuh dan berkembang dimasyarakat, dan sifat hukum adat adalah tradisional dengan berpangkal pada kehendak nenek moyangnya.

    BalasHapus
  63. NAMA : MOHAMMAD MAGFUR SUMARSONO WILIS
    KELAS : 1 A
    NIM : 1611111143

    2. C. Sistem Hukum Islam
    Sumber hukum islam semula dianut oleh masyarakat Arab, karena di tanah
    Arab-lah awal mulanya timbul dan menyebarnya agama islam. Kemudian agama Islam berkembang ke seluruh pelosok dunia, terutama negara-negara Asia, Afrika, Eropa, Amerika secara individu dan kelompok. Malahan beberapa negara di dunia (Seperti Arab Saudi dan Pakistan) menjadikan hukum islam sebagai sistem hukum yang berlaku dan megikat bagi masyarakatnya. Sistem hukum islam bersumber kepada Al-Qur’an, sunnah Nabi (hadist), ijma, dan qiyas.

    3.- Hukum adalah suatu sistem yang dibuat manusia untuk membatasi tingkah laku manusia agar tingkah laku manusia dapat terkontrol , hukum adalah aspek terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan, Hukum mempunyai tugas untuk menjamin adanya kepastian hukum dalam masyarakat. Oleh karena itu setiap masyarat berhak untuk mendapat pembelaan didepan hukum sehingga dapat di artikan bahwa hukum adalah peraturan atau ketentuan-ketentuan tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur kehidupan masyarakat dan menyediakan sangsi bagi pelanggarnya
    - Norma adalah aturan-aturan atau pedoman sosial yang khusus mengenai tingkah laku, sikap, dan perbuatan yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan di lingkungan kehidupannya.
    Contoh norma :
    - Norma keagamaan, yaitu norma yang berasal dari kepercayaan umat beragama terhadap Tuhan Yang Maha Esa
    Contoh : dilarang mencuri dan menfitnah orang lain.
    - Norma kesusilaan, yaitu norma yang berasal dari suara hati atau berasal dari diri manusia itu sendiri.
    Contoh : menolong sesama manusia.
    - Norma kesopanan, yaitu norma yang berasal dari peraturan yang berlaku dalam masyarakat.
    Contoh : menghormati orang yang lebih tua.
    - Norma hukum, yaitu norma yang berasal dari
    Contoh : barang siapa yang mencuri akan diberi sanksi pidana.

    BalasHapus
  64. NAMA : MOHAMMAD ASLAM NH
    NIM : 1611111046
    KELAS : 1A

    1. SERAKAH!! Itulah kata yang pertama muncul di fikiran saya setelah membaca artikel di atas ini,Indonesia merupakan Negara hukum, dinyatakan pula secara tertulis dalam pasal 1 ayat 3 Undan- Undang Dasar 1945 hasil amandemen. Namun saat ini istilah yang digunakan untuk menggambarkan hukum Indonesia adalah “runcing kebawah , tumpul ke atas “ mengenai artikel di atas menurut saya penyebab boboroknya sistem hukum di Indonesia bukanlah pada praktiknya akan tetapi problemnya terdapat pada oknum-oknum penegak hukum, itu sendiri keadilan hanya jadi tontonan bagi mereka yang diperbudak jabatan, karna sejauh ini hukum tidak hanya di lakukan semata-mata untuk menciptakan keadilan atau perdamaiandi dalam negara tetapi hukum malah digunakan untuk alat perdagangan bahkan politik untuk mendapatkan kekuasaan, Dengan kualitas penegakkan hukum yang buruk sama saja telah mencoreng nama baik penegak hukum dan sekaligus mencederai keadilan di Negeri ini.
    Dengan situasi keadilan yang buruk apabila tidak segera diatasi akan memicu berbagai tindakan tindakan anarkis. Tidak hanya tindakan anarkis saja yang terjadi akibat lemahnya hukum di Indonesia, penegakkan hukum yang buruk juga akan menimbulkan ketidakpercayaan terhadap hukum oleh masyarakat. Dengan keadaan seperti itu masyarakat akan mencari keadilan dengan cara mereka sendiri, contohnya main hakim sendiri yang merupakan perwujudan rasa ketidakpercayaan masyarakat terhadap hukum,
    seharusnya penegak hukum itu harus mengetahui aspirasi-aspirasi dari masyarakat, karena tugas penegak hukum itu memberi pelayanan dan keadilan bagi masyarakat, semogah tuhan memberikan kesembuhan untuk hukum di Indonesia tercinta ini, karna sebaik-baiknya keadilan adalah keadilan yang diberikan oleh tuhan

    BalasHapus
  65. 2.A. anglo saxon (Common Law)
    Sistem hukum Anglo Saxon mula – mula berkembang di negara Inggris, dan dikenal dengan istilah Common Law atau Unwriten Law (hukum tidak tertulis). Sistem Anglo-Saxon adalah suatu sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi, yaitu keputusan-keputusan hakim terdahulu yang kemudian menjadi dasar putusan hakim-hakim selanjutnya. Sistem hukum ini diterapkan di Irlandia, Inggris, Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, Kanada (kecuali Provinsi Quebec) dan Amerika Serikat (walaupun negara bagian Louisiana mempergunakan sistem hukum ini bersamaan dengan sistim hukum Eropa Kontinental Napoleon).

    B. Eropa kontinental
    Sistem hukum eropa kontinental banyak dianut dan dikembangkan di negara-negara eropa. Sistem hukum eropa kontinental biasa disebut dengan istilah “Civil Law” atau yang disebut juga sebagai “Hukum Romawi”. Sistem hukum ini disebut sebagai hukum romawi karena sistem hukum eropa kontinental memang bersumber dari kodifikasi hukum yang digunakan pada masa kekaisaran romawi tepatnya pada masa pemerintahan Kaisar Yustinianus yang memerintah romawi pada sekitar abad ke-5 antara 527 sampai dengan 565 M.

    C. Hukum islam
    Suatu sistem hukum yang mendasarkan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah (kitab Al-qur’an) dan rasul-nya (kitab hadis) kemudian disebut dengan syari’at atau hasil pemahaman ulama terhadap ketentuan di atas (kitab fiqih) kemudian disebut dengan ijtihad yang menata hubungan manusia dengan allah, manusia dengan manusia dan manusia dengan benda.
    Sistem hukum Islam berasal dari Arab, kemudian berkembang ke negara-negara lain seperti negara-negara Asia, Afrika, Eropa, Amerika secara individual maupun secara kelompok.
    Sumber Hukum
    1) Qur’an, yaitu kitab suci kaum muslimin yang diwahyukan dari Allah kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.
    2) Sunnah Nabi (hadist), yaitu cara hidup dari nabi Muhammad SAW atau cerita tentang Nabi Muhammad SAW.
    3) Ijma, yaitu kesepakatan para ulama besar tentang suatu hak dalam cara hidup.
    4) Qiyas, yaitu analogi dalam mencari sebanyak mungkin persamaan antara dua kejadian.

    Perbedaan :
    Perbedaan yang palig mendasar antara Sistem Hukum Eropa Continental (Eropa) dan Sistem Hukum Anglo-Saxon (AS) dan hukum islam . Pada Sistem Hukum Eropa Continental, filosofinya tampak pada sifat-sifatnya yang represif, yang cenderung melindungi yang berkuasa. Sedangkan Sistem Hukum Anglo Saxon selain tentunya ada sifat yang represif, namun sifat penekanannya lebih mengutamakan pada sifat-sifat yang preventif. Pasal-pasalnya merupakan rambu-rambu untuk mencegah munculnya KKN dalam segala bentuk maupun manifestasinya. Selain mencegah terjadinya white collar crime dan corporate crime juga untuk mencegah terjadinya distorsi, keharusan memberikan proteksi bagi kepentingan umum dan bukan untuk kepentingan orang perorang, serta menjamin partisipasi dan pengawasan sosial secara transparan dan demokratis. Dan pada hukum islam semua menganut pada kitab suci al-qur’an

    3.A)Hukum ialah peraturan yang dibuat dan disepakati secara resmi dan menjadi pengatur baik secara tertulis maupun tidak tertulis yang mengikat perilaku setiap masyarakat tertentu dan dikuatkan oleh pemerintah. Biasanya juga dapat dikatakan sebagai UU, peraturan, patokan (kaidah, ketentuan) dan di sertai sanksi
    CONTOH: undang-undang, perda dll.

    B)Norma adalah ketentuan yang mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat. Ketentuan tersebut mengikat bagi setiap manusia yang hidup dalam lingkungan berlakunya norma tersebut,adapun macam-macam norma,
    -(norma susila) contoh :bersikaplah jujur
    -(norma kesopanan) contoh :jangan meludah di kelas
    -(norma agama) contoh : jangan membunuh sesame makhluk
    -(norma hukum) contoh :Pasal 1234 BW menyatakan bahwa tiap-tiap perikatan adalah untuk memberikan sesuatu, untuk berbuat sesuatu atau untuk tidak berbuat sesuatu

    BalasHapus
  66. Nama : ARYA CIPTA NUGRAHA
    KELAS : FH-1A
    NIM : 1611111024
    1. Saya juga setuju soal artikel yang di muat saudara di atas. Karena sering saya pikir memang hukum di indonesia ini sudah menjamur. Orang yang punya uang akan berkuasa dan seakan akan bisa membeli hukum tersebut. Seakan – akan orang yang kaya raya kebal terhadap hukum yang ada di negara kita ini. Sudah banyak contoh yang bisa kita lihat, di berita, majalah, maupun surat kabar. Para koruptor ada yang bisa bebas sampai ke BALI maeskipun dia dalam setatus tahanan. Belum lagi berita yang para koruptor dibuatkan sel tahanan yang istimewa seperti di hotel yang berbeda sekali dengan sel tahanan orang miskin yang seadanya bahkan ada yang kotor sekali. Itu tandanya banyak OKNUM penegak hukum yang masih dapat di suap dengan segebok uang. Beda sekali dengan ratyat miskin, sudah tua keronta yang hanya memetik sebuah buah kakau yang jatuh karena tidak ada yang mengambil dari pada membusuk tak ada yang memakan. Yang harganya jauh dengan hasil para koruptor yang sangat merugikan ratyat.
    2. Sistim hukum sipil adalah sistem hukum yang diilhami dari hukum Romawi dengan ciri ditulis dalam suatu kumpulan, dikodifikasi, dan tidak dibuat oleh hakim. Sumber hukum utama dalam sistem ini adalah undang-undang yang merupakan kumpulan pasal-pasal sistematis yang saling berhubungan yang disusun berdasarkan subjek[6] dan yang menjelaskan asas-asas hukum, hak, kewajiban, dan mekanisme hukum dasar. Undang-undang biasanya dibuat oleh legislatif.
    Sistem hukum umum (common law) adalah hukum yang dibangun oleh para juri melalui putusan-putusan pengadilan yang serupa, sebagai kebalikan dari hukum yang diterima melalui proses legislasi atau peraturan yang dikeluarkan oleh lembaga eksekutif. Sistem hukum umum membentuk bagian utama dari hukum banyak negara, terutama di negara-negara yang merupakan bekas koloni atau wilayah dari Britania. Dia terkenal karena terdapat hukum tidak tertulis yang luas mencerminkan sebuah konsensus penghakiman dengan sejarah berabad-abad oleh para juris.
    Sistem hukum Agama adalah hukum yang mengatur keseluruhan persoalan dalam kehidupan berdasarkan atas ketentuan agama tertentu. Agama sendiri merupakan prinsip atau sebuah kepercayaan kepada Tuhan. Jika seseorang tidak memiliki iman atau kepercayaan yang kuat maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut telah melanggar norma atau hukum agama.
    3. Perbedaan yang mendasar tentang norma hukum dan norma lainnya adalah norma hukum peraturannya dibuat oleh negara sedangkan norma lainnya tidak. Berlakunya dipaksakan oleh aparat penegak hukum dengan sangsi yang langsung berbeda dengan norma agama yang memiliki sangsi yang tidak langsung
    -(norma susila) contoh :bersikaplah jujur
    -(norma kesopanan) contoh :jangan meludah di kelas
    -(norma agama) contoh : jangan membunuh sesame makhluk
    -(norma hukum) contoh :Pasal 1234 BW menyatakan bahwa tiap-tiap perikatan adalah untuk memberikan sesuatu, untuk berbuat sesuatu atau untuk tidak berbuat sesuatu

    BalasHapus
  67. NAMA :FX ALFREDO FENANLAMPIR
    NIM :1611111055
    KLS :1A PAGI

    1. menurut pendapat dan solusi saya Keadilan hukum harus ditegakkan seadil-adilnya, hukum yang tidak memihak (tanpa pandang bulu). Lembaga hukum harus menjunjung tinggi hukum, dengan mengambil suatu tindakan atau keputusan dengan seadil-adilnya tanpa adanya kecurangan atau keberpihakkan kepada salah satu pihak yang akan menguntungkan bagi dirinya. mensinkronkan antara sistem, pembuat hukum dan pelaksana penegakan hukum agar hukum dapat berjalan dengan baik. Dan bagi para koruptor harus ada hukuman yang memiskinkan koruptor, sehingga ada efek jera bagi para koruptor.

    2.[A] HUKUM ADAT

    hukum adat Bersumber dari peraturan hukum tidak tertulis yang berkembang di mayarakat
    Bersifat tradisional dan berpangkal pada kehendak nenek moyang Peraturan hukum adat sering terjadi perubahan tergantung dari situasi sosial masyarakat yang kadang perubahan tidak disadari dan cenderung lebih bersifat elestis.
    [B] HUKUM ISLAM
    Mulai dianut masyarakat Arab sebagai awal timbulnya penyebaran Islam kemudian berkembang ke negara lain seperti kawasan Asia, Eropa, Afrika, dan Amerika disesuaikan dengan pembentukan negara yang berasaskan Islam
    Sumber hukum Islam: Quran, Sunnah, Ijma, Qiyas
    Sistem hukum Islam dalam Hukum Fiqh terdiri dari dua pokok hukum yaitu
    Hukum rohaniah, berupa cara cara menjalankan upacara tentang kebatinan terhadap Allah seperti salat, puasa, zakat, haji, dsb.Hukum duniawi, hukum muamalat, nikah, jinayat, aqdiyah, al-khilafah.
    [C] CIVIL LAW EROPA KONTINETALCivil
    Berasal dari hukum Romawi yaitu jus guiritum yakni hukum privat yang diaplikasikan kepada warga negara dan diantara warga negara dan jus gentium yang diaplikasikan secara internasional yaitu antar negara. Pada perkembangannya hukum tersebut dikodifikasi dan pertama kali diterapkan di Eropa daratan.

    3.[A] NORMA
    Norma adalah aturan-aturan atau pedoman sosial yang khusus mengenai tingkah laku, sikap, dan perbuatan yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan di lingkungan kehidupannya. Dari sudut pandang umum sampai seberapa jauh tekanan norma diberlakukan oleh masyarakat,norma dapat di bedakan menjadi 5 yaitu,Norma sosial,Norma hukum,Norma sopan santun,Norma agama,dan Norma moral ke limanya ini sangat bermakna dalam kehidupan kita sehari – hari,dan juga berperan penting dalam mengatur segala sesuatu perundang – undangan di indonesia.Khususnya hukum di Indonesia.
    CONTOH Norma terbagi 4 Norma yakni Norma agama, Norma kesusilaan, Norma Hukum, Norma Kesopanan, disetia norma tersebut memiliki contoh-contoh nya dan penjelasannya, disetiap contoh tersebut sangat kental dengan dari ke 4 norma-norma tersebut, Norma harus dipatuhi oleh setiap masyarakat agar mereka tidak dicaci maki oleh orang disekitar kita, karna norma-orma disetiap daerah berbeda-beda, karna disetiap daerah memiliki norma-norma tersendiri sehingga kita harus mematuhi apa yang berlaku disana, sehingga ada baiknya kita mengetahui norma-norma apa saja yang ada dimasyarakat
    [B] HUKUM
    Hukum adalah suatu sistem yang dibuat manusia untuk membatasi tingkah laku manusia agar tingkah laku manusia dapat terkontrol, hukum adalah aspek terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan, hukum mempunyai tugas untuk menjamin adanya kepastian hukum dalam masyarakat.
    CONTOH Pembunuhan menjadi salah satu masalah sosial di dalam masyarakat dan di seluruh dunia.Pembunuhan merupakan salah satu masalah HAM yang sangat berat dan merupakan tindakan yang sangat keji.Pembunuhan dapat terjadi karena berbagai faktor seperti dilatar belakangi dendam, masalah kejiwaan,terdesak dan keterbatasan.Maraknya tindakan pembunuhan dalam masyarakat seperti mutilasi,pencurian jenajah untuk diambil organnya atau untuk dijual bagian tubuh seperti rambut.
    yang harus di hukum sesuai sanksi

    BalasHapus
  68. NAMA :INDAH SITORUS
    KELAS :1B
    NIM :1611111145

    1.menurut saya ,penyebab melemah nya bahkan miris nya hukum di indonesia ,tak lain dan tak bukan adalah karena kesalahan oknum penegak hukum.
    hukum yang seharus ny dibuat untuk mencapai kedalian malah di perjual belikan.
    mereka yang berbuat kesalahan dan layak menerima hukuman malah seakan bebas tanpa beban.
    dan ahkirnya yang terjadi adalah yng berduit yang berkuasa. dan yang tidak berduit jadi korban rekayasa hukum.
    contohnya saja . gayus tambunan melakukan korupsi .mengambil uang yang bukan hak milik nya. bukan hitungan seribu atau 500 ribu. bahkan ratusan juta lebih. seharus nya berada di penjara, menerima hukuman yang pntas ia terima. malah boleh berlibur kebali, bukan cuman penegak hukum yang di suap. bahkan gedung penjara sja sudah di beli.mungkin negara lain ada yang menertawakan indonesia , hukum indonesia keras, namun banyak penegak hukum nya yang mata duitan!
    saya pikir bnyak penegak hukum yang berbuat demikan karena mereka tau cara mengelak dari kesalahn. memutar balikkan fakta. dan lain sebagainya. sebenarnya bukan hukum di indonesia yang salah. tapi para penegak hukumnya lah yang salah,
    jika terus menerus seperti ini . maka mungkin akan ada bnyak orang yang ingin memperkaya diri sendiri dengan cara yang salah. kemudian ketika mereka tertangkap basah melakukan kesalahan nya. maka mereka akan menggunakan kekayaan mereka lalu mengelak dari hukum!.
    secara otomatis msyrakat yang tidak berduit yag melalukan kesalahan yang keciL akan selalu di persalahkan di tekan dan lain sebgainya.
    maka seharusnya penegak hukum harus bercermin dari setiap kasus yang sudah ada, memiliki pola pikir yang tertuju pda "keadilan" bukan "keserakahan" . supya setiap aturan hukum yang dibuat sesuai dengan kenyataan . dan pada akhirnya terciptalah keadlian dan kepercayaan . antara masyarakat dan para penegak hukum.


    2.*Sistem Hukum Eropa Kontinental
    Berkembang di negara-negara Eropa (istilah lain Civil Law = hukum Romawi).
    Dikatakan hukum Romawi karena sistem hukum ini berasal dari kodifikasi hukum yang berlaku di kekaisaran Romawi pada masa Pemerintahan Kaisar Yustinianus abad 5 (527-565 M)Prinsip utama atau prinsip dasar sistem hukum Eropa Kontinental ialah bahwa hukum itu memperoleh kekuasaan mengikat karena berupa peraturan yang berbentuk undang-undang yang tersusun secara sistematis dalam kodifikasi.

    * Sistem Hukum Anglo Saxon
    Mula-mula berkembang di negara Inggris, dan dikenal dgn istilah Common Law atau Unwriten Law (hukum tidak tertulis). Putusan-putusan hakim mewujudkan kepastian hukum, maka melalui putusan-putusan hakim itu prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah hukum dibentuk dan mengikat umum. dan peraturan nya tidak tersusun secara sistematis dalam kodifikasi.
    *Sistem Hukum Adat
    Berkembang dilingkungan kehidupan sosial di Indonesia, Cina, India, Jepang, dan negara lain.Sistem hukum adat umumnya bersumber dari peraturan-peraturan hukum tidak tertulis yang tumbuh dan berkembang serta dipertahankan berdasarkan kesadaran hukum masyarakatnya.
    Sifat hukum adat adalah tradisional dengan berpangkal pada kehendak nenek moyangnya.
    Hukum adat berubah-ubah karena pengaruh kejadian dan keadaan sosial yang silih berganti.

    perbedaannya: perbedaan nya terdapat pada sumberhukum nya , *hukum eropa kontinental sumberhukumnya terdapat pada Undang-undang yng dibentuk oleh legislatif (Statutes).
    *hukum anglo saxon ,sumber hukumnya bersumber dari Putusan–putusan hakim/putusan pengadilan atau yurisprudensi (judicial decisions).
    *hukum adat, sumber hukumnya bersumber dari peraturan-peraturan hukum tidak tertulis yang tumbuh dan berkembang serta dipertahankan berdasarkan kesadaran hukum masyarakatnya.

    BalasHapus
  69. LANJUTAN JAWABAN
    3.A. HUKUM adalah peraturan yang di buat oleh lembaga hukum atau pemerintah yang berisi larangan atau perintah yang jika di langgar memiliki sanksi yang dibuat dengan tujuan untuk mengatur tingkah laku manusia, menjaga ketertiban, keadilan, mencegah terjadinya kekacauan baik dalam bentuk tertulis dan tidak tertulis , cth :UU,

    B. NORMA adalah ketentuan yang mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat. Ketentuan tersebut mengikat bagi setiap manusia yang hidup dalam lingkungan berlakunya norma tersebut, dalam arti setiap orang yang hidup dalam lingkungan berlakunya norma tersebut harus menaatinya. Di balik ketentuan tersebut ada nilai yang menjadi landasan bertingkah laku bagi manusia.
    CTH: -NORMA SUSILA : Bersikaplah jujur
    -NORMA KESOPANAN : Yang muda harus menghormati yang lebih tua usianya
    -NORMA AGAMA : Tidak boleh mengambil harta orang lain
    -NORMA HUKUM : Pasal 362 KUHP yang menyatakan bahwa barang siapa mengambil sesuatu barang yang seluruhnya atau sebagian milik orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak enam puluh rupiah.

    BalasHapus
  70. NAMA : HERNANDA LUCYANA
    KELAS : A
    NIM : 1611111036
    1. Kebanyakan masyarakat Indonesia masih bermental lemah khususnya terhadap ekonomi. Itu juga yang menjadikan masyarakat Indonesia khususnya kelas menengah kebawah, kondisi seperti ini digunakan sebagai kesempatan bagi para penguasa “beruang” untuk menghindari hokum. Bahakan banyak masyarakat Indonesia yang masih cenderung takut dan tidak berminat untuk melaporkan oknum-oknum yang melakukan penyelewengan atau pungli seperti yang baru-baru ini terjadi dan tertangkap basah. Seharusnya masyarakat Indonesia khususnya masyarakat kelas menengah lebih memiliki keberanian untuk melaporkan bila terjadi penyelewengan, dari pemerintah juga haru lebih objektif dalam menerima keluhan masyarakat tanpa mengenal derajat.
    2. A. Hukum Sipil
    Hukum sipil adalah sistem hukum yang diilhami dari hukum Romawi dengan ciri ditulis dalam suatu kumpulan, dikodifikasi, dan tidak dibuat oleh hakim.Secara konseptual, sistem ini merupakan sekumpulan gagasan dan sistem hukum yang berasal dari Codex Yustinianus, namun juga banyak dipengaruhi oleh hukum Jermanik Awal, gereja, feudal, praktik lokal,serta kecenderungan doktrinal seperti hukum alam, kodifikasi, dan positivisme hukum.
    B. Sistem hukum Anglosaxon atau Common law
    adalah hukum yang dibangun oleh para juri melalui putusan-putusan pengadilan dan tribunal yang serupa, sebagai kebalikan dari hukum statuta yang diterima melalui proses legislasi atau peraturan yang dikeluarkan oleh lembaga eksekutif.
    C. Hukum Agama
    Hukum Agama adalah hukum yang mengatur keseluruhan persoalan dalam kehidupan berdasarkan atas ketentuan agama tertentu. Agama sendiri merupakan prinsip atau sebuah kepercayaan kepada Tuhan. Jika seseorang tidak memiliki iman atau kepercayaan yang kuat maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut telah melanggar norma atau hukum agama.
    3. Hukum : adalah sebuah aturan yang bila dilanggar akan menimbulkan sanksi dan sifatnya memaksa namun tidak dapat dipaksakan serta mengikat dalam suatu Negara. Contoh : peraturan daerah, peraturan pusat, Undang-Undang Dasar 1945
    Norma : sebuah hukum yang berlaku di masyarakat yang bersumber dari pemikiran masyarakat itu sendiri. Bila tidak dilakukan atau dilanggar tidak akan menimbulkan sanksi serta tidak bersifat memaksa. Contoh norma : norma agama,norma asusila,norma hukum, norma kesopanan.

    BalasHapus
  71. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  72. NAMA : AYU HARYANTI NINGRUM
    KELAS : A
    NIM : 1611111010
    1. Menurut saya tentang artikel tersebut adalah hukum di Indonesia harus lebih ditegakkan karena di Indonesia ini banyak terjadi masalah-masalah, contohnya : Nenek yang mengambil coklat hanya untuk makan saja dihukum 10 tahun sedangkan pejabat yang korupsi bisa bebas karena uang. Itu menurut saya sangat tidak adil karena semua manusia itu sama saja, jangan mentang-mentang dia punya segalanya jadi semua bisa dibeli dengan uang. Jadi kita harus bersifat adil pada siapapun.

    2. A. Sistem Hukum Eropa Kontinental
    Sistem hukum ini berkembang di Negara-negara Eropa daratan yang sering disebut sebagai Civil Law. Sebenarnya semula berasal kodifikasi hukum yang berlaku di Kekaisaran Romawi pada masa pemerintah Kaisar Justitianus yang mempunyai pengaruh besar dalam penyusunan kodifikasi abad VI Sebelum Masehi. Pada waktu itu raja mempunyai kekuasaan mutlak. Peraturan-peraturan hukumnya merupakan kumpulan dari pelbagai kaidah hukum yang ada sebelum masa Justinianus yang kemudian disebut Corpus Juris Civilis. Dalam perkembangannya , prinsip-prinsip hukum yang terdapat pada Corpus Juris Civilis itu dijadikan dasar perumusan dan kodifikasi hukum di negara-negara Eropa daratan, seperti Jerman, Belanda, Perancis, dan Italia, juga Amerika Latin dan Asia termasuk Indonesia pada masa penjajahan pemerintah Belanda.
    B. Sistem Hukum Anglo Saxon
    Sistem hukum anglo saxon yang kemudian dikenal dengan sebutan : Anglo Amerika mulai berkembang di Inggris pada abad XI yang sering disebut sebagai sistem Common Law dan sistem Unwritten Law (tidak tertulis). Walaupun disebut sebagai unwritten law tetapi tidak sepenuhnya benar, karena di dalam sistem hukum ini dikenal pula adanya sumber-sumber hukum yang tertulis.
    Sistem hukum Anglo Amerika di dalam perkembangannya melandasi pula hukum positif di negara-negara Amerika Utara, seperti Kanada dan beberapa negara Asia yang termasuk negara-negara persemakmuran Inggris dan Australia, selain Amerika Serikat sendiri.
    C. Hukum Agama
    Hukum Agama adalah hukum yang mengatur keseluruhan persoalan dalam kehidupan berdasarkan atas ketentuan agama tertentu. Agama sendiri merupakan prinsip atau sebuah kepercayaan kepada Tuhan. Jika seseorang tidak memiliki iman atau kepercayaan yang kuat maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut telah melanggar norma atau hukum agama.
    3. Hukum : adalah sebuah aturan yang bila dilanggar akan menimbulkan sanksi dan sifatnya memaksa namun tidak dapat dipaksakan serta mengikat dalam suatu Negara. Contoh : peraturan daerah, peraturan pusat, Undang-Undang Dasar 1945
    Norma : sebuah hukum yang berlaku di masyarakat yang bersumber dari pemikiran masyarakat itu sendiri. Bila tidak dilakukan atau dilanggar tidak akan menimbulkan sanksi serta tidak bersifat memaksa. Contoh norma : norma agama,norma asusila,norma hukum, norma kesopanan.

    BalasHapus
  73. AMA: QINTHA EKY SHAFIRRA
    KELAS: 1A
    NIM: 1611111032
    1.Menurut pendapat saya memang benar artikel diatas bahwasannya Indonesia adalah Negara hukum tetapi miskin hukum dimana Praktik – praktik penyelewengan dalam proses penegakan hukum seperti, mafia peradilan, proses peradilan yang diskriminatif, jual beli putusan hakim, bahkan kolusi polisi, hakim, advokat dan jaksa dalam perekayasaan proses peradilan merupakan realitas sehari – hari yang dapat ditemukan dalam penegakan hukum di negeri ini. Jika kita amati apa yang dikatakan oleh seorang filsuf besar Yunani Plato (427 – 347 SM) yang menyatakan bahwa ''hukum adalah jaring laba – laba yang hanya mampu menjerat yang lemah tetapi akan robek jika menjerat yang kaya dan kuat'' itu adalah benar. Dapat kita lihat berbagai kasus di Indonesia pada saat proses pengadilan bahkan sampai putusan hakim keluar orang miskin akan selalu kalah dengan orang berduit walaupun orang miskin tersebut benar. Bahkan orang berduit yang dipenjarapun fasilitas yang diberikan seperti hotel bintang lima berbeda dengan orang miskin. Hal ini dapat kita lihat dalam kasus korupsi, dimana para koruptor yang dipenjara mendapat fasilitas hotel bintang lima sehingga jumlah para koruptor semakin terus meningkat hal ini karena hukuman yang diberikan sangatlah tidak sesuai dengan apa yang telah mereka lakukan padahal sangat merugikan Negara.
    Solusinya adalah penegak hukum mempunyai peran penting dimana para lembaga hukum atau penegak hukum bekerjalah sesuai dengan cita cita hukum yaitu mencapai keadilan dan jangan memandang aspek keuangan jangan hanya tersangka berduit maka penegak hukum malah tumpul keatas dan tajam kebawah.

    BalasHapus
  74. NAMA: QINTHA EKY SHAFIRRA
    KELAS: 1A
    NIM: 1611111032
    3.a. Hukum adalah peraturan yang dibuat dan disepakati secara resmi dan menjadi pengaturbaik secara tertulis maupun tidak tertulis yang mengikat perilaku setiap masyarakat tertendan dikuatkan oleh pemerintah. Biasanya juga dapat dikatakan sebagai UU, peraturan,patokan(kaidah, ketentuan).

    b. Norma adalah kaidah yang mengatur kehidupan dan hubungan antar manusia dalam arti luas. Norma merupakan petunjuk hidup bagi manusia dan pedomanperilaku seseorang yang berlaku di masyarakat.

    Di dalam masyarakat terdapat bermacam-macam norma. Jenis-jenis norma antara lain:

    a. Norma susila, yaitu peraturan hidup yang berasal dari hati nurani manusia. Norma susila menentukan mana yang baik dan mana yang buruk.Norma susila yang mendorong manusia untuk kebaikan akhlak pribadinya.Norma susila melarang manusia untuk berbuat tidak baik, karena bertentangan dengan hati nurani setiap manusia yang normal.Norma susila memiliki sanksi bagi yang melanggar sanksinya adalah perasaan menyesal. Contoh norma susila yaitu menghormati sesama dan bersikap jujur.

    b. Norma kesopanan, yaitu ketentuan hidup yang berasal dari pergaulan dalam masyarakat. Dasar dari norma kesopanan adalah kepantasan, kebiasaan dan kepatutan yang berlaku dalam masyarakat. Norma sopan santun yang aktual dan khas berbeda antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain.sanksi dari norma ini adalah celaan dan dikucilkan oleh masyarakat sekitar atau menderita perasaan batin. Contoh norma kesopanan, yaitu Memakai pakaian yang pantas dan rapi dalam mengikuti pelajaran di sekolah.

    c. Norma agama, yaitu ketentuan hidup yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa, yang isinya berupa larangan, perintah-perintah, dan ajaran. Norma agama berasal dari wahyu Tuhan. Sanksi dari norma ini akan diberikan di akhirat nanti yang berupa dimasukkan ke neraka. Contohnorma agama, yaitu Tidak boleh membunuh sesama manusia.

    d. Norma hukum, yaitu ketentuan yang dibuat oleh pejabat yang berwenang yang mempunyai sifat memaksa untuk melindungi kepentingan manusia dalam per­gaulan hidup di masyarakat dan mengatur tata tertib kehidupan ber­masyarakat. Bagi pelanggar norma hukum dapat dikenakan sanksi berupa pidana penjara ataupun denda dan sanksi tersebut dapat dipaksakan oleh penguasa atau lembaga yang berwenang. Contoh norma hukum, antara lain:Pasal 40 ayat (1) Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2002 (Undang-Undang tentang Tindak Pidana Pencucian Uang) menyatakan bahwa setiap orang yang melaporkan terjadinya dugaan tindak pidana pencucian uang, wajib diberi perlindungan khusus oleh negara dari kemungkinan ancaman yang membahayakan diri, jiwa, dan atau hartanya, termasuk keluarganya.

    BalasHapus
  75. NAMA : ANANDA AKHMAD FADILLAH
    KELAS : A
    NIM : 1611111105

    1.)
    saya sangat setuju artikel di atas tentang hukum indonesia
    yang belum berjalan sesuai yang diharapkan padahal pemerintah
    Sudah membuat hukum di indoneaia itu sangat tegas, banyak kasus penyelewengan dalam proses penegakan hukum seperti, mafia peradilan, proses peradilan yang diskriminatif, jual beli putusan hakim, bahkan kolusi polisi, hakim, advokat dan jaksa dalam perekayasaan proses peradilan merupakan realitas sehari – hari yang dapat ditemukan dalam penegakan hukum di negeri ini jadi bisa saya anggap hukum indonesia bukan hukum dimana kita berbuat salah lalau di hukum sesuai peraturan yang dibuat dipi hukum di indonesia bisa diatur karena ada namanya uang jadi keadilan hukum di indonesia terhadap orang miskin dan orang kaya itu sangat berbeda,Padahal kita semua tahu, hukum adalah salah satu instrumen paling vital dalam membangun sebuah bangsa menuju peradaban kemanusiaan yang adil,Kecenderungan manusia yang selalu ingin menang sendiri, egois, dan individualis. Jika tidak ada hukum yang mengaturnya, maka akan melahirkan penindasan dan perbudakan modern ditengah masyarakat. Untuk itulah negara kita menciptakan undang – undang. Tapi sayangnya, undang – undang yang dipakai sebagai hukum belum mampu membersihkan koruptor – koruptor dilembaga pemerintah. Sampai saat ini masih banyak koruptor yang begitu asyiknya melenggang dan menertawai negeri yang banyak dihuni oleh orang – orang miskin ini.

    Tercatat, negara ini menempati peringkat kedua dalam hal korupsi di tingkat Asia dan peringkat keenam ditingkat dunia.itu contoh hal menyimpang pada hukum indonesia. Jadi kesimpulan saya walaupun di indonesia dasar peraturan kita adalah hukum yang tegas tetapi itu hanyalah sebuah omongan yang hanya bisa didengar dan tidak bisa dilihat kenyataaanya.

    BalasHapus
  76. NAMA: QINTHA EKY SHAFIRRA
    NIM: 1611111032
    KELAS: 1A
    2. Beberapa system hukum dunia yaitu :
    A. Hukum Eropa Kontinental
    Sistem hukum Eropa Kontinental adalah suatu sistem hukum dengan ciri-ciri adanya berbagai ketentuan-ketentuan hukum dikodifikasi (dihimpun) secara sistematis yang akan ditafsirkan lebih lanjut oleh hakim dalam penerapannya yang disusun secara sistematis.Sumber hukumnya adalah perundang-undangan yang dibentuk oleh pemegang kekuasaan legislatif.
    B. Hukum Anglo Saxon (Anglo Amerika)
    Sistem hukum Anglo Saxon, yang kemudian dikenal dengan sebutan :Anglo Amerika”’ mulai berkembang di Inggris pada abad XI yang sering disebut sebagai sistem “Common Law” dan sistem “Unwritten Law” (tidak tertulis). Walaupun disebut sebagai unwritten law tetapi tidak sepenuhnya benar, karena di dalam sistem hukum ini dikenal pula adanya sumber-sumber hukum yang tertulis (statues). Sumber hukum sistem hukum Anglo Amerika adalah “putusan-putusan hakim/pengadilan”(Judical decisions). Melalui putusan-putusan hakim yang mewujudkan kepastian hukum

    C. Hukum Islam
    Sistem hukum Islam berasal dari Arab, Agama sendiri merupakan prinsip atau sebuah kepercayaan kepada Tuhan. Jika seseorang tidak memiliki iman atau kepercayaan yang kuat maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut telah melanggar norma atau hukum agama Sumber hukumnya yaitu: al Qur’an,Sunnah Nabi, Ijma dan Qiyas.

    Perbedaan dari ketiga system hukum itu adalah terletak pada sumber hukumnya.

    BalasHapus
  77. NAMA : ANANDA AKHMAD FADILLAH
    KELAS : A
    NIM : 1611111105
    2.)
    1. Sistem Hukum Islam
    Sistem hukum Islam berasal dari Arab,
    kemudian berkembang ke negara-negara lain
    seperti negara-negara Asia, Afrika, Eropa,
    Amerika secara individual maupun secara
    kelompok.
    Sistem hukum Islam dalam ”Hukum Fikh”
    terdiri dari dua bidang hukum, yaitu :
    1) Hukum rohaniah (ibadat).
    2) Hukum duniawi.


    2. Sistem Hukum Eropa Kontinental
    Berkembang di negara-negara Eropa (istilah
    lain Civil Law = hukum Romawi). Dikatakan
    hukum Romawi karena sistem hukum ini
    berasal dari kodifikasi hukum yang berlaku di
    kekaisaran Romawi pada masa Pemerintahan
    Kaisar Yustinianus abad 5 (527-565 M).
    Kodifikasi hukum itu merupakan kumpulan
    dari berbagai kaidah hukum yang ada sebelum
    masa Yustinianus yang disebut Corpus Juris
    Civilis (hukum yg terkodifikasi) . Corpus Juris
    Civilis dijadikan prinsip dasar dalam
    perumusan dan kodifikasi hukum di negara-
    negara Eropa daratan seperti: Jerman, Belanda,
    Prancis, Italia, Amerika Latin, Asia (termasuk
    Indonesia pada masa penjajahan Belanda).
    Artinya adalah menurut sistem ini setiap
    hukum harus dikodifikasikan sebagai dasar
    berlakunya hukum dalam suatu negara.
    Penggolongannya :
    Berdasarkan sumber hukum diatas maka
    sistem hukum Eropa Kontinental
    penggolongannya ada dua yaitu :
    1) Bidang hukum publik dan
    2) Bidang hukum privat.


    3. Sistem Hukum Anglo Saxon
    Awalnya berkembang di negara Inggris, dan
    dikenal dgn istilah Common Law atau Unwriten
    Law (hukum tidak tertulis). Sistem hukum ini
    dianut di negara-negara anggota
    persemakmuran Inggris, Amerika Utara,
    Kanada, Amerika Serikat.
    Penggolongannya :
    1) Dalam perkembangannya, sistem hukum
    Anglo Amerika itu mengenal pula pembagian
    ”hukum publik dan hukum privat”.
    2) Pengertian yang diberikan kepada hukum
    publik hampir sama dengan pengertian yang
    diberikan oleh sistem hukum eropa
    kontinental.
    3) Sementara bagi hukum privat pengertian
    yang diberikan oleh sistem hukum Anglo
    Amerika (Saxon) agak berbeda dengan
    pengertian yang diberikan oleh sistem Eropa
    kontinental.
    4) Dalam sistem hukum

    BalasHapus
  78. NAMA : ANANDA AKHMAD FADILLAH
    KELAS : A
    NIM : 1611111105
    3.)
    a) Hukum ialah peraturan yang dibuat dan
    disepakati secara resmi dan menjadi
    pengatur baik secara tertulis maupun tidak
    tertulis yang mengikat perilaku setiap
    masyarakat tertentu dan dikuatkan oleh
    pemerintah. Biasanya juga dapat dikatakan
    sebagai UU, peraturan, patokan (kaidah,
    ketentuan).
    b) Norma berasal dari bahasa latin yakni
    norma, yang berarti penyikut atau siku-
    siku, suatu alat perkakas yang digunakan
    oleh tukang kayu. Dari sinilah kita dapa
    mengartikan norma sebagai pedoman,
    ukuran, aturan atau kebiasaan. Jadi norma
    ialah sesuatu yang dipakai untuk mengatur
    sesuatu yang lain atau sebuah ukuran.
    Dengan norma ini orang dapat menilai
    kebaikan atau keburukan suatu perbuatan.
    1. Norma agama
    Norma agama merupakan sekumpula kaidah
    atau peraturan hidup yang sumbernya dari wahyu ilahi.
    nirma agama ialah aturan hidup yang harus diterima
    manusia sebagai perintah-perintah, larangan-larangan dan
    ajaran-ajaran yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa.
    Contoh Norma agama ialah..
    a. Melaksanakan ketentuan agama , seperti :
    membantu sesama manusia, menghormati
    orang lain, tidak semena-mena terhadap
    orang yang lemah.
    b. Menjauhi larangan agama, seperti
    melakukan perjudian, minuman-minuman
    keras, mencuri, berbuat fitnah, membunuh,
    berbut zina, berbuat riba;
    c. Melaksanakan Sholat/ sembahyang,
    ibadah tepat pada waktunya
    2.Norma Kesusilaan
    Setiap manusia memiliki hati nurani yang
    membedakan dengan makhluk lainnya. C.S.T . Kansil
    menyatakan bahwa norma kesusilaan adalah peraturan
    hidup yang dianggap sebagai suara hati sanubari manusia
    (insan kamil ).
    Contoh Norma kesusilaan ialah :
    a. dilarang membunuh
    b. berkata jujur, benar
    c. menghormati, menghargai orang lain
    d. berbuat baik terhadap sesama manusai
    e. berlaku adil terhadap sesama
    3. Norma Kesopanan/adat
    Norma keposanan juga sering disebut sebagai
    norma adat masyarakat tertentu. Landasana kaidah ini
    adalah kepatuhan, kepantasan dan kebiasaan yang berlaku
    pada masyarakat itu.

    BalasHapus
  79. NAMA :JAINUDIN BAY
    NIM :1611111152
    KLS :1A PAGI
    1. Menurut saya pribadi korupsi ini seperti parasit didalam kepemerintahan yang merusak struktur pemerintahan, dan menjadi penghambat utama terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan.Korupsi sangat sulit untuk dihilangkan bahkan hampir tidak mungkin dapat diberantas, oleh karena itu sangat sulit memberikan pembuktian-pembuktian yang eksak.Disamping itu sangat sulit mendeteksinya dengan dasar-dasar hukum yang pasti. Pemerintah harus selalu waspada dalam menangulangi permasalahan ini.
    2. 1. Sistem Hukum Adat
    Sistem hukum ini hanya terdapat dalam lingkungan kehidupan sosial di Indonesia dan negara-negara Asia lainnya, seperti Cina, India, Jepang dan negara lain. Istilahnya berasal dari Bahasa Belanda “Adatrecht” yang untuk pertama kali dikemukakan oleh Snouck Hurgronje. Pengertian hukum Adat yang digunakan oleh Mr. C Van Vollenhoven (1928) mengandung makna bahwa hukum Indonesia dan kesusilaan masyarakat merupakan hukum Adat yang tidak dapat dipisahkan dan hanya mungkin dibedakan dalam akibat-akibat hukumnya.
    2. Sistem Hukum Islam
    Sistem hukum ini semula dianut oleh masyarakat Arab sebagai awal dari timbulnya dan penyebaran agama Islam. Kemudian dikembangkan ke negara-negara lain di Asia, Afrika, Eropa dan Amerika secara individual atau kelompok. Sedangkan untuk beberapa negara di Afrika dan Asia perkembangannya sesuai dengan pembentukan negara itu yang berasaskan ajaran Islam. Bagi negara Indonesia walaupun mayoritas warga negaranya beragama Islam, pengaruh agama itu tidak besar dalam bernegara, karena asas pembentukan negara bukanlah menganut ajaran Islam.
    3.Sistem Hukum Eropa
    Kontinental Sistem hukum ini berkembang di negara-negara Eropa daratan yang sering disebut sebagai “Civil Law”. Sebenarnya semula berasal dari kodifikasi hukum yang berlaku di Kekaisaran Romawi pada masa pemerintahan Kaisar Justinianus abad VI Sebelum Masehi.

    3.Hukum adalah semua aturan (norma) yang harus dituruti dalam tingkah laku tindakan-tindakan dalam pergaulan hidup dengan ancaman mesti mengganti kerugian jika melanggar aturan-aturan itu akan membahayakan diri sendiri atau harta, umpamanya orang akan kehilangan kemerdekaannya, Apa yang dimaksud dengan norma? Pada hakikatnya, norma hadir, tumbuh, dan dikembangkan oleh manusia-manusia yang hidup dalam masyarakat. Manusia sebagai makhluk sosial selalu membutuhkan orang lain dalam keberlangsungan hidupnya.

    CONTOH Norma hukum adalah aturan yang dibuat oleh negara atau alat-alat perlengkapan negara, dan berlakunya dapat dipaksakan oleh alat-alat kekuasaan negara (seperti: polisi, jaksa dan hakim). Atau definisi lain dari Norma hukum yaitu merupakan aturan-aturan hidup yang dibuat oleh negara ataupun lembaga adat tertentu. Dengan kata lain.

    BalasHapus
  80. Nama :Dewo adam s
    NIM :1611111027
    Kelas:1 B pagi

    1. Menurut analisa saya penegakkan hukum di indonesia masih lemah. Terbukti dari bnyaknya kasus yg masih "menggantung" dan blm menemui titik temu. Lemahnya penegakkan hukum yg berakibat pada merajalelanya kemungkaranlah yg membuat mereka tergerak untuk beraksi. Mereka akan senantiasa melancarkan aksi mereka selama hukum blm benar benar ditegakkan dan membuat jera pelakunya.
    Kasus yg paling sering saya lihat di media massa adalah praktek KKN, yg semakin hari semakin menjamur dan tumbuh subur di Indonesia. Banyaknya praktek KKN adalah bukti bahwa masih lemahnya penegakkan hukum di indonesia. "Hukum di indonesia bisa dibeli,lalu mengapa kita harus takut pada hukum selagi kita masih punya uang?" Seperti itulah ungkapan yg tepat untuk hukum di Indonesia.
    Penyebab lemahnya penegakkan hukum juga karena krisis moralitas tokoh tokoh elite negeri ini yg masih mementingkan kepentingan pribadi diatas kepentingan negara/rakyat. Jika para petinggi saja berani melanggar hukum, bagaimana dgn rakyatnya? Jadi bukan hal yg aneh apabila pelanggar hukum di indonesia bisa bebas tanpa harus menindaklanjuti kasusnya.
    Solusi untuk mengembalikan kepercayaan rakyat pada hukum di indonesia/pemerintah :
    Pemerintah harus dapat mengekang diri untuk tidak melakukan perbuatan yg dinilai oleh masyarakat kurang adil.
    Pemerintah harus mau tidak mau melakukan progaramnya sesuai prosedur.
    Pemerintah harus tegas dan tidak bertele-tele dan akhirnya memutarbalikkan hukumnya itu sendiri. Dan yg terpenting tidak pandang bulu.

    2. Hukum sipil (civil law)
    Biasa dikenal dengan komano -germanic legal system adalah sistem hukum yg berkembang di daratan eropa. Titik tekan pada sistem hukum ini adalah penggunaan aturan aturan hukum yg sifatnya tertulis. Sistem hukum ini berkembang di daratan eropa sehingga dikenal dengan sistem eropa kontinental. Kemudian disebarluaskan negara negara eropa daratan kepada daerah jajahannya.
    Hukum anglo saxon (common law)
    Sistem hukum yg didasarkan pada yurisprudensi. Sumber hukum dalam sistem hukum ini adalah putusan hakim/pengadilan. Dalam sistem hukum ini peranan yg diberikan kepada seseorang hakim sangat luas.
    Hukum adat
    Hukum adat sumbernya dari peraturan hukum tak tertulis yg tumbuh dan berkembang dan dipertahankan dengan kesadaran hukum masyarakatnya. Karena peraturan ini tidak tertulis dan tumbuh kembang, maka hukum adat memiliki kemampuan menyesuaikan diri dan elastis.

    3. Norma berasal dari bahasabelanda "norm", yg berarti pokok kaidah, patokan atau pedoman. Dalam kamus hukum umum kata norma diberikan oengertian sebagai kaidah yg menjadi petunjuk, pedoman bagi seseorang unutk berbuat/tidak berbuat dan bertingkah laku dalam lingkungan masyarakatnya.
    Norma agama : suatu petunjuk dari Tuhan bagi penganutnya agar mereka mematuhi segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya.
    Norma hukum : norma yg bersumber dari negara melalui lembaga berwenang, yg berisi perintah dan larangan.
    Norma kesusilaan : aturan hidup tentang baik dan buruk suatu perbuatan yg berasal dari hati nurani tiap orang.
    Norma adat : aturan hidup yg berasal dari tradisi pergaulan sekelompok manusia yg dianggap sebagai tuntunan dalam kehidupan sehari hari

    Hukum
    Adalah peraturan yg berupa norma dan sanksi yg dibuat dengan tujuan untuk mengatur tingkah laku manusia, menjaga ketertiban, keadilan, mencegah terjadinya kekacauan.

    BalasHapus
  81. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  82. Nama : RENALDI AKBAR
    NIM :1611111040
    Kelas : (A) pagi

    1. Analisa saya setelah membaca artikel di atas tersebut saya cukup prihatin degan hukum di indonesia tidak sesuai hukum seharus nya masyarakat yang kaya hukuman itu bisa dibeli dengan uang atau sejenis lain nya. Hukum yang seharus nya peraturan yang berupa norma dan sanksi yang dibuat dengan tujuan untuk mengatur tingkah laku manusia, menjaga ketertiban, keadilan, mencegah terjadinya kekacauan. Hal itu mengakibatkan tidak sesuai dengan bertujuan hukum yang menyatakan demi keadilan dan kesejahteraan masyarakat umum, namu faktanya justru banyak hukum yg tidak adil banyak nya penegak hukum yang serakah harta dengan keinginan inigin menyenangkan dirinya sendiri tanpa pedulikan orang lain.
    2. (a) Berasal dari hukum Romawi yaitu jus guiritum yakni hukum privat yang diaplikasikan kepada warga negara dan diantara warga negara dan jus gentium yang diaplikasikan secara internasional yaitu antar negara. Pada perkembangannya hukum tersebut dikodifikasi dan pertama kali diterapkan di Eropa daratan.karakteristik contohnya Adanya kodifikasi hukum. Hukum memperoleh kekuasaan mengikat karena diwujudkan dalam bentuk peraturan peraturan yang tersusun sistematik di dalam kodifikasi atau kompilasi tertentu

    (b) Common Law/Anglo Saxon/Anglo Amerika
    Mulia berkembang di Inggris abad XI dengan sistem unwitten law. Namun tidak sepenuhnya unwitten law karena juga mengenal sumber hukum tertulis. Dalam perkembangannya melandasi sistem hukum negara negara amerika utara seperti Kanada, negara persemakmuran Inggris dan Australia, beberapa negara Asia, selain di AS sendiri
    (c) Sistem Hukum Adat
    Berkembang dilingkungan kehidupan sosial di Indonesia, Cina, India, Jepang, dan negara lain. Di Indonesia asal mula istilah hukum adat adalah dari istilah ”Adatrecht” yang dikemukakan oleh Snouck Hugronje. contoh umum dari Sistem Hukum Adat adalah sebagai berikut :
    Contohnya .Sistem hukum adat umumnya bersumber dari peraturan-peraturan hukum tidak tertulis yang tumbuh dan berkembang serta dipertahankan berdasarkan kesadaran hukum masyarakatnya.
    3.Hukum ialah merupakan seperangkat norma yang mengatur kehidupan masyarakat dalam sebuah lembaga atau negara yang jika dilangar maka akan mendapatkan sanksicontoh nya adalah hukum privat ini hukum yang mengatur dalam lingkup kecil atau hukum sipi,misalnya saja hukum perdata, hukum dagang dan bukum lain nya sejenis nya sedangkan hukum publik huum yang mengatur mengenai kepentigan publik, misal nya saja hukum tata negara, hukum internasional, hukum pidana, dan hukum lainnya

    Norma atau kaidah adalah ketentuan yang mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat. Ketentuan tersebut mengikat bagi setiap manusia yang hidup dalam lingkungan berlakunya norma tersebut, dalam arti setiap orang yang hidup dalam lingkungan berlakunya norma tersebut harus menaatinya. Contoh nya norma asusilah
    a. Jangan mencuri barang milik orang lain
    b. Jangan membunuh sesama manusia.
    c. Hormatilah sesamamu.
    d. Bersikaplah jujur

    BalasHapus
  83. nama;sulman bahasen
    kls :1A
    NIM :1611111133
    Jawaban
    Jawaban
    3.norma adalah keseluruhan peraturan hidup yang tumbuh dan berkembang pada diri manusia itu sendiri sedangkan hokum adalah suatu aturan yang di buat oleh lembaga yang berwenag yang bersipat mengikat dan memaksayang di jalankan oleh aparat hukum.perbedaan norma dan hukum adalah seluruh peraturan yang menyangkut segalah aspek yakni keagamaan,kesusilaan,kesopanan dan hukum sedangkan hukum adalah aturan _aturan yang sumbernya dari norma. Adapun norma “ yakni
    1) Norma keagaman adalah norma yang sumbernya dari firman tuhan melalui nabi utusanya contoh :melakukan sholat,puasa,zakatdll.
    2) Norma kesusilaan adalah norma yang timbul dari dalam hati seseoragmanusia yang berupa bisikan ”hati seperti berbohong ,menipu dll.
    3) Norma kesopanan adalah suatu peraturan yang tiimbul dalam masyarakat tertentu di suatu wilayah tertentuyang harus di ikuti dan di taati sebagai pedoman dalam tingkah laku sesame orang yang ada di sekelilingnya.contoh:turun ketika ada kegiatan disuatu wilayah.
    4) Norma hukum adalah yakni peraturan yang di buat oleh lembaga Negara yang bersipat mengikat dan memaksa yang di pertahankan dengan paksaan alat” Negara seperti polisi,kejaksaan,hakimdll.contoh:pembunuhan,perampokan,pencabulan,dan pemerrkosaan
    2@.sistem hukum Eropa continental lahir di Negara Inggris system ini mendasarkan setiap tindakan atau perbuatan hukum kepada kebiasaan dengan demikiaan system ini tidak menulis semua aturanyang ciri”ny adalah.
    a) System peradilan mengacu pada penilaan juri sedangkan hakim berfungsi mengatur jalanya persidangan dan menetapkan putusan.
    b) Yurisprrudensi ( putusan hakm terdahulu)menjadi rujukan absolute.
    @.sistem hukum civil law system adalah seperangkat aturan yang mendasarkan setiap kepada aturan yang tertulis( kode sipil) system ini menjadikan uu sebagai sumber utama hukum yang cirinya adalah :
    a) Setiap tindakan atau perbuatan hukum di dasarkan kepada aturan tertulis.
    b) Pada putusan hakim hanya dapat memutuskan suatu perkara sesuai dengan peraturan uu yang berlaku.
    c) Yurisprudensi hanya menjadi keputusan atau rujukan dari hakim
    @.islamic law system( hukum islam ) adalah berasal dari Arab kemudian berkembang ke Negara”lain sepeti Negara Asia,Afrika,Eropa,Ameriika secara individual maupun secara kelompo yang bersifat mutlak terhadap seluruh manusia yang ciri”nya adalah:
    a) Mengatur setiap peraturan atau perbuatan hukum kepada AL QURAN,HADIS,SUNNAH.
    b) Pada putusan hakim hanya dapat memutuskan suatu perkara sesuai dengan AL QURAN
    Perbedaan mendasar pada ketiga sistem tersebut adalah bahwa hukum civil law sistem dan hukum Eropa continental sama sama mempunyai sifat tidak mutlak sedangkan hukum islam (islmic law sistem)hukum ini bersifat mutlak dan pasti.
    1)Saya setujuh dengan artikel di atas bahawa hukum di indonesia sangatlah tidak adil karena hukum di indonesia yang saya lihat saat ini hanya berlaku pada orang yang mepunyai uang dan kekuasan seperti dilihat dari kasus korupsi pejabat yang hanya di hukum selama 6 bulan bahkan juga terlepas dari jeratan hukum sedangkan nenek yang menjuri sandal mendapatkan hukuman sebanyak 5 tahun penjara.sekarang ini kita harus mengubah para penegak hukum supaya hukum sesuai dengan uud yang berlaku.




    ,

    BalasHapus
  84. Nama: Olga Adimakayasa Prayogi
    Kelas: B
    NIM: 1611111163
    Jawaban:
    1. korupsi akan mempersulit pencapaian pembangunan ekonomi. Terlebih lagi akhir-akhir ini terjadi perebutan kewenangan antara KPK dan Polri. Sebagai institusi yang sama-sama menangani korupsi, seharusnya KPK dan Polri bisa bekerja sama dalam memberantas korupsi. Tumpang tindih kewenangan seharusnya tidak terjadi jika dapat dikoordinasikan secara baik.
    Penyebab terjadinya korupsi budaya memberi tips (uang pelicin), budaya malu yang rendah, sanksi hukum lemah yang tidak mampu menimbulkan efek jera,kurangnya pengawasan hukum.
    Dalam upaya pemberantasan korupsi, diperlukan kerja sama semua pihak,tidak hanya institusi terkait saja. Beberapa institusi yang diberi kewenangan untuk memberantas korupsi, antara lain KPK, Kepolisian, Kejaksaan.
    Dalam menangani kasus korupsi, yang harus disoroti adalah oknum.Kasus korupsi dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Hukum bertujuan untuk mengatur, dan tiap badan di pemerintahan telah memiliki kewenangan.Namun, banyak terjadi tumpang tindih kewenangan yang diakibatkan oleh banyaknya campur tangan politik buruk yang dibawa oleh oknum perorangan maupun instansi.Untuk mencapai tujuan pembangunan nasional maka mau tidak mau korupsi harus diberantas. Tidak hanya demikian, sebagai warga Indonesia kita wajib memiliki budaya malu yang tinggi agar segala tindakan yang merugikan negara seperti korupsi dapat diminimalisir.
    Maka dalam penindakan hukum bagi pelaku korupsi haruslah tidak boleh pilih kasih, baik bagi pejabat ataupun masyarakat kecil. Diperlukan sikap jeli pemerintah dan masyarakat sebagai aktor inti terutama dalam memilih para pejabat yang akan menjadi wakil rakyat. Tidak hanya itu, semua elemen masyarakat juga berhak mengawasi dan melaporkan kepada institusi terkait jika terindikasi adanya tindak pidana korupsi.
    2. A. Sistem Hukum Eropa Kontinental/ Civil Law
    Prinsip utama atau prinsip dasar sistem hukum Eropa Kontinental ialah bahwa hukum itu memperoleh kekuasaan mengikat karena berupa peraturan yang berbentuk undang-undang
    • Kepastian hukumlah yang menjadi tujuan hukum.
    • Dalam sistem hukum ini, terkenal suatu asas yang berbunyi ”tidak ada hukum selain undang-undang”.
    B. Sistem Hukum Anglo Saxon atau Common law
    1) Putusan–putusan hakim/putusan pengadilan. Putusan-putusan hakim mewujudkan kepastian hukum, maka melalui putusan-putusan hakim itu prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah hukum dibentuk dan mengikat umum.
    C. Sistem Hukum Adat
    • Sistem hukum adat umumnya bersumber dari peraturan-peraturan hukum tidak tertulis yang tumbuh dan berkembang serta dipertahankan berdasarkan kesadaran hukum masyarakatnya.
    Perbedaan yang mendasar dapat dilihat dari sumber hukum yang diambil, dalam sistem hukum Civil Law sumber hukum yang utama aadalah Undang-Undang. Dalam sistem hukum Anglo Saxon sumber hukum yang utama adalah Yurisprodensi hakim. Dalam sistem hukum Adat sumber hukum yang utama adalah sumber hukum yang tidak tertulis, sesuai dengan perkembangan kebiasaan masyarakat.
    3. Norma terbentuk dalam masyarakat itu sendiri. Sanksinya sosial. Perbedaan mendasar adalah kekuatan mengikat
    Contoh: #Norma kesopanan "Pelan-pelan banyak anak kecil" pengguna motor dipaksa tetapi tidak memaksa untuk tidak mengendarai motor dengan kencang. Sanksi dari norma kesopanan ini mendapatkan teguran cemooh dari warga sekitar.
    #Norma Agama sebagai agama islam diwajibkan sholat 5 waktu. Sanksi dari norma agama secara tidak langsung akan ditanggung sendiri di akhirat.
    #Norma Kesusilaan menggunakan pakaian yang sesuai. Sanksi dari norma ini perasaan manusia itu sendiri yang berakibat pada penyesalan.
    # Norma Hukum Dilarang pesta miras. Sanksi dari norma hukum ini tegas, dibuat oleh lembaga resmi negara dan sanksinya ada dalam undang-undang

    BalasHapus
  85. Nama: Olga Adimakayasa Prayogi
    Kelas: B
    NIM: 1611111163
    Jawaban:
    1. korupsi akan mempersulit pencapaian pembangunan ekonomi. Terlebih lagi akhir-akhir ini terjadi perebutan kewenangan antara KPK dan Polri. Sebagai institusi yang sama-sama menangani korupsi, seharusnya KPK dan Polri bisa bekerja sama dalam memberantas korupsi. Tumpang tindih kewenangan seharusnya tidak terjadi jika dapat dikoordinasikan secara baik.
    Penyebab terjadinya korupsi budaya memberi tips (uang pelicin), budaya malu yang rendah, sanksi hukum lemah yang tidak mampu menimbulkan efek jera,kurangnya pengawasan hukum.
    Dalam upaya pemberantasan korupsi, diperlukan kerja sama semua pihak,tidak hanya institusi terkait saja. Beberapa institusi yang diberi kewenangan untuk memberantas korupsi, antara lain KPK, Kepolisian, Kejaksaan.
    Dalam menangani kasus korupsi, yang harus disoroti adalah oknum.Kasus korupsi dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Hukum bertujuan untuk mengatur, dan tiap badan di pemerintahan telah memiliki kewenangan.Namun, banyak terjadi tumpang tindih kewenangan yang diakibatkan oleh banyaknya campur tangan politik buruk yang dibawa oleh oknum perorangan maupun instansi.Untuk mencapai tujuan pembangunan nasional maka mau tidak mau korupsi harus diberantas. Tidak hanya demikian, sebagai warga Indonesia kita wajib memiliki budaya malu yang tinggi agar segala tindakan yang merugikan negara seperti korupsi dapat diminimalisir.
    Maka dalam penindakan hukum bagi pelaku korupsi haruslah tidak boleh pilih kasih, baik bagi pejabat ataupun masyarakat kecil. Diperlukan sikap jeli pemerintah dan masyarakat sebagai aktor inti terutama dalam memilih para pejabat yang akan menjadi wakil rakyat. Tidak hanya itu, semua elemen masyarakat juga berhak mengawasi dan melaporkan kepada institusi terkait jika terindikasi adanya tindak pidana korupsi.
    2. A. Sistem Hukum Eropa Kontinental/ Civil Law
    Prinsip utama atau prinsip dasar sistem hukum Eropa Kontinental ialah bahwa hukum itu memperoleh kekuasaan mengikat karena berupa peraturan yang berbentuk undang-undang
    • Kepastian hukumlah yang menjadi tujuan hukum.
    • Dalam sistem hukum ini, terkenal suatu asas yang berbunyi ”tidak ada hukum selain undang-undang”.
    B. Sistem Hukum Anglo Saxon atau Common law
    1) Putusan–putusan hakim/putusan pengadilan. Putusan-putusan hakim mewujudkan kepastian hukum, maka melalui putusan-putusan hakim itu prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah hukum dibentuk dan mengikat umum.
    C. Sistem Hukum Adat
    • Sistem hukum adat umumnya bersumber dari peraturan-peraturan hukum tidak tertulis yang tumbuh dan berkembang serta dipertahankan berdasarkan kesadaran hukum masyarakatnya.
    Perbedaan yang mendasar dapat dilihat dari sumber hukum yang diambil, dalam sistem hukum Civil Law sumber hukum yang utama aadalah Undang-Undang. Dalam sistem hukum Anglo Saxon sumber hukum yang utama adalah Yurisprodensi hakim. Dalam sistem hukum Adat sumber hukum yang utama adalah sumber hukum yang tidak tertulis, sesuai dengan perkembangan kebiasaan masyarakat.
    3. Norma terbentuk dalam masyarakat itu sendiri. Sanksinya sosial. Perbedaan mendasar adalah kekuatan mengikat
    Contoh: #Norma kesopanan "Pelan-pelan banyak anak kecil" pengguna motor dipaksa tetapi tidak memaksa untuk tidak mengendarai motor dengan kencang. Sanksi dari norma kesopanan ini mendapatkan teguran cemooh dari warga sekitar.
    #Norma Agama sebagai agama islam diwajibkan sholat 5 waktu. Sanksi dari norma agama secara tidak langsung akan ditanggung sendiri di akhirat.
    #Norma Kesusilaan menggunakan pakaian yang sesuai. Sanksi dari norma ini perasaan manusia itu sendiri yang berakibat pada penyesalan.
    # Norma Hukum Dilarang pesta miras. Sanksi dari norma hukum ini tegas, dibuat oleh lembaga resmi negara dan sanksinya ada dalam undang-undang

    BalasHapus
  86. NAMA: YOHANES ANDREAS BANDUR
    KELAS:1A (pagi)
    NIM:1611111123

    Jawaban:
    1. Menurut pendapat dan analisis saya,artikel di atas sangatlah betul. Penegakkan hukum di Indonesia sangatlah kurang.Hal ini disebabkan oleh lemahnya penegakkan yang dilakukan oleh para penegak hukum. Bila diamati,penegakkan hukum di negara kita hanya berdampak dan dijalankan ke pada masyarakat-masyarakat yang lemah saja.Namun,bagi mereka yang berada dan golongan pejabat serta politisi,hukum seakan jinak terhadap mereka.Hukum di Indonesia diibaratkan dengan filosofi sebuah Paku,dimana "bagian bawahnya tajam sehingga mampu menembus apapun yang berada di bawah,sedangkan bagian atasnya tumpul".
    Banyaknya kasus ketidak adilan di negara ini menjadi bukti bahwa penegakkan hukum dan para penegak hukum kita tidaklah benar dalam menjalankan tugas mereka.Banyaknya kasus penyuapan dan penyogokkan merupakan bukti nyata yang tidak dapat dipungkiri,dan memberikan dampak yang serius bagi hukum di negara kita.Negara kita menjadi lemah dalam hal penegakkan hukum,dan negara kita dicap sebagai negara yang kurang bertanggung jawab dalam penegakkan hukum oleh negara lain;Dengan banyaknya undang-undang yang telah dibuat dan direvisi berulang kali,negara kita tidak konsisten dalam pelaksanaannya.
    Kita perlu mengadakan pembenahan disetiap unsur hukum di negara kita,dan yang paling pertama harus dibenahi adalah setiap unsur penegakkan hukum.Kita perlu membenahi dari atas,...ketika para penegak hukum dan pemerintah kita telah dibenahi,dengan sendirinya masyarakat pasti akan mengikuti para pejabatnya.Kita juga perlu membenahi sumber daya manusia,seperti pembinaan moral dan bimbingan konseling yang bertujuan membimbing hati nurani setiap orang,agar bertindak sesuai kebaikan dan hukum yang berlaku.
    2. Sistem hukum di dunia :
    a. Sistem hukum eropa kontinental,adalah sistem hukum dengan ciri-ciri adanya berbagai ketentuan hukum dikodifikasi(dihimpun) secara sistematis yang akan ditafsirkan lebih lanjut oleh hakim dalam penerapannya.Sistem hukum ini digunakan di Inggris,yang mana di dalamnya menganut aliran frele recht,yaitu dimana hukum tidak dibatasi oleh undang-undang,tetapi hakim diberikan kebebasan untuk melaksanakan undang-undang atau mengabaikannya.

    b.Sistem hukum anglo saxon,adalah suatu sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi,yaitu keputusan-keputusan hakim terdahulu yang kemudian menjadi dasar putusan hakim selanjutnya.Penerapan sistem hukum ini sebenarnya lebih mudah terutama pada masyarakat pada negara-negara berkembang karena sesuai dengan perkembangan zaman.Pendapat para ahli dan praktisi hukum lebih menonjol digunakan oleh hakim,dalam memutus perkara.

    C.sistem hukum adat,adalah seperangkat norma dan aturan adat yang berlaku di suatu wilayah.Misalnya di perkampungan pedesaan yang masih mengikuti hukum adat dan norma yang berlaku.

    3. Hukum adalah peraturan yang dibuat dan disepakati secara resmi dan menjadi pengatur baik secara tertulis maupun tidak tertulis yang mengikat perilaku setiap masyarakat tertentu dan dikuatkan oleh pemerintah.
    Norma,ialah suatu yang dipakai untuk mengatur sesuatu yang lain atau sebuah ukuran.Dengan norma ini orang dapat menilai kebaikan atau keburukan suatu perbuatan.
    Jenis-jenis norma,:
    a.Norma agama adalah suatu norma yang berdasarkan kaidah atau ajaran agama.Norma ini bersifat mutlak yang mengharuskan ketaatan para penganutnya.
    b.Norma kesusilaan ini didasarkan pada hati nurani atau akhlak manusia.Melakukan pelechan seksual adalaha salah satu dari pelanggaran norma kesusilaan.
    c. Norma kesopanan adalah norma yang berpangkal dari aturan tingkah laku yang berlaku dimasyrakat.Contohnha adalah cara berpakaian dan bersikap sopan.
    d. Norma kebiasaan adalah hasil dari perbuatan yang dilakukan secara berulang-ulang dalam bentuk yang sama,sehingga menjadi kebiasaan.
    e. Norma hukum adalah himpunan petunjuk hidup atau perintah dan larangan yang menvatur tata tertib dalam suatu masyarakat(negara).

    BalasHapus
  87. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  88. Nama : Ery Sanjaya Putra
    Kelas : 1 B
    Nim : 1611111151

    1. ¬Saya sependapat dengan artikel di atas
    -karena pada dasarnya Indonesia itu negara hukum yang senantiasa mengutamakan hukum sebagai landasan dalam seluruh aktivitas negara dan masyarakat.
    -Komitmen Indonesia sebagai negara hukum pun selalu dan hanya dinyatakan secara tertulis dalam pasal 1 ayat 3 UUD 1945 hasil amandemen.
    -Dimanapun juga, sebuah Negara menginginkan Negaranya memiliki penegak- penegak hukum dan hukum yang adil dan tegas dan bukan tebang pilih.
    -Tidak ada sebuah sabotase, diskriminasi dan pengistimewaan dalam menangani setiap kasus hukum baik PIDANA maupun PERDATA.
    -Seperti istilah di atas, ‘Runcing Kebawah Tumpul Keatas’ itulah istilah yang tepat untuk menggambarkan kondisi penegakkan hukum di Indonesia.
    Saya yakin pasti seluruh masyarakat Indonesia juga melihat kenyataanya.

    -Sedangkan kondisi Hukum di Indonesia saat ini lebih sering menuai kritik daripada pujian. Berbagai kritik diarahkan baik yang berkaitan dengan penegakkan hukum , kesadaran hukum , kualitas hukum, ketidakjelasan berbagai hukum yang berkaitan dengan proses berlangsungya hukum dan juga lemahnya penerapan berbagai peraturan.
    -Kritik begitu sering dilontarkan berkaitan dengan penegakan hukum di Indonesia.
    Kebanyakan masyarakat kita akan bicara bahwa hukum di Indonesia itu dapat dibeli, yang mempunyai jabatan, nama dan kekuasaan, yang punya uang banyak pasti aman dari gangguan hukum.
    -Hukum dapat dibeli maka aparat penegak hukum tidak dapat diharapkan untuk melakukan penegakkan hukum secara menyeluruh dan adil.
    -Sejauh ini, hukum tidak saja dijalankan sebagai rutinitas belaka tetapi tetapi juga dipermainkan seperti barang dagangan.
    -Hukum yang seharusnya menjadi alat pembaharuan masyarakat, telah berubah menjadi semacam mesin pembunuh karena didorong oleh perangkat hukum yang morat-marit.

    -Praktik penyelewengan dalam proses penegakan hukum seperti, mafia hukum di peradilan, peradilan yang diskriminatif atau rekayasa proses peradilan merupakan realitas yang gampang ditemui dalam penegakan hukum di negeri ini.
    -Orang biasa yang ketahuan melakukan tindak pencurian kecil, seperti anak dibawah umur saudara Hamdani yang ‘mencuri’ sandal jepit bolong milik perusahaan di mana ia bekerja di Tangerang, langsung ditangkap dan dihukum seberat beratnya.
    -Sedangkan seorang pejabat negara yang melakukan korupsi uang milyaran rupiah milik negara dapat bebas berkeliaran dengan bebasnya. Berbeda halnya dengan kasus-kasus yang hukum dengan tersangka dan terdakwa orang-orang yang memiliki kekusaan, jabatan dan nama.
    -Proses hukum yang dijalankan begitu berbelit-belit dan terkesan menunda-nuda. Seakan-akan masyarakat selalu disuguhkan sandiwara dari tokoh-tokoh Negara tersebut. Tidak ada keputusan yang begitu nyata.
    -Contohnya saja kasus Gayus Tambunan, pegawai Ditjen Pajak Golongan III menjadi miliyader dadakan yang diperkirakan korupsi sebesar 28 miliar, tetapi hanya dikenai 6 tahun penjara saja.

    BalasHapus
  89. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  90. Nama :Ery sanjaya putra
    Kelas :1 B
    Nim :1611111151

    2. CIVIL LAW. (Eropa Kontinental)
    -Bersifat Universal,
    -pengacara hanya boleh membantu pada saat didalam persidangan saja
    -Tidak boleh tawar menawar untuk sebuah sanksi
    -Hukum memeperoleh kekuatan mengikat, karena memiliki peraturan-peraturan yang berbentuk Undang-Undang dan tersusun secara sistematik didalam kodifikasi atau komplikasi tertentu.
    -Prinsip dasar ini dianut mengingat bahwa nilai utama yang merupakan tujuan hukum adalah “kepastian hukum”.
    - Kepastian hukum itu, hanya dapat diwujudkan kalau tindakan hukum manusia di dalam pergaulan hidup diatur dengan peraturan tertulis.
    -Sehingga dalam hukum ini, hakim tidak dapat leluasa untuk menciptakan hukum yang mempunyai kekuatan mengikat hukum.
    -Hakim hanya berfungsi “menetapkan dan menafsirkan peraturan-peraturan dalam batas wewenangnya”.
    -Sumber hukum Undang-Undang”, yang dibentuk pemegang kekuasaan legislatif. Selain itu juga diakui bahwa peraturan-peraturan yang dibuat pemegang kekuasaan eksekutif.
    - Sisitem hukum Eropa Kontinental Dibagi Menjadi 2,
    -yaitu dalam bidang Hukum Publik dan Hukum Privat.
    -Dan digunakan dibeberapa benua Eropa dan Amerika.

    B. COMMON LAW (Anglo-Saxon)
    -Sistem ini boleh tawar-menawar dengan hakim untuk sebuah hukuman didalam persidangan
    -Dan pengecaranya boleh ikut membantu tersangka pada saat diluar persidangan atau didalam persidangan
    -Sering disebut sistem “Unwritten Law”,
    -Sistem Anglo-Saxon, sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi,
    -yaitu utusan hakim terdahulu yang kemudian menjadi dasar utusan hakim-hakim selanjutnya.
    -Sumber hukum dalam sistem hukum ini ialah putusan hakim/pengadilan.
    -Hakim berfungsi tidak hanya sebagai pihak yang bertugas menetapkan dan menafsirkan peraturan-peraturan hukum saja.
    -Hakim juga berperan besar dalam membentuk seluruh tata kehidupan masyarakat .
    -Hakim mempunyai wewenang yang sangat luas untuk menafsirkan peraturan hukum yang berlaku.
    -Selain itu, bisa menciptakan hukum baru yang akan menjadi pegangan bagi hakim-hakim lain untuk menyelesaikan perkara sejenis.
    -Civil Law banyak digunakan 2/3 Dari jumlah negara-negara

    C. HUKUM ISLAM
    -Sistem hukum Islam berasal dari Arab
    -Berkembang ke negara-negara lain seperti negara-negara Asia, Afrika, Eropa, Amerika secara individual maupun secara kelompok.
    - Bersumber dari AL-Quran (kitab suci yang di wahyukan oleh Allah kepada Nabi Muhammad melalui Malaikat Jibril), -Sunnah Nabi (Hadits, atau perilaku-perilaku yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW), Ijma (kesepakatan para Ulama besar tentang hak cara hidup), Qiyas (analogi dalam mencari sebanyak mungkin persamaan antara dua kejadian untuk ditarik kesimpulan dalam membuat hukum yang baru).
    -Tidak memiliki Undang-undang
    -Berkaitan dengan dunia akirat
    -Sanksinya di aakhirat karena berhubungan dengan sang ilahi

    3. NORMA
    -Merupakan pedoman, patokan, atau ukuran untuk berperilaku dalam adat kehidupan.
    -Contoh : Norma Agama, Norma Kesusilaan, Norma Kesopanan, Norma Hukum.
    HUKUM
    -Merupakan aturan, larangan dan kebolehan, yang dibuat oleh lembaga resmi negara.
    -Dan memiliki sifat mengikat dan memaksa dan berisi perintah serta larangan yang ditujukan untuk membatasi tingkah laku manusia agar tidak menyimpang dari aturan humum.
    -Contoh : KUHP, KUHPER, KUHD

    BalasHapus
  91. NAMA : Amrullah Iqbal Al-Khosy'i
    Kelas : 1 A
    NIM : 1611111068


    1. Menurut saya artikel tersebut sudah sangat baik dan benar. Korupsi di Indonesia sudah menjadi darah daging, korupsi tentunya sudah bukan hal yang asing lagi ditelinga. Definisi sederhana korupsi adalah "penyalahgunaan kekuasaan untuk keuntungan pribadi." Definisi, dampak, dan motivasi korupsi berbeda-beda. "Korupsi" melibatkan perilaku pihak para pejabat sektor publik, baik politisi maupun pegawai negeri sipil. Mereka secara tidak wajar dan tidak sah memperkaya diri sendiri atau orang yang dekat dengan mereka dengan menyalahgunakan wewenang yang dipercayakan. Menurut UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, korupsi merupakan tindakan memperkaya diri sendiri, penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan, memberi dan menjanjikan sesuatu kepada pejabat atau hakim, berbuat curang, melakukan penggelapan, dan menerima hadiah terkait tanggung jawab yang dijalani.
    ketika seseorang memperoleh sebuah jabatan publik menggunakan cara money politics, maka ketika ia sudah menjalankan kekuasaannya, ia berpotensi melakukan tindakan-tindakan melanggar hukum, hal ini dilakukan karena ia telah mengeluarkan banyak uang sebagai modal mendapatkan kekuasaan, sehingga ketika dia sudah menjabat, ia berkeinginan untuk mendapatkan kembali modal yang telah ia keluarkan dan salah satu cara yang ditempuh adalah dengan melakukan korupsi. padahal korupsi merupakan tindakan melanggar hukum karena menyelewengkan kekuasaan publik untuk kepentingan tertentu.
    Korupsi terjadi jika tiga hal terpenuhi, yaitu;
    (1) Seseorang memiliki kekuasaan termasuk untuk menentukan kebijakan publik dan melakukan administrasi kebijakan tersebut
    (2) Adanya economic rents, yaitu manfaat ekonomi yang ada sebagai sebab akibat kebijakan publik tesebut
    (3) Sistem yang ada membuka peluang terjadinya pelanggaran oleh pejabat publik yang bersangkutan.

    BalasHapus
  92. 2. Sistem Hukum di Dunia

    SISTEM HUKUM ANGLO SAXON
    Sistem hukum Anglo Saxon mula – mula berkembang di negara Inggris, dan dikenal dgn istilah Common Law atau Unwriten Law (hukum tidak tertulis). Sistem Anglo-Saxon adalah suatu sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi, yaitu keputusan-keputusan hakim terdahulu yang kemudian menjadi dasar putusan hakim-hakim selanjutnya. Sistem hukum ini diterapkan di Irlandia, Inggris, Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, Kanada (kecuali Provinsi Quebec) dan Amerika Serikat (walaupun negara bagian Louisiana mempergunakan sistem hukum ini bersamaan dengan sistim hukum Eropa Kontinental Napoleon).
    Selain negara-negara tersebut, beberapa negara lain juga menerapkan sistem hukum Anglo-Saxon campuran, misalnya Pakistan, India dan Nigeria yang menerapkan sebagian besar sistem hukum Anglo-Saxon, namun juga memberlakukan hukum adat dan hukum agama. Sistem hukum anglo saxon, sebenarnya penerapannya lebih mudah terutama pada masyarakat pada negara-negara berkembang karena sesuai dengan perkembangan zaman.Pendapat para ahli dan prakitisi hukum lebih menonjol digunakan oleh hakim, dalam memutus perkara.
    Sumber Hukum :
    1) Putusan–putusan hakim/putusan pengadilan atau yurisprudensi (judicial decisions). Putusan-putusan hakim mewujudkan kepastian hukum, maka melalui putusan-putusan hakim itu prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah hukum dibentuk dan mengikat umum.
    2) Kebiasaan-kebiasaan dan peraturan hukum tertulis yang berupa undang-undang dan peraturan administrasi negara diakui juga, kerena pada dasarnya terbentuknya kebiasaan dan peraturan tertulis tersebut bersumber dari putusan pengadilan. Putusan pengadilan, kebiasaan dan peraturan hukum tertulis tersebut tidak tersusun secara sistematis dalam kodifikasi sebagaimana pada sistem hukum Eropa Kontinental.

    Peran Hakim :

    • Hakim berfungsi tidak hanya sebagai pihak yang bertugas menetapkan dan menafsirkan peraturan-peraturan hukum saja. Hakim juga berperan besar dalam menciptakan kaidah-kaidah hukum yang mengatur tata kehidupan masyarakat.
    • Hakim mempunyai wewenang yang luas untuk menafsirkan peraturan-peraturan hukum dan menciptakan prinsip-prinsip hukum baru yang berguna sebagai pegangan bagi hakim –hakim lain dalam memutuskan perkara sejenis.
    • Oleh karena itu, hakim terikat pada prinsip hukum dalam putusan pengadilan yang sudah ada dari perkara-perkara sejenis (asas doctrine of precedent).
    • Namun, bila dalam putusan pengadilan terdahulu tidak ditemukan prinsip hukum yang dicari, hakim berdasarkan prinsip kebenaran dan akal sehat dapat memutuskan perkara dengan menggunakan metode penafsiran hukum. Sistem hukum Anglo-Amerika sering disebut juga dengan istilah Case Law.

    BalasHapus
  93. Sistem Hukum Eropa Kontinental (CIVIL LAW)
    Seperangkat aturan yang mendasar perbuatan kepada aturan yang tertulis (Kode Sipil) Sistem Hukum ini menjadikan UU sebagai sumber hukum utama
    Ciri Khasnya :
    1. Setiap perbuatan hukum didasarkan pada aturan tertulis
    2. Pada sistem peradilan hakim berfungsi memutuskan putusan tersebut didasarkan kepada peraturan per undang-undangan.
    3. Putusan hakim terdahulu hanya menjadi rujukan relatif sistem ini banyak digunakan hampir 2/3 dari jumlah negara-negara di dunia.
    Prinsip utama atau prinsip dasar :
    • Prinsip utama atau prinsip dasar sistem hukum Eropa Kontinental ialah bahwa hukum itu memperoleh kekuasaan mengikat karena berupa peraturan yang berbentuk undang-undang yang tersusun secara sistematis dalam kodifikasi.
    • Kepastian hukumlah yang menjadi tujuan hukum. Kepastian hukum dapat terwujud apabila segala tingkah laku manusia dalam pergaulan hidup diatur dengan peraturan tertulis, misalnya UU.
    • Dalam sistem hukum ini, terkenal suatu adagium yang berbunyi ”tidak ada hukum selain undang-undang”.
    • Dengan kata lain hukum selalu diidentifikasikan dengan undang-undang (hukum adalah undang-undang).
    Peran Hakim :
    • Hakim dalam hal ini tidak bebas dalam menciptakan hukum baru, karena hakim hanya berperan menetapkan dan menafsirkan peraturan-peraturan yang ada berdasarkan wewenang yang ada padanya.
    Putusan Hakim :
    • Putusan hakim tidak mengikat umum tetapi hanya mengikat para pihak yang berperkara saja (doktrins res ajudicata) sbgmana yurisprudensi sebagai sistem hukum Anglo Saxon (Mazhab / Aliran Freie Rechtsbegung)
    Sumber Hukum :
    Sumber hukum sistem ini adalah :
    1) Undang-undang dibentuk oleh legislatif (Statutes).
    2) Peraturan-peraturan hukum’ (Regulation = administrasi negara= PP, dll), dan
    3) Kebiasaan-kebiasaan (custom) yang hidup dan diterima sebagai hukum oleh masyarakat selama tidak bertentangan dengan undang-undang.

    SISTEM HUKUM ISLAMI
    Sistem hukum Islam berasal dari Arab yang diwahyukan kepada nabi Muhammad SAW , kemudian tersebar ke negara-negara lain seperti negara-negara Asia, Afrika, Eropa, Amerika secara individual maupun secara kelompok.

    Sumber Hukum :
    1) Qur’an, yaitu kitab suci kaum muslimin yang diwahyukan dari Allah kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.
    2) Sunnah Nabi (hadist), yaitu cara hidup dari nabi Muhammad SAW atau cerita tentang Nabi Muhammad SAW.
    3) Ijma, yaitu kesepakatan para ulama besar tentang suatu hak dalam cara hidup.
    4) Qiyas, yaitu analogi dalam mencari sebanyak mungkin persamaan antara dua kejadian.

    BalasHapus
  94. 3. Perbedaan Norma dan Hukum
    A. Norma
    pengertian norma adalah pedoman, ketentuan dan acuan yang menjadi keharusan bagi para anggota masyarakat dan segala objek yang menjadi milik masyarakat tersebut untuk mengikuti dan mematuhi serta mengakui dan sekaligus memberi sanksi bagi yang tidak mengikuti, mematuhi dan mengakui pedoman tersebut.
    Macam-macam norma:
    -Norma Agama
    Norma agama adalah norma yang hadir dan menjadi pedoman atas keyakinan terhadap pencipta. Contohnya Agama Islam menjadikan Al-Qur’an dan hadist sebagai norma agama.
    - Norma Kesusilaan
    pedoman hidup yang berkaitan dengan perilaku baik dan buruk yang didasarkan atas kemampuan untuk mengenali kebenaran dan keadilan serta membuat pembeda diantaranya.
    - Norma Kesopanan
    pedoman dan peraturan hidup atau nilai nilai yang telah diatur dalam agama ataupun dalam adat istiadat masyarakat.
    - Norma Hukum
    ketentuan dalam hidup bermasyarakat bernegara yang berlaku kepada setiap anggota masyarakat yang dibuat berdasarkan kesepakatan antara penguasa negara.
    B. Hukum
    Aturan yang dibuat oleh lembaga resmi negara, yang memiliki sifat mengikat dan memaksa serta sanksi dan dijalankan oleh aparat penegak hukum.
    Sumber hukum :
    - KUH Perdata
    - KUHD
    - KUHP

    BalasHapus
  95. Nama : M.amirulah wicaksono
    Kelas : 1B
    NIM : 1611111049

    (1.) Saya berpikir, untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap hukum. Diperlukan suatu pendidikan mendasar. Kita semua tahu bahwa aparat penegak hukumnya lah yang kurang konsisten dalam menindak, yang salah menjadi benar dan yang benar menjadi salah hanya karena berapa banyaknya rupiah yang mereka kantongi. Kurangnya kesadaran dan mulai hilangnya tradisi masyarakat yang taat pada norma yang berlaku lah yang menyebabkan mudahnya para oknum tersebut menjadi sasaran empuk suap menyuap para koruptor yang saat ini sudah tidak takut lagi akan jeratan hukum. Karena hukuman di negeri ini bisa dibeli dengan mudahnya, sehingga penjarapun bisa disulapnya menjadi hotel bintang lima yang nyaman. Maka dari itulah pendidikan yang mendasar yang harusnya ditanam sejak dini adalah pendidikan norma-norma yang berlaku, yang dimulai pada generasi muda pemimpin masa depan. Dengan kesadaran sejak dini akan norma-norma yang berlaku maka kita bisa merubah hukum di indonesia ini jadi lebih baik dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap hukum.
    (2.) 1. Sistem hukum anglo suction : sistem ini mendasarkan setiap tindakan/perbuatan hukum kepada kebiasaan. Dengan demikian sistem eropa continental tidak menuliskan setiap aturan-aturan. Karakteristiknya dari sistem ini : - sistem peradilan mengacu pada penilaian juri, sedangkan hakim mengatur jalannya persidangan dan menetapkan putusan. - yuris prudensi/putusan hakim terdahulu menjadi rujukan absolut.
    2. Sistem hukum eropa continental : seperangkat aturan yang mendasarkan setiap perbuatan kepada aturan yang tertulis (kode sipil). Sistem hukum ini menjadikan undang-undang sebagai sumber hukum utama. Karakteristik : - setiap tindakan atau perbuatan hukum didasarkan pada aturan tertulis
    - pada sistem peradilan, hakim berfungsi memutuskan, putusan tersebut didasarkan pada peraturan
    - yuris prudensi hanya menjadi rujukan relatif
    3. Sistem Hukum Islam
    • Sistem hukum Islam berasal dari Arab, kemudian berkembang ke negara-negara lain seperti negara-negara Asia, Afrika, Eropa, Amerika secara individual maupun secara kelompok.

    Sumber Hukum :
    1) Qur’an, yaitu kitab suci kaum muslimin yang diwahyukan dari Allah kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.
    2) Sunnah Nabi (hadist), yaitu cara hidup dari nabi Muhammad SAW atau cerita tentang Nabi Muhammad SAW.
    3) Ijma, yaitu kesepakatan para ulama besar tentang suatu hak dalam cara hidup.
    4) Qiyas, yaitu analogi dalam mencari sebanyak mungkin persamaan antara dua kejadian.

    (3.)Norma : mengatur tingkah laku bersifat pribadi dan jika dilanggar tdk mendapat sangsi keras

    Hukum: bersifat mengikat dan memaksa, jika melanggar dikenakan sanksi keras
    Penjelasan dan contoh dari norma :
    - Norma agama : norma yang berasal dari wahyu tuhan yang apabila tidak dilakukan maka akan mendapat sanksi di akhirat berupa siksaan. Contoh : seorang muslim harus melaksanakan sholat wajib 5 waktu, jika tidak dikerjakan akan disiksa di akhirat.
    - Norma kesopanan : norma yang berasal adat atau kebiasaan yang mengatur tingkah laku suatu masyarakat dan sanksinya apabila melanggar akan di jauhi orang lain. Contoh : salah satu warga sidokare kebut-kebutan dan dibenci warga
    - Norma kesusilaan : norma yang berasal dari hati nurani manusia dan apabila dilanggar akan menyebabkan penyesalan. Contoh : seorang anak yang membohongi orang tua karena takut dimarahin soal nilai rapor yang jelek
    - Norma hukum : norma yang berasal dari badan-badan atau lembaga resmi negara dan bila dilanggar akan terkena sanksi pidana hukum. Contoh : orang yang mencuri motor dan tertangkap polisi mendapat hukuman 5 tahun penjara

    BalasHapus
  96. Nama : al aqib iqbal
    Kelaas 1.A
    NiM : 1611111075

    1.1. Permasalahan hukum di indonesia ada pada penegak hukumnya, karena di negeri kita ini terdapat kebudayaan yang kayalah dia rajanya. hukum yang seharusnya menjadi alat untuk mencari kebenaran namun, kini bisa digunakan hanya untuk melindungi parah penguasa. contohnya saja hukuman bagi pencuri kayu menyambung hidup lebih berat daripada hukuman para koruptor.
    Hal ini tidak sesuai dengan tujuan hukum yang menyatakan "demi keadilan dan kesejahteraan manusia" namun, faktanya justru menghukum manusia dengan kebinasaan dan kepedihan.
    solusi: keadilan hukum harus ditegakkan seadil-adilnya, hukum yang tidak memihak. lembaga hukum harus menjunjung tinggi hukum dengan mengambil suatu tindakan atau keputusan seadil-adilnya tanpa adanya keberpihakan dan penegak hukum di Indonesia dapat dibeli oleh orang kaya. Banyak sekal orang miskin yang terkena dampaknya. Mereka dipenjara selama 2 tahun lebih hanya karena mereka mencuri barang yang murah harganya. Tidak dengan para koruptor, mereka dapat melenggang bebas dan tak terendus seolah-olah mereka kebal terhadap hukum. Walaupun jika mereka tertangkap, mereka dapat merasakan fasilitas layaknya hotel berbintang di balik jeruji besi. Di Indonesia tidak ada hukuman yang dapat memberikan efek jera pada mereka pelaku korupsi. Setidaknya hukuman bagi koruptor di Indonesia dapat diubah dan membuat efek jera pada pelakunya hukum nya di indonesia perlu perketat lagi bagaimana indonesia berkembang kalau negara hukum nya tidak adil pada smuar masyarakat/warga indonesia

    BalasHapus
  97. Nama : al aqib iqba
    kelas 1.A
    NIM : 1611111075

    2.A.Anglo Saxon (Common Law)
    Sistem hukum Anglo Saxon mula – mula berkembang di negara Inggris, dan dikenal dengan istilah Common Law atau Unwriten Law (hukum tidak tertulis). Sistem Anglo-Saxon adalah suatu sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi, yaitu keputusan-keputusan hakim terdahulu yang kemudian menjadi dasar putusan hakim-hakim selanjutnya. Sistem hukum ini diterapkan di Irlandia, Inggris, Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, Kanada (kecuali Provinsi Quebec) dan Amerika Serikat (walaupun negara bagian Louisiana mempergunakan sistem hukum ini bersamaan dengan sistim hukum Eropa Kontinental Napoleon).
    Selain negara-negara tersebut, beberapa negara lain juga menerapkan sistem hukum Anglo-Saxon campuran, misalnya Pakistan, India dan Nigeria yang menerapkan sebagian besar sistem hukum Anglo-Saxon, namun juga memberlakukan hukum adat dan hukum agama. Sistem hukum anglo saxon, sebenarnya penerapannya lebih mudah terutama pada masyarakat pada negara-negara berkembang karena sesuai dengan perkembangan zaman.Pendapat para ahli dan prakitisi hukum lebih menonjol digunakan oleh hakim, dalam memutus perkara.
    B.Eropa Kontinental (Civil Law)
    Sistem hukum eropa kontinental banyak dianut dan dikembangkan di negara-negara eropa. Sistem hukum eropa kontinental biasa disebut dengan istilah Civil Law atau yang disebut juga sebagai “Hukum Romawi”. Sistem hukum ini disebut sebagai hukum romawi karena sistem hukum eropa kontinental memang bersumber dari kodifikasi hukum yang digunakan pada masa kekaisaran romawi tepatnya pada masa pemerintahan Kaisar Yustinianus yang memerintah romawi pada sekitar abad ke-5 antara 527 sampai dengan 565 M.
    Prinsip utama atau prinsip dasar sistem hukum Eropa Kontinental ialah bahwa hukum itu memperoleh kekuasaan mengikat karena berupa peraturan yang berbentuk undang-undang yang tersusun secara sistematis dalam kodifikasi. Kepastian hukumlah yang menjadi tujuan hukum. Kepastian hukum dapat terwujud apabila segala tingkah laku manusia dalam pergaulan hidup diatur dengan peraturan tertulis, misalnya UU. Dalam sistem hukum ini, terkenal suatu adagium yang berbunyi ”tidak ada hukum selain undang-undang”. Dengan kata lain hukum selalu diidentifikasikan dengan undang-undang.
    PERBEDAAN
    Perbedaan yang palig mendasar antara Sistem Hukum Eropa Continental (Eropa) dan Sistem Hukum Anglo-Saxon (AS). Pada Sistem Hukum Eropa Continental, filosofinya tampak pada sifat-sifatnya yang represif, yang cenderung melindungi yang berkuasa. Sedangkan Sistem Hukum Anglo Saxon selain tentunya ada sifat yang represif, namun sifat penekanannya lebih mengutamakan pada sifat-sifat yang preventif. Pasal-pasalnya merupakan rambu-rambu untuk mencegah munculnya KKN dalam segala bentuk maupun manifestasinya. Selain mencegah terjadinya white collar crime dan corporate crime juga untuk mencegah terjadinya distorsi, keharusan memberikan proteksi bagi kepentingan umum dan bukan untuk kepentingan orang perorang, serta menjamin partisipasi dan pengawasan sosial secara transparan dan demokratis

    BalasHapus
  98. Nama : al aqib iqbal
    kelas : 1.A
    NIM : 1611111075

    3.ANorma Hukum (Laws)
    Pengertian norma hukum adalah pedoman atau ketentuan hukum yang mengatur individu dalam masyarakat yang tertulis ataupun tidak tertulis yang dicirikan oleh adanya penegak hukum dan adanya sanksi yang bersifat menertibkan dan menyadarkan pelaku pelanggar norma hukum. Contoh norma hukum seperti Undang Undang tentang Pers
    B.. Norma agama
    Norma agama adalah norma yang hadir dan menjadi pedoman atas keyakinan terhadap pencipta. Contohnya Agama Islam menjadikan Al-Qur’an dan hadist sebagai norma agama. Begitupun dengan agama lain seperti injil sebagai norma agama katholik. Dalam norma agama, beberapa ketentuan diberikan hukuman pada hari akhir atau setelah kematian individu tersebut, dan dibeberapa ketentuan untuk pelanggaran terhadap norma agama tertentu langsung diberi hukuman selama dia hidup oleh anggota individu lainnya seperti hukum rajam, dan lainnya. Norma agama memiliki kekuatan yang bervariasi tergantung keadaan negara atau masyarakat tersebut. Apabila negara tersebut adalah negara yang menjunjung tinggi ajaran agama, maka norma agama akan menjadi aturan yang sangat mengikat, contoh di Aceh, sedangkan bila masyarakat tersebut adalah negara yang kurang menjunjung tinggi agama maka akan menjadi aturan atau norma yang lemak, Contohnya penerapan norma agama di Jakarta
    C.Norma Kebiasaan
    Pengertian norma kebiasaan atau habit adalah ketentuan dan pedoman yang dihasilkan dari perbuatan yg dilakukan berulang ulang dalam bentuk yang sama sehingga menjadi kebiasaan (habit) dalam suatu masyarakat. Anggota masyarakat yang tidak melakukan atau tidak mengikuti norma kebiasaan yang berlaku dalam masyarakatnya akan dianggap aneh.
    Macam macam contoh norma kebiasaan:
     Salah satu kebiasaan melakukan acara Selamatan atau doa tertentu bagi anak yang baru dilahirkan
     Aktivitas mudik atau pulang ke tempat kelahiran dan keluarga besar berada saat atau menjelang hari raya
     Kebiasaan memperingati anggota masyarakat yang meninggal dengan mengadakan acara di Flores.

    BalasHapus
  99. Nama : Achmad Afwan Al Ghoni
    NIM :1611111155
    Kelas : 1 B


    1. Menurut saya penegak hukum di Indonesia saat ini sangat buruk, kesalahan ini bukan terletak pada system hukum nya, melainkan kesalahan itu terletak pada oknum penegak hukum itu sendiri, hal ini bisa terjadi karena lemah nya pengawasan terhadap perkembangan hukum di Indonesia dan kurangnya kesadaran hukum dari masyarakat.
    Salah satu aspek yang membuat tindakan korupsi ini menjadi tumbuh subur adalah kondisi sosial dan budaya. Oleh karna itu Aktor korupsi di Indonesia harus di proses seadil adilnya sesuai hukum yang brlaku di Indonesia tanpa memandang status. Untuk memberikan efek jera kepada pelaku pelaku korupsi

    2. System Hukum
    Civil Law ( Eropa Kontinental )
    Aturan yang mendasarkan setiap perbuatan kepada aturan yang tertulis ( code civil ). System ini menjadikan undang undang sebagai sumber hukum utama
    karasteristik system hukum civil law:
    ¬- Setiap tindakan di dasarkan pada aturan tertulis
    - Pada system peradilan hakim berfungsi untuk memutuskan, putusan tersebut didasarkan pada peraturan perundang-undangan
    - Yurispudensi hanya menjadi rujukan relative
    system ini banyak digunakan hampir 2/3 dari negara Negara di dunia
    Cmmon Law ( Anglo Amerika )
    lahir di nagara Inggris, system ini mendasarkan setiap tindakan / perbuatan hukum kepada kebiasaan, dengan demikian system common law tidak menuliskan setiap aturan aturan
    karakteristik system common law:
    - Sistem peradilan mengacu kepada penilaian juri sedangkan hakim berfungsi mengatur jalannya persidangan dan menetapkan putusan
    - Yurispudensi ( putusan hakim terdahulu ) menjadi rujukan absolut
    Islamic Law System
    Semula dianut oleh masyarakat Arab sebagai timbulnya dan penyebaran agama Islam. Perkembangannya sesuai dengan pembentukan Negara yang berasaskan ajaran Islam.
    Sumber hukum dalam system hukum Islam:
    - Al-Qur’an, kitab suci dari kaum muslimin yang diwahyukan oleh Allah kepada Nabi Muhammad Rasul Allah, dengan perantara malaikat Jibril.
    - Sunnah Nabi, cara hidup dari Nabi Muhammad atau cerita-cerita (hadis) mengenai Nabi Muhammad.
    - Ijma’, Kesepakatan para ulama besar tentang suatu hal dalam cara bekerja (berorganisasi).
    -Qiyas, Analogi dalam mencari sebanyak mungkin persamaan antara dua kejadian. Cara ini dapat di jelmakan melalui metode ilmu hukum berdasarkan deduksi. Hal itu dilakukan dengan menciptakan atau menarik suatu garis hukum baru dari garis hukum lama dengan maksud memberlakukan yang baru itu kepada suatu keadaan karena persamaan yang ada didalam nya.

    3. Hukum adalah aturan yang dibuat oleh lembaga resmi Negara yang memilik sifat mengikat dan memaksa serta sanksi dan dijalankan oleh aparat penegak hukum. Sedangkan Norma adalah peraturan hidup yang membatasi tingkah laku manusia di dalam masyarakat.
    Macam-macam Norma:
    - Norma Agama;
    Peraturan hidup yang diterima sebagai perintah-perintah , larangan-larangan dan anjuran-anjuran yang berasal dari Tuhan. Sanksinya tidak terjadi secara langsung
    Contoh: Larangan untuk berbuat riba
    - Norma Kesusilaan;
    Peraturan hidup yang dianggap sebagai suara hati sanubari manusia (insan-kamil). Sanksinya berupa penyesalan
    Contoh: Merasa tidak tenang setelah melakukan keslahan
    - Norma Kesopanan;
    Peraturan hidup yang timbul dari pergaulan segolongan manusia (masyarakat). Sanksi yang dijatuhkan akan menimbulkan celaan dari sesamanya, dan sikap kebencian, pandangan rendah dari orang sekelilingnya dll
    Contoh: Yang muda harus menghormati yang lebih tua
    - Norma Hukum;
    Peraturan yang dibuat oleh pejabat yang berwenang yang mempunyai sifat mengikat dan memaksa. Sanksi berupa pidana penjara ataupun denda.
    Contoh: Pasal 1234 BW menyatakan bahwa tiap-tiap perikatan adalah untuk memberikan sesuatu, untuk berbuat sesuatu atau untuk tidak berbuat sesuatu

    BalasHapus
  100. NAMA: YOHANES ANDREAS BANDUR
    KELAS:1A (pagi)
    NIM:1611111123

    Jawaban:
    1. Menurut pendapat dan analisis saya,artikel di atas sangatlah betul. Penegakkan hukum di Indonesia sangatlah kurang.Hal ini disebabkan oleh lemahnya penegakkan yang dilakukan oleh para penegak hukum. Bila diamati,penegakkan hukum di negara kita hanya berdampak dan dijalankan ke pada masyarakat-masyarakat yang lemah saja.Namun,bagi mereka yang berada dan golongan pejabat serta politisi,hukum seakan jinak terhadap mereka.Hukum di Indonesia diibaratkan dengan filosofi sebuah Paku,dimana "bagian bawahnya tajam sehingga mampu menembus apapun yang berada di bawah,sedangkan bagian atasnya tumpul".
    Banyaknya kasus ketidak adilan di negara ini menjadi bukti bahwa penegakkan hukum dan para penegak hukum kita tidaklah benar dalam menjalankan tugas mereka.Banyaknya kasus penyuapan dan penyogokkan merupakan bukti nyata yang tidak dapat dipungkiri,dan memberikan dampak yang serius bagi hukum di negara kita.Negara kita menjadi lemah dalam hal penegakkan hukum,dan negara kita dicap sebagai negara yang kurang bertanggung jawab dalam penegakkan hukum oleh negara lain;Dengan banyaknya undang-undang yang telah dibuat dan direvisi berulang kali,negara kita tidak konsisten dalam pelaksanaannya.
    Kita perlu mengadakan pembenahan disetiap unsur hukum di negara kita,dan yang paling pertama harus dibenahi adalah setiap unsur penegakkan hukum.Kita perlu membenahi dari atas,...ketika para penegak hukum dan pemerintah kita telah dibenahi,dengan sendirinya masyarakat pasti akan mengikuti para pejabatnya.Kita juga perlu membenahi sumber daya manusia,seperti pembinaan moral dan bimbingan konseling yang bertujuan membimbing hati nurani setiap orang,agar bertindak sesuai kebaikan dan hukum yang berlaku.
    2. Sistem hukum di dunia :
    a. Sistem hukum eropa kontinental,adalah sistem hukum dengan ciri-ciri adanya berbagai ketentuan hukum dikodifikasi(dihimpun) secara sistematis yang akan ditafsirkan lebih lanjut oleh hakim dalam penerapannya.Sistem hukum ini digunakan di Inggris,yang mana di dalamnya menganut aliran frele recht,yaitu dimana hukum tidak dibatasi oleh undang-undang,tetapi hakim diberikan kebebasan untuk melaksanakan undang-undang atau mengabaikannya.

    b.Sistem hukum anglo saxon,adalah suatu sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi,yaitu keputusan-keputusan hakim terdahulu yang kemudian menjadi dasar putusan hakim selanjutnya.Penerapan sistem hukum ini sebenarnya lebih mudah terutama pada masyarakat pada negara-negara berkembang karena sesuai dengan perkembangan zaman.Pendapat para ahli dan praktisi hukum lebih menonjol digunakan oleh hakim,dalam memutus perkara.

    C.sistem hukum adat,adalah seperangkat norma dan aturan adat yang berlaku di suatu wilayah.Misalnya di perkampungan pedesaan yang masih mengikuti hukum adat dan norma yang berlaku.

    3. Hukum adalah peraturan yang dibuat dan disepakati secara resmi dan menjadi pengatur baik secara tertulis maupun tidak tertulis yang mengikat perilaku setiap masyarakat tertentu dan dikuatkan oleh pemerintah.
    Norma,ialah suatu yang dipakai untuk mengatur sesuatu yang lain atau sebuah ukuran.Dengan norma ini orang dapat menilai kebaikan atau keburukan suatu perbuatan.
    Jenis-jenis norma,:
    a.Norma agama adalah suatu norma yang berdasarkan kaidah atau ajaran agama.Norma ini bersifat mutlak yang mengharuskan ketaatan para penganutnya.
    b.Norma kesusilaan ini didasarkan pada hati nurani atau akhlak manusia.Melakukan pelechan seksual adalaha salah satu dari pelanggaran norma kesusilaan.
    c. Norma kesopanan adalah norma yang berpangkal dari aturan tingkah laku yang berlaku dimasyrakat.Contohnha adalah cara berpakaian dan bersikap sopan.
    d. Norma kebiasaan adalah hasil dari perbuatan yang dilakukan secara berulang-ulang dalam bentuk yang sama,sehingga menjadi kebiasaan.
    e. Norma hukum adalah himpunan petunjuk hidup atau perintah dan larangan yang menvatur tata tertib dalam suatu masyarakat(negara).

    BalasHapus
  101. NAMA : VICHI INDRIANI
    KELAS : 1.A
    NIM : 1611111044


    (1)
    Menurut saya artikel diatas menjelaskan tentang lemahnya penegakan hukum di Indonesia. Memang di Indonesia ini penegakan hukumnya sangat lemah. Hal ini dikarenakan banyaknya oknum oknum nakal yang mudah disuap. Contohnya saja jaksa, panitra, polisi, dan aparat aparat lainnya. Ini menyebabkan banyaknya oknum oknum nakal yang memanfaatkan hal tersebut seperti korupsi dan membeli hukum dengan murah, contoh: seperti kasus gayus tambunan dia terkena hukuman penjara karena mengkurupsi uang milik Negara hingga milyaran, tetpi hal tersebut tidak membuat dia jerah dihukum, kenapa demikian liat saja ruang penjaranya gayus seperti kamar hotel bintang lima dan tidak hanya itu gayus pun bebas berpergian atau berwisata ke manca Negara. Bagaimana bisa seorang narapidana bisa jerah dihukum, jika aparat hukumnya saja mudah untuk disuap. Terbukti juga perlakuan hukum di Indonesia sangat tidak adil anatara orang kaya dengan orang miskin. aparat hukum lebih lunak kepada masyarakat kelas atas dari pada masyarakat kelas bawah. lalu bagaimana hukum indoneia akan kuat dan membuat pelanggarnya jerah dihukum jika begini terus,seharusnya pemerintah membuat UU yang tegas untuk aparat-aparat hukum yang nakal dan oknum oknum yang nakal. agar negara kita lebiih tertib tidak ada lagi onkum oknum nakal, aparat aparat nakal, dan inonesia bisa menjadi Negara yang lebih maju.




    (2)
    A. Simtem Hukum Adat
    Berkembang dilingkungan kehidupan sosial di Indonesia, Cina, Jepang dan Negara lain. Di Indonesia asal mula istilah hukum adat adalah dari istilah ”Adatrecht” yang dikemukakan oleh Snouck Hugronje.
    - Sumber Hukum
    Sistem hukum adat umumnya bersumber dari peraturan-peraturan hukum tidak tertulis yang tumbuh dan berkembang serta dipertahankan berdasarkan kesadaran hukum masyarakatnya.

    - Sifat Hukum Adat
    adalah tradisional dengan berpangkal pada kehendak nenek moyangnya. Peraturan hukum adat dapat berubah-ubah karena pengaruh kejadian dan keadaan sosial yang silih berganti.Karena sifatnya yang mudah berubah dan mudah menyesuaikan dengan perkembangan situasi sosial, hukum adat elastis sifatnya. Karena sumbernya tidak tertulis, hukum adat tidak kaku dan mudah menyesuaikan diri.
    Contoh:
    Ruhut Parsaoran di Habatohan (kehidupan social di tanah Batak), Patik Dohot Uhum ni Halak Batak (Undang-Undang dan ketentuan-ketentuan aBatak).

    B. Sistem Hukum Islam
    Sistem hukum Islam berasal dari Arab, kemudian berkembang ke negara-negara lain seperti negara-negara Asia, Afrika, Eropa, Amerika secara individu maupun secara kelompok.
    - Berdasarkan sumber hukumnya :
    Qur’an, yaitu kitab suci kaum muslimin yang diwahyukan dari Allah kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.
    Contoh:
    Bila kita ditanya tentang hukum khamer (miras), judi, pengagungan terhadap bebatuan dan mengundi nasib, maka jika kita merujuk kepada Al Qur’an niscaya kita akan mendapatkannya dalam firman Allah subhanahu wa Ta’ala: (QS. Al maidah: 90)

    C. Sistem Hukum Eropa Kontinental
    Sistem hukum yang juga dikenal dengan nama Civil Law, berasal dari Romawi yang kemudian berkembang ke Prancis. Perkembangannya diawali dengan pendudukan Romawi atas Prancis. Pada masa itu sistem ini dipraktekkan dalam interaksi antara kedua bangsa untuk mengatur kepentingan mereka. Proses ini berlangsung bertahun-tahun, sampai-sampai negara Prancis sendiri mengadopsi sistem hukum ini untuk diterapkan pada bangsanya sendiri.Bangsa Prancis membawa sistem ini ke Negeri Belanda, dengan proses yang sama dengan masuknya ke Prancis. Selanjutnya sistem ini berkembang ke Italia, Jerman, Portugal, Spanyol.
    - Sistem hukum Eropa Kontinental
    adalah suatu sistem hukum dengan ciri-ciri adanya berbagai ketentuan-ketentuan hukum dikodifikasi (dihimpun) secara sistematis yang akan ditafsirkan lebih lanjut oleh hakim dalam penerapannya.
    - Prinsip utama :
    hukum memperoleh kekuatan mengikat karena diwujudkan dalam peraturan yang berbentuk undang – undang dan tersusun secara sistematik di dalam kodifikasi atau kompilasi tertentu.

    BalasHapus
  102. (3)
    HUKUM
    Hukum adalah suatu sistem yang dibuat manusia untuk membatasi tingkah laku manusia agar tingkah laku manusia dapat terkontrol, hukum adalah aspek terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan, hukum mempunyai tugas untuk menjamin adanya kepastian hukum dalam masyarakat.

    NORMA
    Norma adalah kaidah atau ketentuan yang mengatur kehidupan dan hubungan antar manusia dalam arti luas. Norma merupakan petunjuk hidup bagi manusia dan pedoman perilaku seseorang yang berlaku di masyarakat. Macam – macam norma :

    1. Norma susila, yaitu peraturan hidup yang berasal dari hati nurani manusia. Norma susila menentukan mana yang baik dan mana yang buruk. Contoh : Hormatilah sesamamu.

    2. Norma kesopanan, yaitu ketentuan hidup yang berasal dari pergaulan dalam masyarakat. Contoh : Berangkat ke sekolah harus berpamitan dengan orang tua terlebih dahulu.


    3. Norma agama, yaitu ketentuan hidup yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa, yang isinya berupa larangan, perintah-perintah, dan ajaran.contoh: tidak boleh membunuh

    4. Norma hukum, yaitu ketentuan yang dibuat oleh pejabat yang berwenang yang mempunyai sifat memaksa untuk melindungi kepentingan manusia dalam per¬gaulan hidup di masyarakat dan mengatur tata tertib kehidupan ber¬masyarakat. Contoh :
    Pasal 362 KUHP yang menyatakan bahwa barang siapa mengambil sesuatu barang yang seluruhnya atau sebagian milik orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak enam puluh rupiah.

    BalasHapus
  103. nama:satria fibri ramadhan
    kelas:A
    nim:1611111144
    jawaban UTS pengantar hukum indonesia

    1)artikel diatas cukup baik dan sangat pas sekali dengan kondisipenegakan hukum di indonesia saat ini.KKN(korupsi,kolusi,nepotisme) menjadi hal yang bisa dikatakan berbahaya berbahaya sekali di dunia saat ini,bukan hanya di indonesia saja di negara jepang sekalipun yang notabene negara dengan tingkat disiplin tertinggi didunia masih terjadi KKN.di indonesia sendiri kkn sudah mencapai pada pemegang kewenangan terendah hingga tertinggi,bahkan pihak swasta pun dengan bebas melakukan kkn di indonesia.itu terjadi bukan hanya karena lemahnyapenegak hukum yang bekerja tetapi kita sebagai masyarakat kurang mengawasi akan kesempatan2 yang bisatimbulnya kkn.menurut saya untuk menurunkan tingkat kkn bukan hanya di level penegak hukum yang harus dibenahi akan tetapi mulai level keluarga,kita harus mengajarkan kepada anak cucu kita kita akan buruknya kkn itu.karena tidak mungkin kita mewarisi anak cucu kkta dengan kkn,bahkan mungkin kita harus mendoktrin bahawa kkn itu buruk dan berdosa.yang bisa kita lakukan saat ini dengan semakin luasnya korupsi adalah mengawasi bersama.di indonesia sendiri lemahnya sistem hukum tidak lepas dari intervensi pihak tertentudan adanya pemberian kesempatan untuk terjadinya kkn.untuk saat ini hukuman mati sangatlah pas untuk para koruptor,jangan hanya aturan atau uu yang dirubah tingkat kesadaran penegak hukum dan seluruh rakyat indonesia sangatlah penting akan buruknya kkn.

    2)
    a)sistem hukum eropa kontinental,berkembang di negara-negara eropa(civil law).kodifikasi hukum itu merupakan kumpulan dari berbagai kaidah hukum yang ada.artinya menurut sistem ini setiap hukum harus dikodifikasikan sebagai dasar berlakunya hukum.sumber hukum:a)undang2 dibentuk oleh legislatif,,B)peraturan-peraturan hukum,,C)kebiasaan-kebiasaan
    b)sistem hukum anglo saxon,mula-mula berkembang di negara inggris,dikenal sebagai COMMON LAW atau UNWRITEN LAW.sumber hukumnya adalah putusan pengadilan/yurisprudensi(judicial decisions).keputusan hakim mewujudkan kepastian hukum.kebiasaan2 dan peraturan hukum tertulis yang berupa undang-undang.
    c)sistem hukum adat,bersumber dari peraturan-peraturan hukum tidak tertulis,tumbuh serta dipertahankan berdasarkan hukum masyarakatnya.sifatnya tradisional dan bisa berubah-ubah,sistem hukumadat dibagi 3,yaitu
    1.hukum adat mengenai tata negara
    2)hukum adat mengenai warga
    3)hukum adat mengenai delik.

    3)
    A)norma adalah ketentuan yang mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat.ketentuan tersebut mengikat bagi tiap manusia yang ada di lingkungannyadan harus mentaati.
    B)hukum adalah peraturan-peraturan atau kaidah-kaidah dalam kehidupan bersama yang dapat dipaksakan dengan suatu sanksi dalam pelaksanaannya.
    contoh:norma susila,norma kesopanan,norma agama,norma hukum.

    BalasHapus
  104. NAMA :Aldyan Transferry
    KELAS:1A
    NIM :1611111018

    1) Menurut saya, semakin banyaknya kasus korupsi di Indonesia saat ini karena banyaknya praktik hukum negatif oleh para penegak hukum, jadi penegakan hukum di Indonesia saat ini terlihat sangat lemah dan statusnya akan terancam. Banyak dari kalangan masyarakat pun menilai bahwa hukum di Indonesia itu bisa di beli, sehingga bagi mereka yang memiliki kekuasaan, bagi mereka yang memiliki banyak uangbisa berada di posisi aman meskipun telah melanggar aturan negara. Dan saya juga menilai bahwa kinerja pemerintah dalam memberantas korupsi di Indonesia begitu buruk, akhirnya tingkat korupsi pun semakin merajalela.

    2) 1) Sistem Hukum Anglo Saxon
    • Mula-mula berkembang di negara Inggris, dan dikenal dgn istilah Common Law atau Unwriten Law (hukum tidak tertulis).
    • Sistem hukum ini dianut di negara-negara anggota persemakmuran Inggris, Amerika Utara,Kanada, Amerika Serikat.
    2) Sistem Hukum Adat
    • Berkembang dilingkungan kehidupan sosial di Indonesia, Cina, India, Jepang, dan negara lain.
    • Di Indonesia asal mula istilah hukum adat adalah dari istilah ”Adatrecht” yang dikemukakan oleh Snouck Hugronje.
    3) Sistem Hukum Islam
    • Sistem hukum Islam berasal dari Arab, kemudian berkembang ke negara-negara lain seperti negara-negara Asia, Afrika, Eropa, Amerika secara individual maupun secara kelompok.
    Antara sistem hukum adat dan sitem hukum Barat terdapat beberapa perbedaan yang fundamental, misalnya:
    1.Hukum Barat mengenal “zakelijke rechten” dan “persoonlijke rechten”.“Zakelijke rechten” adalah hak atas benda yang bersifat “zakelijk” artinya berlaku terhadap tiap orang. Jadi merupakan hak mutlak atau absolut. “Persoonlijke rechten” adalah hak atas sesuatu obyek (benda) yang hanya berlaku terhadap sesuatu orang lain tertentu, jadi merupakan hak relatif.
    2.Hukum adat tidak mengenal pembagian hak dalam dua golongan seperti tersebut di atas, hak-hak menurut sistem hukum adat perlindungannya ada di tangan h akim. Hakim di dalam sengketa yang dihadapinya wajib mempertimbangkan berat-ringannya kepentingan-kepentingan hukum yang saling bertentangan serta berhadapan itu.

    3) - Hukum adalah suatu sistem yang dibuat manusia untuk membatasi tingkah laku manusia agar tingkah laku manusia dapat terkontrol, hukum adalah aspek terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan, hukum mempunyai tugas untuk menjamin adanya kepastian hukum dalam masyarakat.
    - Norma adalah aturan-aturan atau pedoman sosial yang khusus mengenai tingkah laku, sikap, dan perbuatan yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan di lingkungan kehidupannya. Di dalam masyarakat terdapat bermacam-macam norma. Jenis-jenis norma antara lain:

    a.) Norma susila, yaitu peraturan hidup yang berasal dari hati nurani manusia. Contohnya : Bertindak dan berperilaku jujur, dan berpakaian sesuai dengan situasi
    b. Norma kesopanan, yaitu ketentuan hidup yang berasal dari pergaulan dalam masyarakat. Contohnya : Tidak berbicara saat makan, dan menghormati orang yang lebih tua
    c. Norma agama, yaitu ketentuan hidup yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa, yang isinya berupa larangan, perintah-perintah, dan ajaran. Contohnya : Melaksanakan ketentuan Agama, Dan menjauhi larangan Agama
    d. Norma hukum, yaitu ketentuan yang dibuat oleh pejabat yang berwenang yang mempunyai sifat memaksa untuk melindungi kepentingan manusia dalam per¬gaulan hidup di masyarakat dan mengatur tata tertib kehidupan ber¬masyarakat. Contohnya : Barang siapa yang mengambil hak milik orang lain untuk di kuasai akan dikenakan sanksi pidana.

    BalasHapus
  105. NAMA : MUHAMMAD DICKY ARDIANSYAH
    NIM : 1611111009
    KELAS : 1 B
    DOSEN PEMBIMBING : BAPAK JOENAEDI EFENDI SH,.MH.
    ALAMAT: JATIKALANG PRAMBON
    MOHON IZIN DOKUMEN 2 LAMPIRAN(PAGE) TIDAK MUAT

    1.)Apa pendapat saudara mengenai artikel di atas jika di hubungkan dengan Pengantar Hukum Indonesia (PIH)?

    JAWAB:

    Saya setuju dengan artikel di atas proses penegakan hukum di Indonesia dan keadilan hukum di Indonesia kini menjadi suatu fenomena unik yang di lematis mulai proses penyelidikannya hingga persidangan , hukum yang sejatinya untuk keadilan dan kesejahteraan rakyat ,justru berbanding terbalik.

    Hukum yang seharusnya menyeimbangkan setiap kepentingan individual warga negara , kenyataannya kini hanya berpihak kepada para pemilik uang dan kekuasaan .
    Hal ini bukan semata persoalan hukum secara ideal , melainkan ketidakadilan implementasi hukum yang dirasakan oleh masyarakat .

    CONTOH:

    Seorang pencuri dua ekor ayam di ganjar hukuman kurungan lima taun penjara ,sedangkan koruptor yang menggelapakan uang miliaran rupiah aset negara hanya di ganjar satu tahun penjara ,dan bahkan bisa lolos dari jeratan hukum.
    Praktek Keadilan hukum pun akan memperhatinkan jika apabila orang awan atau orang tak punya ia berhadapan dengan hukum maka ia akan menjadi sapi perah oleh aparat - aparat penegak hukum , dan maka bilamana di pun benar maka belum tentu hukum akan berpihak kepadanya.
    Potret ketidakadilan hukum ini akan semakin runyam dan jauh dari harapan keadilan ,bila masyarakatpun tidak memahami atau mengerti seluk - beluk tata aturan hukum itu sendiri .
    Bapak Joenaidi Efendi khususnya sebagai salah satu pakar hukum dan ahli hukum memberikan kita semua pengertian khususnya untuk para Mahasiswa untuk dapat mengerti seluk beluk tata aturan hukum di Indonesia . Masyarakat awan di harapkan belajar hukum di Indonesia agar mampu dan mengerti secara jelas makna,sumber,sifat,dan tujuan hukum.
    Memahami proses berbagai proses peradilan perkara pidana ,penyelidikan ,penangkapan ,dan penahanan ,penggeledahan dan penyitaan ,praperadilan dan penuntutan ,surat dakwaan ,upaya hukum, banding dan peninjauan kembali agar memahami hukum pidana di Indonesia sehingga akan tercapai tujuan hukum sesungguhnya untuk mencapai keadilan demi kemaslahatan manusia sebagai mahkluk sosial yang masing - masing mempunyai kepentingan.
    Dalam sistem hukum di Indonesia Hukum Pidana pada dasarnya adalah ultimatum remidium ( obat terakhir).Kita harus paham bahwa Karekteristik khas dari hukum adalah memaksa di sertai dengan ancaman dan saksi .Tetapi hukum bukan di paksa untuk membenarkan persoalan yang salah atau memaksa mereka yang tidak berkedudukan dan beruang .

    2.)Sistem Hukum di dunia di bagi menjadi 5 Sistem Hukum Uraikanlah 3 Sistem Hukum dengan perbedaan yang mendasar ?

    JAWAB:

    A.Sistem Hukum Eropa kontinental

    #. Definisi Sistem Eropa Kontinental

    Sistem Eropa Kontinental adalah Seperangkat aturan yang mendasarkan setiap perbuatan kepada aturan yang tertulis (kode sipil).Sistem hukum ini menjadikan Undang - Undang sebagai sumber hukum utama.

    #.Ciri - ciri Sistem Eropa Kontinental

    a.)Berkembang di negara - negara Eropa
    b).Dikatakan hukum Romawi karena sistem hukum ini berasal dari kodifikasi hukum yang berlaku di kekaisaran Romawi.
    c.)Sistem Ini banyak di gunakan hampir dua pertiga negara – negara di dunia.
    d.)Bahwa hukum memperoleh kekuasaan mengikat karena berupa peraturan yang berbentuk Undang - Undang yang tersusun sistematis.
    e.)Kepastian Hukum yang menjadi tujuan hukum.
    sehingga warga negara berkesempatan mendapat hukum yang seadil - adilnya.

    BalasHapus
  106. Nama : Nurul qomariyah
    NIM : 1611111114
    Kelas : 1B

    1. Menurut analisa saya para aparat penegak hukum di indonesia agaknya belum dpat menunjukkan keseriusannya dlm penegakkan hukum pidana untuk menekan berbagai tindak pidana khususnya korupsi, tindak pidana pencucian uang shingga aspek struktur hukum dlam hal ini kinerja aparat penegak hukum harus dibenahi. Namun meskipun telah ada perbaikan dan peningkatan dari segi substansi hukum, penegakkan hukum di indonesia belum membaik. Hukum yg ditegakkan lebih efektif ditegakkan untuk masyarakat kecil sedangkan penegakkan hukum bagi para penguasa dan para elite politik yg melanggar hukum terkesan masih berat sebelah dan tebang pilih (pandang bulu).
    Solusi yg harus dilakukan agar para rakyat percaya terhadap hukum kembali yg ada di indonesia :
    -penataan kembali struktur dan lembaga hukum yg ada termasuk SDM yg berkualitas.
    -peninhkatan penegakkan hukum dgn menyelesaikan kasus2 pelanggaran hukum
    -pengikutsertaan rakyat dalam penegakkan hukum
    -pendidikan publik untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap hukum

    2. Hukum sipil (civil law)
    Biasa dikenal dengan komano -germanic legal system adalah sistem hukum yg berkembang di daratan eropa. Titik tekan pada sistem hukum ini adalah penggunaan aturan aturan hukum yg sifatnya tertulis. Sistem hukum ini berkembang di daratan eropa sehingga dikenal dengan sistem eropa kontinental. Kemudian disebarluaskan negara negara eropa daratan kepada daerah jajahannya.
    Hukum anglo saxon (common law)
    Sistem hukum yg didasarkan pada yurisprudensi. Sumber hukum dalam sistem hukum ini adalah putusan hakim/pengadilan. Dalam sistem hukum ini peranan yg diberikan kepada seseorang hakim sangat luas.
    Hukum adat
    Hukum adat sumbernya dari peraturan hukum tak tertulis yg tumbuh dan berkembang dan dipertahankan dengan kesadaran hukum masyarakatnya. Karena peraturan ini tidak tertulis dan tumbuh kembang, maka hukum adat memiliki kemampuan menyesuaikan diri dan elastis.

    3. Norma berasal dari bahasabelanda "norm", yg berarti pokok kaidah, patokan atau pedoman. Dalam kamus hukum umum kata norma diberikan oengertian sebagai kaidah yg menjadi petunjuk, pedoman bagi seseorang unutk berbuat/tidak berbuat dan bertingkah laku dalam lingkungan masyarakatnya.
    Norma agama : suatu petunjuk dari Tuhan bagi penganutnya agar mereka mematuhi segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya.
    Norma hukum : norma yg bersumber dari negara melalui lembaga berwenang, yg berisi perintah dan larangan.
    Norma kesusilaan : aturan hidup tentang baik dan buruk suatu perbuatan yg berasal dari hati nurani tiap orang.
    Norma adat : aturan hidup yg berasal dari tradisi pergaulan sekelompok manusia yg dianggap sebagai tuntunan dalam kehidupan sehari hari

    Hukum
    Adalah peraturan yg berupa norma dan sanksi yg dibuat dengan tujuan untuk mengatur tingkah laku manusia, menjaga ketertiban, keadilan, mencegah terjadinya kekacauan.

    BalasHapus
  107. NAMA:MUHAMMAD DICKY ARDIANSYAH
    NIM:1611111009
    KELAS :1 B
    MOHON IZIN LANJUTAN LAMPIRAN(PAGE)SEBELUMNYA

    #Peran hakim

    Hakim dalam hal ini tidak bebas dalam menciptakan hukum baru ,karena hakim hanya berperan menafsirkan Peraturan - Peraturan yang ada padanya yang sesuai Undang - Undang.

    #Putusan Hakim

    Putusan hakim tidak mengikat umum tetapi hanya mengikat pada pihak yang berperkara saja.

    #Sumber Hukum Sistem Eropa Kontinental

    a.)UU yang di bentuk oleh Legislatif
    b.)Peraturan - Peraturan Hukum
    c.)kebiasaan - kebiasaan yang hidup dan di terima sebagai hukum oleh masyarakat selama tak bertentangan dengan UU.

    #.Penggolongannya

    Terdiri :Hukum Publik dan Hukum Privat

    a.)Hukum Publik
    Mencakup Peraturan - Peraturan hukum yang mengatur kekuasaan dan wewenang penguasa atau negara serta hubunganya antara masyarakat dan negara.
    Termasuk hukum publik :1.Hukum Tata Negara
    2.Hukum Administrasi Negara
    3.Hukum Pidana
    b.)Hukum Privat

    Mencakup peraturan - peraturan hukum yang mengatur tentang hubungan antara individu- individu dalam memenuhi kebutuhan hidup demi hidupnya .
    Termasuk Hukum Privat :
    1.)Hukum Sipil
    2.)Hukum Dagang

    B.)Sistem Hukum Anglo Saxon

    #.Definisi Sistem Anglo Saxon

    Sistem ini mendasarkan setiap tindakan atau perbuatan hukum kepada kebiasaan dengan demikian sistem Anglo Saxon tidak atau jarang menuliskan Peraturan – Peraturan.

    #.Ciri – Ciri Sistem Anglo Saxon

    a.)Mula-mula berkembang di negara Inggris, dan dikenal dgn istilah Common Law atau Unwriten Law (hukum tidak tertulis).
    b.)Sistem hukum ini dianut di negara-negara anggota persemakmuran Inggris, Amerika Utara,Kanada, Amerika Serikat.
    c.)Tawar menawar pasal hukuman boleh.
    d.)Kasus Perdata jarang.


    BalasHapus
  108. NAMA :MUHAMMAD DICKY ARDIANSYAH
    NIM:1611111009
    KELAS:1B
    MOHON IZIN LAMPIRAN(PAGE) SEBELUMNYA

    #.Sumber Hukum :

    a)Putusan–putusan hakim/putusan pengadilan atau yurisprudensi (judicial decisions). Putusan-putusan hakim mewujudkan kepastian hukum, maka melalui putusan-putusan hakim itu prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah hukum dibentuk dan mengikat umum.
    b)Kebiasaan-kebiasaan dan peraturan hukum tertulis yang berupa undang-undang dan peraturan administrasi negara diakui juga, kerena pada dasarnya terbentuknya kebiasaan dan peraturan tertulis tersebut bersumber dari putusan pengadilan.
    Putusan pengadilan, kebiasaan dan peraturan hukum tertulis tersebut tidak tersusun secara sistematis dalam kodifikasi sebagaimana pada sistem hukum Eropa Kontinental.

    #.Peran Hakim
    a.)Hakim berfungsi tidak hanya sebagai pihak yang bertugas menetapkan dan menafsirkan peraturan-peraturan hukum saja. Hakim juga berperan besar dalam menciptakan kaidah-kaidah hukum yang mengatur tata kehidupan masyarakat.
    b.)Hakim mempunyai wewenang yang luas untuk menafsirkan peraturan-peraturan hukum dan menciptakan prinsip-prinsip hukum baru yang berguna sebagai pegangan bagi hakim –hakim lain dalam memutuskan perkara sejenis.
    c.) Hakim terikat pada prinsip hukum dalam putusan pengadilan yang sudah ada dari perkara-perkara sejenis (asas doctrine of precedent).
    d.)Jika dalam putusan pengadilan terdahulu tidak ditemukan prinsip hukum yang dicari, hakim berdasarkan prinsip kebenaran dan akal sehat dapat memutuskan perkara dengan menggunakan metode penafsiran hukum. Sistem hukum Anglo-Amerika sering disebut juga dengan istilah Case Law.
    E.)Putusan hakim terdahulu (Yurisprudensi) menjadi rujukan absolut mutlak.
    f.)Hakim berfungsi mengatur jalannya persidangan dan menetapkan putusan.

    BalasHapus
  109. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  110. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  111. NAMA:MUHAMMAD DICKY ARDIANSYAH
    KELAS:1B
    NIM:1611111009
    MOHON IZIN PAGE TERAKHIR

    B.)Macam – Macam Norma:

    1.Norma agama
    Norma agama merupakan sekumpulan kaidah atau peraturan hidup yang sumbernya dari wahyu ilahi. nirma agama ialah aturan hidup yang harus diterima manusia sebagai perintah-perintah, larangan-larangan dan ajaran-ajaran yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa. Bagi mereka yang melanggar norma agama akan mendapatkan sanksi kemurkaan Tuhan atau siksaan neraka.

    Contoh Norma agama ialah:
    a. Melaksanakan ketentuan agama, seperti : membantu sesama manusia, menghormati orang lain, tidak semena-mena terhadap orang yang lemah.
    b. Menjauhi larangan agama, seperti melakukan perjudian, minuman-minuman keras, mencuri, berbuat fitnah, membunuh, berbut zina, berbuat riba;
    c. Melaksanakan Sholat/ sembahyang, ibadah tepat pada waktunya

    2.Norma Kesusilaan
    Setiap manusia memiliki hati nurani yang membedakan dengan makhluk lainnya.Norma kesusilaan adalah peraturan hidup yang dianggap sebagai suara hati sanubari manusia (insan kamil ).Bagi mereka yang melanggar norma kesusilaan akan mendapatkan sanksi yang bersifat otonom dari diri sendiri yang berupa penyesalan.

    Contoh Norma kesusilaan ialah :
    a. dilarang membunuh
    b. berkata jujur, benar
    c. menghormati, menghargai orang lain
    d. berbuat baik terhadap sesama manusai
    e. berlaku adil terhadap sesama

    3.Norma Kesopanan
    Norma keposanan juga sering disebut sebagai norma adat masyarakat tertentu. Landasan kaidah ini adalah kepatuhan, kepantasan dan kebiasaan yang berlaku pada masyarakat itu. jadi Norma kesopanan adalah peraturan hidup yang bersumber dari tata pergaulan masyarakat tentang etika sopan santun, dan tata krama dalam masyarakat..Apabila seseorang melanggar norma kesopanan akan mendapat sanksi yang berupa cemohan, celaan ,tertawaan,dan diasinkan dari pergaulan hidup.

    Contoh Norma Kesopanan:
    a. Tidak meludahi di sembarang tempat
    b. Bertutur kata yang sopan, tidak menyakitkan kepada siapa pun
    c. masuk rumah orang lain dengan permisi
    d. menghormati orang yang lebih tua atau dituakan
    e. Mempersilahkan/ memberikan tempat duduk pada wanita dalam Bus, atau kereta api.

    4.Norma Hukum
    Norma Hukum adalah norma/aturan-aturan yang bersumber dari pemerintah atau negara dan berlakunya di pertahankan dengan paksaan oleh alat – alat negara seperti polisi , jaksa , hakim.Norma hukum dibuat oleh pejabat pemerintah yang berwenang dengan tertulis dan sistematika tertentu.Ciri dari norma ini adalah memaksa yang berasal dari luar yakni pemerintah lewat aparatnya.

    Contoh Norma Hukum :
    a. Barang siapa menghilangkan nyawa orang lain dikenakan pidana penjara dengan ancaman pidana sekurang-kurangnya 15 tahun.
    b. Pengemudi kendaraan bermotor harus membawa Surat Ijin mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
    c. Barang siapa mengambil hak milik orang lain untuk dikuasai kepadanya akan dikenakan saksi pidana.
    d. Tidak boleh ingakar janji, penipuan dalam jual beli.

    BalasHapus
  112. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  113. NAMA:MUHAMMAD DICKY ARDIANSYAH
    KELAS :1 B
    NIM 1611111009
    MOHON IZIN LAMPIRAN (PAGE) TERAKHIR

    LANJUTAN MACAM - MACAM SISTEM HUKUM
    C.)Sistem Hukum Islam
    Sistem hukum Islam berasal dan timbul dari Arab, kemudian berkembang ke negara-negara lain seperti negara-negara Asia, Afrika, Eropa, Amerika secara individual maupun secara kelompok.

    #.Sumber Hukum :
    1)Qur’an, yaitu kitab suci kaum muslimin yang diwahyukan dari Allah kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.
    2)Sunnah Nabi (hadist), yaitu cara hidup dari nabi Muhammad SAW atau cerita tentang Nabi Muhammad SAW.
    3)Ijma, yaitu kesepakatan para ulama besar tentang suatu hak dalam cara hidup.
    4)Qiyas, yaitu analogi dalam mencari sebanyak mungkin persamaan antara dua kejadian


    BalasHapus
  114. NAMA : DEBBY RAHMANIA S
    KLS : 1-B
    NIM : 1611111048

    1.Menurut saya, hukum di Indonesia semakin lama semakin lemah dan miris. Karena semakin banyak praktek suap-menyuap kepada hakim, jaksa, dan penegak hukum lainnya. Seakan-akan hukum di Indonesia diperjualbelikan secara mudah. Bagi orang berduit, hukum hanyalah formalitas yang ada. Mereka tidak takut melakukan kesalahan karena fikirnya bisa membeli hukum dengan mudah. Aksi suap-menyuap ke penegak hukum mudah kita jumpai bahkan hamper setiap hari di sekitar kita. Contohnya, aksi sogok atau member i “uang damai” kepada polisi saat ditilang.Hukum di Indonesia semakin lama semakin tidak adil. Para koruptor yang tertangkap dan di penjara bahkan bisa merasakan fasilitas mewah yang hamper sama dengan hotel bintang lima. Dan hukuman yang diterima lebih enak dan mudah daripada hukuman yang diberi kepada pencuri ubi. Belum ada hukuman yang membuat efek jera pada para koruptor , alhasil makin kesini makin banyak koruptor yang bermunculan.

    2.SISTEM HUKUM DI DUNIA:
    a. Sistem Hukum Anglo Saxon
    Awalnya berkembang di negara Inggris, dan dikenal dgn istilah Common Law atauUnwriten Law (hukum tidak tertulis). Sistem hukum ini dianut di negara-negara anggota persemakmuran Inggris, Amerika Utara, Kanada, Amerika Serikat.
    Penggolongannya :
    1) Dalam perkembangannya, sistem hukum Anglo Amerika itu mengenal pula pembagian ”hukum publik dan hukum privat”.
    2) Pengertian yang diberikan kepada hukum publik hampir sama dengan pengertian yang diberikan oleh sistem hukum eropa kontinental.
    3) Sementara bagi hukum privat pengertian yang diberikan oleh sistem hukum Anglo Amerika (Saxon) agak berbeda dengan pengertian yang diberikan oleh sistem Eropa kontinental.
    4) Dalam sistem hukum Eropa kontonental ”hukum privat lebih dimaksudkan sebagai kaidah-kaidah hukum perdata dan hukum dagang yang dicantumkan dalam kodifikasi kedua hukum itu”.
    5) Berbeda dengan itu bagi sistem hukum Anglo Amerika pengertian ”hukum privat lebih ditujukan kepada kaidah-kaidah hukum tentang hak milik (law of property), hukum tentang orang (law of persons, hukum perjanjian (law of contract) dan hukum tentang perbuatan melawan hukum (law of tort).
    6) Seluruhnya tersebar di dalam peraturan-peraturan tertulis, putusan-putusan hakim dan kebiasaan.


    b.Sistem Hukum Adat
    Berkembang dilingkungan kehidupan sosial di Indonesia, Cina, India, Jepang, dan negara lain, Di Indonesia asal mula istilah hukum adat adalah dari istilah ”Adatrecht” yang dikemukakan oleh Snouck Hugronje.
    Penggolongannya
    1) Sifat hukum adat adalah tradisional dengan berpangkal pada kehendak nenek moyangnya.
    2) Hukum adat berubah-ubah karena pengaruh kejadian dan keadaan sosial yang silih berganti.
    Karena sifatnya yang mudah berubah dan mudah menyesuaikan dengan perkembangan situasi sosial, hukum adat elastis sifatnya. Karena sumbernya tidak tertulis, hukum adat tidak kaku dan mudah menyesuaikan diri.
    c.Sistem Hukum Islam
    Sistem hukum Islam berasal dari Arab, kemudian berkembang ke negara-negara lain seperti negara-negara Asia, Afrika, Eropa, Amerika secara individual maupun secara kelompok.
    Sistem hukum Islam dalam ”Hukum Fikh” terdiri dari dua bidang hukum, yaitu :
    1) Hukum rohaniah (ibadat).
    2) Hukum duniawi.

    BalasHapus
  115. NAMA : DEBBY RAHMANIA S
    KLS : 1-B
    NIM : 1611111048

    3.Perbedaan norma dan hukum :
    a) Hukum ialah peraturan yang dibuat dan disepakati secara resmi dan menjadi pengatur baik secara tertulis maupun tidak tertulis yang mengikat perilaku setiap masyarakat tertentu dan dikuatkan oleh pemerintah.
    Contoh : UU, peraturan, patokan (kaidah, ketentuan).

    b)Norma berasal dari bahasa latin yakni norma, yang berarti penyikut atau siku-siku, suatu alat perkakas yang digunakan oleh tukang kayu. Dari sinilah kita dapat mengartikan norma sebagai pedoman, ukuran, aturan atau kebiasaan. Jadi norma ialah sesuatu yang dipakai untuk mengatur sesuatu yang lain atau sebuah ukuran. Dengan norma ini orang dapat menilai kebaikan atau keburukan suatu perbuatan.
    Contoh :
    1.Norma agama
    Yang pertama adalah norma agama, norma yang didasarkan pada aturan agama masing-masing individu yang menganutnya. Norma agama datang dari Tuhan sehingga tidak bisa dibantah oleh siapapun. Untuk itu semua masyarakat yang tinggal di Indonesia harus mempunyai agama sehingga bisa menjalankan norma agama dengan baik. Berikut adalah beberapa contoh norma agama yang berkembang di Indonesia.
    •Menjalankan perintah agama dan menjauhi larangan, seperti melakukan beberapa hal buruk, misalnya berjudi, mabuk, memfitnah orang lain dan masih banyak lainnya.
    •Melaksanakan ibadah rutin sebagaimana yang dipertintahkan dalam agama masing-masing.
    2. norma kesopanan
    Adapun norma kesopanan yang hidup di masyarakat, sehingga kita bersikap sopan dan santun untuk menghargai sesama. Berikut adalah contoh norma kesopanan.
    •Mengucapkan salam ketika bertemu dengan orang lain dan memberi senyum.
    •Berjalan pelan dan menundukkan kepala saat lewat didepan orang tua.
    •Membuang sampah pada tempatnya
    3. norma hukum
    Selanjutnya ada norma hukum yang dijadikan sebagai pedoman masyarakat dalam menjalankan hukum yang berlaku, norma hukum bersifat tegas dan memaksa, dimana semua orang harus mematuhinya tanpa terkecuali.
    •Mematuhi aturan lau lintas
    •Memnuhi semua persyaratan menjadi pengendara motor atau mobil yang baik
    •Mempunyai kartu identitas sebagai salah satu syarat warga negara yang baik
    d.norma kesusilaan
    Sedangkan di poin ke empat kita memiliki norma kesusilaan, norma kesusialaan tinggal dimasyarakat dan bila ada yang melanggar norma ini akan dikucilkan dari masyarakat.
    Berikut adalah contoh norma kesusilaan.
    •Menghargai dan menghormati hak dan kewajiban orang lain.
    •Menghormati mereka yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda.
    •Berkata dan bertindak jujur dalam masyarakat.
    e. Norma Adat
    Dan yang terkhir adalah norma adat, norma yang masih berlaku dimasyarakat mengenai aturan adat tertentu, berikut adalah contoh norma adat.
    •Melakukan upacara adat yang biasa dilakukan.
    •Menghargai kegiatan adat yang dijalankan.

    BalasHapus
  116. Nama : MUCHAMAD BAIHAQY
    Kelas : 1.B
    Nim : 1611111129
    1.terimakasih atas waktu dan perhatian bapak untuk menyempatkan membaca dan menganalisis tentang jawaban saya di dalam uts ini. Jika di tuntut untuk menanggapi masalah di atas semuanya adalah kebenaran yang saat ini di depan mata , tercermin dan sangat jelas bahkan orang awam yang tak mengerti soal atau urusan hokumpun tak perlu susah susah meneliti akan kekurangan mengenai hal tersebut . dan seperti pemikiran ahli filsafat yunani yang mengatakan hokum itu seperti jarring laba laba yakni menjerat yang lemah dan akan rusak bila menjerat yang kuat. Apalagi di Indonesia yang terkenal dengan Negara hokum bias di bei ini masyarakatnya pun tak percya dengan ndang undang kesamaan di mata hukum . padahal hukum itu penting untuk sebuah Negara apabila negaranya ingin maju apalagi tegaknya hukum maka tak ada penindasan di negeri tercinta ini
    2. A. Anglo Saxon
    Yang mempunyai aturan mendasarkan setiap perubahan kepada aturan yang tertulis . sistem hukum ini menjadikan Undang-undang sebagai sumber hukum utama.
    Mempunyai karakter :
    • setiap tindakan atau perbuatan hukum didasarkan kepada aturan tertulis
    • pada sistem peradilan hakim berfungsi memutuskan putusan tersebut. didasarkan kepada peraturan perundang-undangan.
    • yurisprudensi hanya menjadi rujukan relatif. sistem ini banyak digunakan hampir 2/3 dari jumlah negara didunia.

    B .Sistem eropa kontinental
    System yang mendasarkan setiap tindakan atau perbuatan hukum kepada kebiasaan dengan demikian sistem eropa kontinental tidak menuliskan setiap aturan-aturan
    Mempunyai karakter :
    • sistem peradilan mengacu pada penilaian juri sedangkan hakim berfungsi mengatur jalanannya persidangan dan menekankan putusan.
    • yurisprudensi/putusan hakim terdahulu menjadi rujukan absolut. sistem ini digunakan dibeberapa benua di Eropa dan Amerika.


    C .Sistem Hukum Adat
    • Berkembang dilingkungan kehidupan sosial di Indonesia, Cina, India, Jepang, dan negara lain.
    • Di Indonesia asal mula istilah hukum adat adalah dari istilah ”Adatrecht” yang dikemukakan oleh Snouck Hugronje.
    3. Perbedaan mendasar norma dan hukum ialah norma banyak membicarakan tentang mana yang baik dan mana yang tidak , huku, membicarakan apa yang harus dilakukan atau mana yang dilarang , hukum mempunyai daya paksa untuk di taati

    BalasHapus
  117. Nama : M. Putra Nurcahyo
    Kelas : 1-B
    NIM : 1611111131

    1. Setelah saya membaca dan mengamati artikel yang bapak berikan , Menurut saya Hukum Indonesia hingga hari ini sepertinya masih belum bisa memberikan harapan yang baik kepada masyarakat. Setiap waktu penegakan hukum menunjukkan adanya kemunduran- kemunduran yang ditunjukkan oleh banyaknya fakta pelanggaran hukum bahkan oleh penegak hukum itu sendiri. Lebih tragis lagi, dalam beberapa kasus yang menimpa masyarakat kecil hukum justru ditegakkan secara luar biasa. Kondisi tersebut memberikan kita sebuah gambaran bahwa hukum Indonesia telah ditegakkan secara tidak seimbang. Hukum Indonesia lebih mirip sebagai alat untuk menegakkan kekuasaan aparat dibandingkan sebagai alat rekayasa sosial yang memperlakukan semua orang sama di hadapan hukum. Hingga saat ini, bisa disimpulkan bahwa hukum Indonesia lebih sering mendapatkan kritik daripada sanjungan. Kritik terhadap hukum indonesia tersebut diarahkan pada berbagai aspek penegakan hukum, kelemahan berbagai produk hukum dan lain sebagainya.

    2. C. Sistem Hukum Islam
    Sistem hukum Islam berasal dari Arab, kemudian berkembang ke negara-negara lain seperti negara-negara Asia, Afrika, Eropa, Amerika secara individual maupun secara kelompok.
    Sumber Hukum :
    1). Al - Qur’an
    2). Sunnah Nabi (hadist)
    3). Ijma
    4). Qiyas

    B. Sistem Hukum Eropa Kontinental
    Sistem hukum yang Berkembang di negara-negara Eropa Dikatakan hukum Romawi karena sistem hukum ini berasal dari kodifikasi hukum yang berlaku di kekaisaran Romawi pada masa Pemerintahan Kaisar Yustinianus abad .Kodifikasi hukum ialah kumpulan dari berbagai kaidah hukum yang ada sebelum masa Yustinianus yang disebut (hukum yg terkodifikasi) . Artinya adalah menurut sistem ini setiap hukum harus dikodifikasikan sebagai daar berlakunya hukum dalam suatu negara.

    A. Sistem Hukum Adat
    Sistem hukum yang Berkembang dilingkungan kehidupan sosial di negara Indonesia, Cina, India, Jepang, dan negara lain.
    Sumber Hukum :
    Sistem hukum adat umumnya bersumber dari peraturan-peraturan hukum tidak tertulis yang tumbuh dan berkembang serta dipertahankan berdasarkan kesadaran hukum masyarakatnya.Sifat hukum adat adalah tradisional dengan berpangkal pada kehendak nenek moyangnya.. Karena sumbernya tidak tertulis, hukum adat tidak kaku dan mudah menyesuaikan diri.


    3. Perbedaan norma dan hukum yaitu jika norma mengatur tingkah laku bersifat pribadi...dan jika dilanggar tdk mendapat sangsi keras..dan Hukum itu sendiri bersifat memaksa, jika melanggar dikenakan sanksi keras..

    BalasHapus
  118. Nama:Bima Yoga Purwana Putra
    Kelas: 1-A
    NIM: 1611111034


    1. Menurut saya setelah membaca artikel yang tadi bapak berikan hukum di indonesia sekarang ini sangat sangat lemah. kenapa saya bilang sangat sangat lemah, karena seharusnya untuk kasus koruptor atau penggelapan uang negara harus di hukum seberat-beratnya dengan di gantikannya uu yang mengenai tentang korupsi. Hukum di indonesia saya rasa bisa di beli oleh para koruptor rakus dan selayaknya para koruptor itu harusnya di miskinkan untuk membuat si koruptor jera dan para pejabat yang akan korupsi enggan dan berpikir 1000 kali untuk melakukan kurupsi.


    2.A.Sistem eropa kontinental
    sistem, ini mendasarkan setiap tindakan atau perbuatan hukum kepada kebiasaan dengan demikian sistem eropa kontinental tidak menuliskan setiap aturan-aturan
    karakteristik :
    - sistem peradilan mengacu pada penilaian juri sedangkan hakim berfungsi mengatur jalanannya persidangan dan menekankan putusan.
    - yurisprudensi/putusan hakim terdahulu menjadi rujukan absolut. sistem ini digunakan dibeberapa benua di Eropa dan Amerika.
    B. Anglo Saxon
    aturan yang mendasarkan setiap perubahan kepada aturan yang tertulis (kode sipil). sistem hukum ini menjadikan Undang-undang sebagai sumber hukum utama.
    karakteristik :
    - setiap tindakan atau perbuatan hukum didasarkan kepada aturan tertulis
    - pada sistem peradilan hakim berfungsi memutuskan putusan tersebut. didasarkan kepada peraturan perundang-undangan.
    - putusan hakim terdahulu hanya menjadi rujukan relatif. sistem ini banyak digunakan hampir 2/3 dari jumlah negara didunia.
    C. Hukum Islam
    berasal dari arab, hukum ini bersumber dari al-Qur'an/kitab suci, sunnah nabi/hadist, ijma/kesepakatan para ulama, dan Qiyas.
    karakteristik :
    - hukum islam didasarkan pada wahyu ilahi
    - hukum islam bersifat komprehensif
    - hukum islam terkait dengan masalah akhlak/moral


    3.- Hukum adalah suatu sistem yang dibuat manusia untuk membatasi tingkah laku manusia agar tingkah laku manusia dapat terkontrol, hukum adalah aspek terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan, hukum mempunyai tugas untuk menjamin adanya kepastian hukum dalam masyarakat.
    - Norma adalah aturan-aturan atau pedoman sosial yang khusus mengenai tingkah laku, sikap, dan perbuatan yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan di lingkungan kehidupannya. Di dalam masyarakat terdapat bermacam-macam norma. Jenis-jenis norma antara lain:

    a.) Norma susila, yaitu peraturan hidup yang berasal dari hati nurani manusia. Contohnya : Bertindak dan berperilaku jujur, dan berpakaian sesuai dengan situasi
    b. Norma kesopanan, yaitu ketentuan hidup yang berasal dari pergaulan dalam masyarakat. Contohnya : Tidak berbicara saat makan, dan menghormati orang yang lebih tua
    c. Norma agama, yaitu ketentuan hidup yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa, yang isinya berupa larangan, perintah-perintah, dan ajaran. Contohnya : Melaksanakan ketentuan Agama, Dan menjauhi larangan Agama
    d. Norma hukum, yaitu ketentuan yang dibuat oleh pejabat yang berwenang yang mempunyai sifat memaksa untuk melindungi kepentingan manusia dalam per¬gaulan hidup di masyarakat dan mengatur tata tertib kehidupan ber¬masyarakat. Contohnya : Barang siapa yang mengambil hak milik orang lain untuk di kuasai akan dikenakan sanksi pidana.

    BalasHapus
  119. Nama:Adi Ristanto
    Kelas: 1-B
    NIM: 1611112057

    1.Menurut saya hukum dinegara kita belum bisa dikatakan sempurna karna pengacara, hakim, juri, jaksa masih bisa dibeli dengan uang. maling maling kecil dihakimi, maling maling besar dilindungi. hukum harus adil dan merata tak pandang bulu.

    2.A. Sistem Hukum Eropa Kontinental
    Berkembang di negara-negara Eropa (istilah lain Civil Law = hukum Romawi). Dikatakan hukum Romawi karena sistem hukum ini berasal dari kodifikasi hukum yang berlaku di kekaisaran Romawi pada masa Pemerintahan Kaisar Yustinianus abad 5 (527-565 M). Kodifikasi hukum itu merupakan kumpulan dari berbagai kaidah hukum yang ada sebelum masa Yustinianus yang disebut Corpus Juris Civilis (hukum yg terkodifikasi). Corpus Juris Civilis dijadikan prinsip dasar dalam perumusan dan kodifikasi hukum di negara-negara Eropa daratan seperti: Jerman, Belanda, Prancis, Italia, Amerika Latin, Asia (termasuk Indonesia pada masa penjajahan Belanda). Artinya adalah menurut sistem ini setiap hukum harus dikodifikasikan sebagai dasar berlakunya hukum dalam suatu negara.
    B. Sistem Hukum Islam
    Sistem hukum Islam berasal dari Arab, kemudian berkembang ke negara-negara lain seperti negara-negara Asia, Afrika, Eropa, Amerika secara individu maupun secara kelompok.
    - Berdasarkan sumber hukumnya :
    Qur’an, yaitu kitab suci kaum muslimin yang diwahyukan dari Allah kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.
    C.Sistem Hukum Anglo Saxon
    Awalnya berkembang di negara Inggris, dan dikenal dgn istilah Common Law atau Unwriten Law (hukum tidak tertulis). Sistem hukum ini dianut di negara-negara anggota persemakmuran Inggris, Amerika Utara, Kanada, Amerika Serikat.

    3.• Hukum adalah suatu sistem yang dibuat manusia untuk membatasi tingkah laku manusia yang diatur oleh pemerintah dan bila dilanggar akan mendapatkan sanksi dari penegak hukum.dan bersifat memaksa.
    • Norma adalah aturan yang mengatur dalam bermasyarakat,dan didalam norma terkandung aturan aturan dan petunjuk kehidupan mengenai benar dan salah,,baik atau buruk,pantas atau tidak pantas,yang harus ditaati oleh warga masyarakat.
    Contoh norma : norma kesusilaan,norma agama,norma kesopanan,norma hukum.


    BalasHapus
  120. NAMA : PUTRI NURMALITA S.
    KELAS: 1-A
    NIM : 1611111028



    1. Menurut pendapat saya, penegakan hukum di Indonesia terkesan masih berat sebelah, tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Maksudnya penegakan hukum di Indonesia tidak sama antara rakyat kecil dan para penjabat Negara. Para koruptor di negeri ini hanya diberi hukuman 3 tahun penjara, sedangkan seorang yang mencuri sandal saja dapat dihukum berat. Hal ini jelas melanggar UUD Pasal 28 D Ayat 1 yang berbunyi “Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum.”
    Dari ayat tersebut sudah sangat jelas bahwa setiap orang berhak diperlakukan sama dihadapan hukum. Tidak peduli status sosialnya, baik dia pemulung sampai Presiden sekalipun harus diperlakukan sama dihadapan hukum.
    Hal yang tidak bisa dipungkiri pada jaman sekarang, orang yang lemah akan semakin ditindas. Hal ini banyak terlihat dalam hal penegakan hukum, masyarakat kecil sering dimarginalkan. Di tengah ketidakmampuan, mereka tidak mendapatkan bantuan hukum yang benar dan mamadai. Hukum hanya tajam kepada rakyat kecil.
    Sebagai contoh misalnya kasus korupsi mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah yang hanya dijatuhi hukuman 4 tahun penjara dan denda 200 Juta rupiah. Ratu Atut telah melakukan suap kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar sebesar 1 Milyar Rupiah untuk memenangkan gugatan yang diajukan pasangan Amir Hamzah dan Kasmin. Bandingkan dengan kasus seorang nenek yang mencuri singkong karena kelaparan dan dijatuhi hukuman 2,5 tahun penjara. Rasanya sangat tidak adil melihat kedua kasus ini.
    Bagi masyarakat kalangan bawah perlakuan ketidakadilan sudah biasa terjadi. Namun bagi kalangan atas atau penjabat yang punya kekuasaan sulit rasanya menjerat mereka dengan tuntutan hukum. Bagaimana Indonesia bisa maju? Penegakan hukum saja masih tumpul. Keadaan ini tentu seharusnya menjadi “PR besar” bagi para aparat dan penegak hukum di Indonesia, bukan malah pamer kekuasaan hukumnya.
    Aparat penegak hukum sangat lembek dan pedang hukum terasa tumpul ketika menangani atau berhadapan dengan pelaku tindak pidana yang pelakunya dari golongan kasta atas. Ada diskriminasi perlakuan hukum antara mereka yang tidak memiliki uang dan yang tak memiliki uang, antara mereka yang berkuasa dan yang tak punya kuasa.
    Adanya “Transaksional” dalam penegakan hukum di Indonesia. Dalam hal ini maksudnya adalah adanya transaksi “jual-beli” hukum, hukum dianggap sesuatu yang tidak bernilai sehingga mampu diperjualbelikan oleh pihak penguasa untuk mempermudah keinginannya. Lembaga hukum yang seharusnya menjunjung tinggi hukum malah dapat dibayar untuk melepaskan para terpidana dari hukumannya.
    keadilan hukum harus ditegakkan seadil-adilnya, hukum yang tidak memihak (tanpa pandang bulu). Lembaga hukum harus menjunjung tinggi hukum, dengan mengambil suatu tindakan atau keputusan dengan seadil-adilnya tanpa adanya kecurangan atau keberpihakkan kepada salah satu pihak yang akan menguntungkan bagi dirinya.

    BalasHapus
  121. NAMA : PUTRI NURMALITA S.
    KELAS: 1-A
    NIM : 1611111028


    2. Sistem hukum dunia
    1. Sistem Hukum Anglo Saxon
    Awalnya berkembang di negara Inggris, dan dikenal dgn istilah Common Law atau Unwriten Law (hukum tidak tertulis). Sistem hukum ini dianut di negara-negara anggota persemakmuran Inggris, Amerika Utara, Kanada, Amerika Serikat.
    Penggolongannya :
    1) Dalam perkembangannya, sistem hukum Anglo Amerika itu mengenal pula pembagian ”hukum publik dan hukum privat”.
    2) Pengertian yang diberikan kepada hukum publik hampir sama dengan pengertian yang diberikan oleh sistem hukum eropa kontinental.
    3) Sementara bagi hukum privat pengertian yang diberikan oleh sistem hukum Anglo Amerika (Saxon) agak berbeda dengan pengertian yang diberikan oleh sistem Eropa kontinental.
    4) Dalam sistem hukum Eropa kontonental ”hukum privat lebih dimaksudkan sebagai kaidah-kaidah hukum perdata dan hukum dagang yang dicantumkan dalam kodifikasi kedua hukum itu”.
    5) Berbeda dengan itu bagi sistem hukum Anglo Amerika pengertian ”hukum privat lebih ditujukan kepada kaidah-kaidah hukum tentang hak milik ( law of property ), hukum tentang orang (law of persons, hukum perjanjian ( law of contract ) dan hukum tentang perbuatan melawan hukum (law of tort ).
    6) Seluruhnya tersebar di dalam peraturan-peraturan tertulis, putusan-putusan hakim dan kebiasaan.

    2. Sistem Hukum Eropa Kontinental
    Berkembang di negara-negara Eropa (istilah lain Civil Law = hukum Romawi). Dikatakan hukum Romawi karena sistem hukum ini berasal dari kodifikasi hukum yang berlaku di kekaisaran Romawi pada masa Pemerintahan Kaisar Yustinianus abad 5 (527-565 M). Kodifikasi hukum itu merupakan kumpulan dari berbagai kaidah hukum yang ada sebelum masa Yustinianus yang disebut Corpus Juris Civilis (hukum yg terkodifikasi) . Corpus Juris Civilis dijadikan prinsip dasar dalam perumusan dan kodifikasi hukum di negara-negara Eropa daratan seperti: Jerman, Belanda, Prancis, Italia, Amerika Latin, Asia (termasuk Indonesia pada masa penjajahan Belanda). Artinya adalah menurut sistem ini setiap hukum harus dikodifikasikan sebagai dasar berlakunya hukum dalam suatu negara.
    Penggolongannya :
    Berdasarkan sumber hukum diatas maka sistem hukum Eropa Kontinental penggolongannya ada dua yaitu :
    1) Bidang hukum publik dan
    2) Bidang hukum privat.

    3. Sistem Hukum Adat
    Berkembang dilingkungan kehidupan sosial di Indonesia, Cina, India, Jepang, dan negara lain, Di Indonesia asal mula istilah hukum adat adalah dari istilah ” Adatrecht ” yang dikemukakan oleh Snouck Hugronje .
    Penggolongannya
    1) Sifat hukum adat adalah tradisional dengan berpangkal pada kehendak nenek moyangnya.
    2) Hukum adat berubah-ubah karena pengaruh kejadian dan keadaan sosial yang silih berganti.
    Karena sifatnya yang mudah berubah dan mudah menyesuaikan dengan perkembangan situasi sosial, hukum adat elastis sifatnya. Karena sumbernya tidak tertulis, hukum adat tidak kaku dan mudah menyesuaikan diri.

    BalasHapus
  122. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  123. NAMA : PUTRI NURMALITA S.
    KELAS: 1-A
    NIM : 1611111028


    3. #NORMA

    Norma adalah aturan-aturan atau pedoman sosial yang khusus mengenai tingkah laku, sikap, dan perbuatan yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan di lingkungan kehidupannya. Dari sudut pandang umum sampai seberapa jauh tekanan norma diberlakukan oleh masyarakat, norma dapat di bedakan menjadi 5 yaitu,Norma sosial,Norma hukum,Norma sopan santun,Norma agama,dan Norma moral ke limanya ini sangat bermakna dalam kehidupan kita sehari – hari,dan juga berperan penting dalam mengatur segala sesuatu perundang – undangan di indonesia.Khususnya hukum di Indonesia.
    a) Dalam Konteks agama, aturan yang menata tindakan manusia dalam pergaulan dengan sesamanya yang bersumber pada ajaran agamanya
    b) Dalam Konteks Susila, aturan yang menata tindakan manusia dalam pergaulan sosial sehari-hari, seperti pergaulan antara pria dan wanita
    c) Dalam konteks Sosial, aturan yang menata tindakan manusia dalam pergaulan dengan sesamanya.
    d) Contohnya : Norma (nilai-nilai, aturan) pada masyarakat yang berlatar belakang kebudayaan jawa “Kejawen”, maka kebudayaan itu hanya berlaku pada daerah itu saja, tidak di laksanakan pada semua daerah, karena setiap daerah memiliki adat sendiri-sendiri. Karena jika itu terjadi di daerah yang berbeda bisa terjadi pertumpahan darah.


    #HUKUM

    Hukum adalah suatu sistem yang dibuat manusia untuk membatasi tingkah laku manusia agar tingkah laku manusia dapat terkontrol, hukum adalah aspek terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan, hukum mempunyai tugas untuk menjamin adanya kepastian hukum dalam masyarakat.
    a) Dalam konteks agraria, keseluruhan kaidah hukum, baik tertulis maupun tidak tertulis yg mengatur agraria; hukum yg mengatur tt pemanfaatan bumi, air, dan ruang angkasa
    b) Dalam konteks pidana, hukum yg menentukan peristiwa (perbuatan kriminal) yg diancam dng pidana
    c) Dalam konteks Politik, hukum yg mengatur hubungan hukum negara dng orang, antara negara dan bagian-bagiannya, antara negara yg satu dan negara lainnya.
    d) Contohnya : Seseorang yang melakukan aksi pengeboman, akan diberi hukuman sesuai dengan ada pada aturan perundangan yang ada.

    BalasHapus
  124. NAMA : MUHAMMAT RISKI KURDIANSYAH.
    NIM : 1611111017.
    KELAS : 1 / A.
    FAKULTAS : HUKUM.

    1.) Menurut pendapat saya, yaitu seharusnya kita harus memperbaiki keadaan sistem hukum tsb yaitu dgn cara mereformasikan, merehabkan dan mengevaluasikan kembali sistem hukum kita secara mobile dlm arti luas yg bersifat secara khusus maupun umum, supaya kita tahu dimana kelemahan dan kelebihan sistem hukum tsb yg dianut oleh negara kita. Dstnya.
    2.) A. Sistem hukum eropa kontinental berkembang di negara2 eropa dgn istilah civil law, penganutnya seperti negara2 eropa, amerika latindan asia, penggolongannya sistem hukum eropa kontinental ada 2, yaitu :
    a. Bidang hukum publik.
    b. Bidang hukum privat.
    B. Sistem hukum anglo saxon berkembang di negara inggris dgn istilah common law / unwriten law,penganutnya negara inggris, kanada dan amerika serikat, penggolongannya ada 5, yaitu :
    a. Dlm perkembangannya sistem hukum anglo saxon itu mengenal pembagian hukum publik dan hukum privat.
    b. Pengertian yg diberikan kpd hukum publik hampir sama dgn pengrtian yg diberikan oleh sistem hukum eropa kontinental.
    c. Dlm sistem hukum eropa kontinental hukum privat lebih dimaksudkan sbg kaidah hukum perdata dan hukum dagang yg dicantumkan dlm kodifikasi ke2 hukum itu.
    d. Berbeda dgn bagi sistem hukum anglo saxon pengertian hukum privat lebih ditujukan kpd kaidah hukum tentang hak milik, hukum tentang orang dan hukum tentang perbuatan melawan hukum.
    e. seluruhnya tersebar di dlm peraturan2 tertulis, putusan2 hakim dan kebiasaan.
    C. Sistem hukum adat berkembang di lingkungan kehidupan sosial dgn istilah adatrect, penganutnya ada di berbagai negara2 di dunia. penggolonganya ada 2, yaitu :
    a. Hukum rohaniah.
    b. Hukum duniawi.

    3.) A. Hukum adalah peraturan yg berupa norma dan sanksi yg di buat dgn tujuan utk mengatur tingkah laku manusia, menjaga ketertiban, keamanaa, keadilan dan mencegah terjadinya kekacauan.Dstnya.
    B. Norma adalah aturan2 yg berisi petunjuk tingkah laku / tdk boleh dilakukan manusia dan bersifat mengikat, hal ini berarti bahwa manusia wajib menaati norma yg ada, norma adalah kaidah yg mengatur kehidupan dan hubungan antar manusia dlm arti luas,norma petunjuk hidup bagi manusia dan pedoman perilaku seseorang yg berlaku di masyarakat. Dstnya.
    C. Contoh dari masing2 norma, yaitu :
    a.) Norma agama, tata krama berbicara contoh tdk boleh berkata2 kotor / kasar di tempat ibadah. Dstnya.
    b.) Norma kesusilaan, tata krama berbicara contoh tdk boleh meniru kata2 orang yg berkata2 buruk, tetapi harus meniru orang berkata2 baik. Dstnya.
    c.) Norma kesopanan,tata krama berbicara contoh dlm berkata2 harus disesuaikan dgn budaya yg ada seperti menyapa seseorang yg telah di kenal maupun yg belum kenal.
    d.) Norma hukum, tata krama berbicara contoh dlam berkata2 harus disesuaikan dgn fakta yg ada di TKP seperti para saksi tsb harus menyatakan alasan dan keterangan sesuai dgn kejadian yd ad di TKP. Dstnya.



    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  125. nama : mia lilyana
    kelas : 1b
    nim : 1611111137

    1. menurut saya, hukum di Indonesia tidak adil antara rakyat kecil dengan mereka para penguasa dan pemilik uang. Para koruptor di negeri ini hanya mendapat hukuman ringan, sedangkan seorang mencuri satu buah kentang saja dihukum berat. Setiap orang berhak diperlakukan sama dihadapan hukum, tidak peduli status sosialnya. Masyarakat kecil tidak mendapatkan bantuan hukum yang benar dan memadai. Bagaimana Indonesia bisa maju? Penegakan hukum saja masih lemah.
    Penegakan hukum merupakan harga diri suatu negara. Di Indonesia hukum dianggap sesuatu yang tidak bernilai, akibatnya hukum mampu diperjual belikan oleh penguasa untuk mempermudah keinginannya. Oleh karena itu lembaga hukum harus menjunjung tinggi norma-norma hukum, mengambil keputusan seadil-adilnya tanpa adanya kecurangan atau berpihak kepada satu pihak yang akan menguntungkan bagi dirinya.


    2. a. Sistem Hukum Eropa Kontinental

    Sistem hukum eropa kontinental adalah aturan yang mendasarkan setiap perbuatan kepadaaturan yang tertulis. Sistem hukum ini menjadikan undang-undang sebagai sumber hukum utama.
    b. Sistem Hukum Anglo Saxon
    Sistem ini mendasarkan setiap tindakan hukum kepada kebiasaan. Sistem ini tidak menuliskan setiap aturan-aturan dan mengacu kepada penilaian juri.
    c. Sistem Hukum Agama
    Sistem hukum agama adalah sistem hukum yang berdasarkan ketentuan agam tertentu. Sistem ini mengacu dalam kitab suci.

    3. Norma adalah pedoman, patokan, ukuran untuk berperilaku atau bersikap dalam kehidupan bersama. Norma tersebut diantaranya:

    a. Norma keagamaan, ialah peraturan atau kaidah yang sumbernya dari firman atau perintah tuhan melalui utusannya.
    Contohnya: Melaksanakan ketentuan agama
    b. Norma kesusilaan, ialah kaidah yang bersumber pada suara hati (insan kamil) yang diakui oleh setiap orang dan menjadi pedoman dalam perbuatan dan sikapnya.
    Contohnya: Berkata jujur dan berlaku adil
    c. Norma kesopanan, ialah peraturan yang timbul dalam pergaulan hidup segolongan manusia.
    Contohnya: Tidak meludah disembarang tempat
    d. Norma hukum, ialah peraturan yang dibuat oleh negara dan dipertahankan dengan paksaan oleh alat-alat negara.
    Contohnya: Barang siapa menghilangkan nyawa seseorang dapat dikenakan pidana penjara sekurang-kurangnya 15 tahun.

    BalasHapus
  126. nama : nirindra dewi
    kelas : 1b
    nim : 1611111136

    1. menurut saya, saya merasa kecewa dengan keadaan hukum di indonesia karena semakin banyak masalah-masalah yang terjadi di indonesia ini dan tindak hukumnya tidak adil. orang yang memiliki kekuasaan sangat berandil besar dang seenaknya sendiri sedangkan orang yang tidak mempunyai apa2 semakin lemah dan tidak berdaya. dan aparat penegak hukum pun bisa dikatahkan hanyalah sebuah "sebutan" saja. solusinya adalah kita sebagai penerus bangsa ini harus pintar pintar yg artinya adalah bijak dalam berpikir memiliki pedoman hidup yg dapat dipertanggung jawabkan maka bangsa kita terbebas oleh ketidak adilan yg harusnya masyarakat kita merasakan aman adil dan tentram.

    2. a. Sistem Hukum Eropa Kontinental

    Sistem hukum eropa kontinental adalah aturan yang mendasarkan setiap perbuatan kepadaaturan yang tertulis. Sistem hukum ini menjadikan undang-undang sebagai sumber hukum utama.
    b. Sistem Hukum Anglo Saxon
    Sistem ini mendasarkan setiap tindakan hukum kepada kebiasaan. Sistem ini tidak menuliskan setiap aturan-aturan dan mengacu kepada penilaian juri.
    c. Sistem Hukum Agama
    Sistem hukum agama adalah sistem hukum yang berdasarkan ketentuan agam tertentu. Sistem ini mengacu dalam kitab suci.


    3. perbedaan antar hukum dan norma
    hukum adalan suatu sistem yg dibuat manusia untuk membatasi tingkahlaku manusia yg diatur oleh pemerintah dan bila dilanggar mendapat sanksi dari penegak hukum
    contoh; Undang undang dasar
    norma adalah aturan yg mengatur kehidupan manusia dalam bermasyarakat. di dalam norma terkandung aturan2 dan petunjuk kehidupan mengenai benar dan salah, baik buruk, pantas tidak pantas.
    contoh ; norma hukum, norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan

    BalasHapus
  127. NAMA : MOCH. CALVIN YOGA PRATAMA
    KELAS : 1B
    NIM : 1611111140

    1)Menurut pendapat saya tentang artikel diatas yaitu sudah terlihat jelas bahwa selama ini hukum yang ada dan berlaku di Indonesia tidak berjalan dengan apa yang seharusnya . seperti contoh yang ada dalam artikel diatas bahwa hukum dapat dibeli, jangankan dibeli hukum di Indonesia dapat dipermainkan oleh kalangan orang yang berkantong tebal . bagaimana tidak dibeli kalau kebanyakan para penegak hukum seperti hakim, jaksa, polisi dll saja lebih mementingkan pribadi masing-masing untuk memeperkaya diri mereka dengan jalan menerima suap tanpa mendahulukan atau memprioritaskan apa yang semestinya mereka tegakkan dan apa yang semestinya mereka salahkan bila salah. Dengan banyaknya krisis penengakkan hukum yang semakin menjamur maka tidak akan pernah terealisasikan adanya keinginan untuk mendudukan hukum di tempat tertinggi di negeri ini. Bagi saya pribadi hukum seharusnya sebagai sumber belajar bagi setiap masyrakat di negeri ini agar mereka mengerti akan hukum dan tidak semata-semata sebagai alat pembodohan hukum bagi orang-orang yang lebih tinggi kedudukannya . dan juga bagi pemerintah sebaiknya menindak lanjuti dan mengusut tuntas sampai selesai setiap masalah yang ada dan juga para penengak hukumnya dengan begitu ruang gerak para pelanggar hukum semakin sempit hingga akhirnya dapat dihukum dengan pantas dan dengan undang-undang yang berlaku.

    2)A. Sistem hukum eropa kontinental
    Sistem hukum ini berkembang di negara-negara eropa sehingga dikenal dengan sistem hukum eropa kontinental, dalam istilah lain dikenal sebagai hukum romawi . sistem hukum kontinental yaitu sistem hukum dengan ciri-ciri adanya berbagai ketentuan-ketentuan hukum yang dikodifikasi (dihimpun) secara sistematis yang akan ditafsirkan lebih lanjut oleh hakim dalam penerapannya. Kekuasaan hukum dalam sistem hukum eropa kontinental dari atas adalah UUD, pembagian kekuasaan, dan HAM. Sistem hukum eropa kontinental , filosofinya tampak sifat-sifatnya yang represif yang cenderung melindungi yang berkuasa.
    B. Anglo saxon
    Anglon saxon adalah suatu sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi, yaitu putusan-putusan hakim terdahulu yang kemudian menjadi dasar putusan hakim-hakim selanjutnya. Sifat hukum anglo saxon selain represif juga sifat penekananya lebih mengutamakan pada sifat-sifat yang preventif.
    C. hukum islam
    Hukum islam adalah syariat yang berarti hukum-hukum yang diadakan oleh Allah untuk umat-Nya yang dibawa oleh seorang nabi, baik hukum yang berhubungan dengan keepercayaan (aqidah) maupun hukum-hukum yang berhubungan dengan amaliyah (perbuatan).
    3)Hukum adalah suatu peraturan yang dibuat dan sepakati secara resmi, hukum berperan sebagai pengendali maupun pengatur tatanan masyarakat . hukum bersifat mengikat sehingga setiap lapisan masyarakat wajib mematuhi dan menjalankan hukum yang berlaku.
    Norma adalah sesuatu yang diatur untuk mengatur sesuatu yang lain, dengan norma ini orang dapat memilah suatu kebaikan atau keburukan perbuatan yang di lakukan oleh orang lain.
    -Norma agama adalah suatu norma yang datangya dari tuhan yang berisi perintah dan larangan . apabila melanggar sanksinya bisa dirasakan langsung maupun kelak setelah meninggal dunia. Contoh : melakukan sholat apabila telah tiba saat waktu sholat
    -Norma kesopanan adalah aturan didalam masyarakat yang bersumber dari kebiasaan serta kepatuhan di dalam masyarakat itu sendiri. Contoh : mengucapkan salam ketika bertamu
    -Norma kesusilaan adalah peraturan atau kaidah pedoman hidup yang bersumber dari hati nurani manusia . Contoh : menghormati dan bersikap lebih sopan kepada orang yang lebih tua
    -Norma hukum adalah peraturan yang dibuat oleh negara yang mempunyai sifat tegas dan memaksa . sanksi dari melanggar norma ini adalah denda sampai hukuman penjara. Contoh : mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara di jalan raya

    BalasHapus
  128. NAMA : Yossy Wahyu Pratama
    Kelas : 1B
    NIM : 1611111139

    1.Menurut pendapat saya tentang artikel diatas yaitu sudah terlihat jelas bahwa selama ini hukum yang ada dan berlaku di Indonesia tidak berjalan dengan apa yang seharusnya . seperti contoh yang ada dalam artikel diatas bahwa hukum dapat dibeli, jangankan dibeli hukum di Indonesia dapat dipermainkan oleh kalangan orang yang berkantong tebal . bagaimana tidak dibeli kalau kebanyakan para penegak hukum seperti hakim, jaksa, polisi dll saja lebih mementingkan pribadi masing-masing untuk memeperkaya diri mereka dengan jalan menerima suap tanpa mendahulukan atau memprioritaskan apa yang semestinya mereka tegakkan dan apa yang semestinya mereka salahkan bila salah. Dengan banyaknya krisis penengakkan hukum yang semakin menjamur maka tidak akan pernah terealisasikan adanya keinginan untuk mendudukan hukum di tempat tertinggi di negeri ini. Bagi saya pribadi hukum seharusnya sebagai sumber belajar bagi setiap masyrakat di negeri ini agar mereka mengerti akan hukum dan tidak semata-semata sebagai alat pembodohan hukum bagi orang-orang yang lebih tinggi kedudukannya . dan juga bagi pemerintah sebaiknya menindak lanjuti dan mengusut tuntas sampai selesai setiap masalah yang ada dan juga para penengak hukumnya dengan begitu ruang gerak para pelanggar hukum semakin sempit hingga akhirnya dapat dihukum dengan pantas dan dengan undang-undang yang berlaku.

    2.A) Sistem hukum eropa kontinental
    Sistem hukum ini berkembang di negara-negara eropa sehingga dikenal dengan sistem hukum eropa kontinental, dalam istilah lain dikenal sebagai hukum romawi . sistem hukum kontinental yaitu sistem hukum dengan ciri-ciri adanya berbagai ketentuan-ketentuan hukum yang dikodifikasi (dihimpun) secara sistematis yang akan ditafsirkan lebih lanjut oleh hakim dalam penerapannya. Kekuasaan hukum dalam sistem hukum eropa kontinental dari atas adalah UUD, pembagian kekuasaan, dan HAM. Sistem hukum eropa kontinental , filosofinya tampak sifat-sifatnya yang represif yang cenderung melindungi yang berkuasa.
    B)Anglo saxon
    Anglon saxon adalah suatu sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi, yaitu putusan-putusan hakim terdahulu yang kemudian menjadi dasar putusan hakim-hakim selanjutnya. Sifat hukum anglo saxon selain represif juga sifat penekananya lebih mengutamakan pada sifat-sifat yang preventif.
    C)Hukum islam
    Hukum islam adalah syariat yang berarti hukum-hukum yang diadakan oleh Allah untuk umat-Nya yang dibawa oleh seorang nabi, baik hukum yang berhubungan dengan keepercayaan (aqidah) maupun hukum-hukum yang berhubungan dengan amaliyah (perbuatan).
    3.Hukum adalah suatu peraturan yang dibuat dan sepakati secara resmi, hukum berperan sebagai pengendali maupun pengatur tatanan masyarakat . hukum bersifat mengikat sehingga setiap lapisan masyarakat wajib mematuhi dan menjalankan hukum yang berlaku.
    Norma adalah sesuatu yang diatur untuk mengatur sesuatu yang lain, dengan norma ini orang dapat memilah suatu kebaikan atau keburukan perbuatan yang di lakukan oleh orang lain.
    -Norma agama adalah suatu norma yang datangya dari tuhan yang berisi perintah dan larangan . apabila melanggar sanksinya bisa dirasakan langsung maupun kelak setelah meninggal dunia. Contoh : melakukan sholat apabila telah tiba saat waktu sholat
    -Norma kesopanan adalah aturan didalam masyarakat yang bersumber dari kebiasaan serta kepatuhan di dalam masyarakat itu sendiri. Contoh : mengucapkan salam ketika bertamu
    -Norma kesusilaan adalah peraturan atau kaidah pedoman hidup yang bersumber dari hati nurani manusia . Contoh : menghormati dan bersikap lebih sopan kepada orang yang lebih tua
    -Norma hukum adalah peraturan yang dibuat oleh negara yang mempunyai sifat tegas dan memaksa . sanksi dari melanggar norma ini adalah denda sampai hukuman penjara. Contoh : mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara di jalan raya

    BalasHapus